Berinkarnasi

Berinkarnasi
Bertemu Ibu Suri


__ADS_3

Zhang Han sudah meninggalkan Jiang diruangannya bersama Lian Dan Yuan, Jiang harus bertemu ibu suri nanti setelah makan malam.


" Lian, Yuan, seperti apa sifat ibu suri, apakah dia sangat membenciku." tanya Jiang Huan penasaran, bertemu ibu mertua adalah hal yang paling Jiang hindari, maksudnya Xiao Na sangat takut bertemu yang namanya mertua karena dalam fikirannya mertua itu sangat jahat dan kejam dan suka menyiksa menantu itulah dulu di dunianya dia hanya akan menikah dengan laki-laki yang sudah tidak memiliki ibu lagi.


" Nona, ibu suri Sangat baik, ia sangat menyanyangi anda dan selir Lu Xiang, jadi nanti mungkin nona akan bertemu Ibu suri bersama selir Lu Xiang dan yang mulia kaisar." jawab Lian.


" Benarkah? ibu suri juga sangat menyanyangi selir Lu Xiang?" tanya Jiang heran.


" Benar, dulu anda dan Selir Lu Xiang akan bersama bertemu dengan ibu suri, walaupun selir Lu Xiang membenci anda, selir Lu Xiang tidak akan melalukan sesuatu yang mempermalukan nona." jata Yuan menambahkan, ia tersenyum .


" Baiklah, ayo kita menemui ibu suri." ajak Jiang lalu mereka pergi kekediaman ibu suri yang disebut teratai salju yang kediamannnya bersebelahan dengan kediaman kaisar.


Saat Jiang sampai di kediaman, sudah terlihat Zhang Han bersama selir Lu Xiang." Ternyata yang mulia tadi meninggalkanku karena ingin pergi bersama selir Lu Xiang." batin Jiang, dan ia juga tidak tau mengapa ia merasa kesal saat melihat Zhang Han bersama Lu Xiang.


" Hormat ibu suri." Jiang membungkuk memberi hormat kedatangannya, ibu suri, zhang Han dan Lu Xiang yang tidak menyadari kedatangannya kini menoleh padanya. memang kedatangannya tidak diumumkan.

__ADS_1


" Jiang Huan." sapa Ibu suri lalu berjalan kearah Jiang lalu menarik tangan Jiang lembut untuk tidak terlalu lama membiarkan Jiang membungkuk hormat." Kemari." ajak ibu suri lalu mereka berempat duduk melingkar di meja persegi panjang yang berada didepan mereka.


Jiang duduk disebelah Zhang Han dan selir Lu Xiang disebelah ibu suri, dengan disajikan teh dihadapan mereka.


" Jiang, maafkan ibu suri yang tidak menemuimu saat kau terbangun dari tidurmu yang panjang." sesal ibu siri sambil memengang tangan Jiang yang duduk dihadapan mereka. Jiang tersenyum saja tidak tau harus mengatakan apa, ia lalu terbatuk-batuk.


" Ibunda, sudah ananda peringatkan jangan terlalu memaksakan diri, ibunda sedang tidak sehat sekarang. lebih baik ibunda beristirahat kembali." Zhang Han khawatir melihat ibu kandungnya sakit keras.


" Aku kira hanya racun berbisa yang keluar dari mulutnya, ternyata ia juga bisa mengatakan hal yang membuat hati seseorang tenang." fikir Jiang sambil memperhatikan perilaku Zhang Han yang menghelus belakang ibunya untuk meredakan batuknya.


" Ibu suri ingin berbicara tentang apa?" tanya Lu Xiang penasaran. ibu suri hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari Lu Xiang.


" Sebelum aku menghadap sang pencipta, aku hanya ingin menimang seorang cucu." jawab ibu suri tersenyum menggoda kearah tiga orang itu. Jiang menelan ludahnya mendengar penuturan ibu suri, Lu Xiang tersenyum penuh arti, sedangkan Zhang Han tidak tau harus mengatakan apa.


" Aku mendengar beberapa minggu terakhir, yang mulia membangun hubungan baik dengan permaisuri bahkan menginap di kediaman permaisuri, aku sangat bahagia saat mendengarnya. Aku berharap segera menimang cucu dari permaisuri maupun selir Lu Xiang." lanjut ibu suri yang membuat Jiang tersenyum aneh.

__ADS_1


" Semoga keinginan ibu suri terpenuhi, dan semoga selir Lu Xiang yang akan melahirkan keturunan kerajaan ini." kata Jiang yang membuat ketiga orang itu langsung menatap Jiang heran terutama ibu suri, ia sampai tertawa mendengar ucapan Jiang.


" Permaisuri, anda sedang tidak bercandakan? apa permaisuri tidak ingin melahirkan keturunan kerajaan ini?" ucap Ibu suri masih tertawa anggun mendengar perkataan Jiang. Jiang menjadi salah tingkah saat ditanya apalagi ditertawakan seperti itu.


" Bukan begitu ibu suri, yang mulia sangat mencintai Selir Lu Xiang, jadi kufikir selir Lu Xiang yang mempunyai kemungkinan itu ibu suri." jawab Jiang tersenyum canggung.


" Oh jadi begitu, Zhang Han kuharap kau mengerti maksud dari permaisuri ini, lagipula kudengar hubungan kalian sudah dekat sekarang." ucap ibu suri melirik Zhang Han sambil tersenyum menggoda. Zhang Han hanya menggelengkan kepalanya.


" Hari sudah larut, aku akan kembali, kalian kembalilah kekediaman kalian." lanjit ibu suri lalu berdiri dibantu para dayangnya, mereka bertiga memberi hormat.


" Selamat beristirahat." kata mereka serempak memberi hormat.saat ibu suri sudah hilang didepan mata mereka,mereka bertiga segera kembali kekediaman mereka masing-masing.


" Aku tidak tau ternyata permaisuri mencari dukungan dari ibu suri untuk bisa dekat denganku." ucap Zhang Han saat mereka bertiga berjalan bersama menuju kediaman, Jiang menaikan sebelah alisnya tanda ia tidak mengerti ucapan Zhang Han.


maaf kalau cerita saya kurang menarik, karena saya baru belajar dan tidak pandai bermain kata-kata. terima kasih atas dukungannya

__ADS_1


__ADS_2