
" Tidak masalah yang mulia ratu."Jawab Bai Yunfei tersenyum.
lalu mereka duduk dibangku yang ada di taman itu, tak lama, seorang pelayan membawa teh untuk mereka, Jiang sempat merasa canggung, apa yang harus ia lakukan untuk mencairkan suasana.
" Kaisar Bai Yunfei, sebelumya saya minta maaf, karena kemarin malam saya tidak mengenali anda karena sepertinya jatuh kedanau membuat saya kehilangan sedikit ingatan." kata Jiang mulai memainkan aksinya.
" Jujur saya terkejut anda tidak mengenali saya, tapi sekarang saya mengetahui mengapa anda tidak mengenal saya." jawab Bai Yunfei sambil tersenyum manis.
" Kaisar Bai Yunfei, boleh aku bertanya sesuatu, tapi kalau anda tidak ingin menjawabnya juga tidak apa-apa." kata Jiang takut menyinggung Bai Yunfei, salah sedikit kata ia lontarkan dapat berakibat fatal.
" Apa yang ingin yang mulia tanyakan kepada saya." tanya Bai Yunfei penasaran.
" Seperti apa kerajaan Han itu." tanya Jiang, Bai Yunfei sedikit terkejut mendengarnya tapi segera ia sembunyikan keterkejutan itu.
" Kerajaan Han, heh." Bai Yunfei tertawa gentir, terlihat jelas kepedihan di dalam matanya, bahkan matanya sudah berkaca -kaca, ia lalu menyeruput tehnya, di alihkannya pandangan kearah lain, dan ia mulai bercerita.
__ADS_1
" kerajaan Han bukanlah kerajaan melainkan tempat untuk menampung yatim piatu. dulu tempat itu tanah yang tidak berpenghuni. aku dikirim kesana tepat umurku 17 tahun karena kesalahan yang tidak aku lakukan. Seluruh istana ini juga tidak pernah menganggapku ada, jadi aku fikir tempat itu lebih baik dari istana ini."
" Yang membuatku bertahan hanya kasih sayang dari Zhang han dan Zhang Ruyue, tapi sekarang semua sudah sirna dan yang tinggal hanya kebencian yang mendalam untukku dimata Zhang. Dulu Zhang adalah orang yang hangat dan ramah, setelah ditinggal Zhang Ruyue membuatnya berhati dingin."
" Siapa Zhang Ruyue." tanya Jiang karena Lian tidak menceritakan sosok itu.
" Adik perempuan yang paling disayang Zhang, aku juga tidak tau siapa yang membunuhnya tapi semua menganggap aku yang membunuhnya tapi aku yakin seseorang sedang bermain sandiwara disini,aku mencoba membuktikan kalau aku tidak bersalah, tapi selalu menemukan jalan buntu." kini mata Bai Yunfei sudah berair, ia tidak sanggup menahannya lagi.
" Bai Yunfei ini sedang bersandiwara untuk membohongiku agar aku merasa kasihan padanya atau kebenaran sesungguhnya? ah lebih baik dengarkan ceritanya dulu, lebih banyak lebih baik sehingga aku bisa menghubungkan semua kejadiannya." Batin Jiang .
" Ah maafkan aku yang mulia ratu, aku bercerita terlalu bawa perasaan, entah mengapa bercerita dengan rasanya hanya dirimu yang bisa mengerti keadaanku." kata Bai Yunfei sambil mengusap air matanya, Jiang hanya tersenyum.
" Siapa yang mengatakan aku adalah pangeran, aku adalah kaisar, kaisar kerjaan Han." teriak Bai Yunfei marah membuat Jiang terkejut sekaligus heran.
" Apa yang terjadi padanya, mengapa ia tiba-tiba sangat marah? apa yang salah dari kata-kataku? apa mungkin ia mempunyai kepribadian ganda?" batin Jiang di buatnya semakin bingung oleh perilaku Bai Yunfei.
__ADS_1
" Maafkan kata-kataku kaisar, maaf." kata Jiang, Bai Yunfei tersenyum tapi kali ini tatapan matanya penuh dengan nafsu, Jiang melihatnya merasa ada yang aneh dengan Bai Yunfei, lalu tiba-tiba ia terbatuk-batuk, Jiang segera mengambil teh lalu meminumkannya pada Bai Yunfei.
" anda baik-baik saja kaisar Bai Yunfei?" tanya Jiang.
" Saya baik-baik saja yang mulia ratu." jawab Bai Yunfei saat batuknya reda." saya rasa sebentar lagi anda akan pergi kejamuan makan." katanya lagi.
" Ah iya, mari kita pergi sama-sama kesana." ajak Jiang, Bai Yunfei tersenyum lalu menganggukkan kepala, tapi kali ini tatapan matanya sangat teduh.
Mereka berjalan bersama menuju kejamuan makan, banyak mata memandang mereka dan Jiang mendengarnya bisik-bisik mereka.
" Apa yang mulia ratu tidak mengetahui peraturan istana ini."bisik-bisik mereka.
" Lihat mereka sama-sama orang yang tidak berguna dan hanya menjadi aib kerajaan ini berjalan bersama."
Jiang tidak memperdulikannya, dan saat diujung dekat dengan pintu masuk keruang jamuan makan, terlihat Selir Lu Xiang masih berdiri memandangi mereka berdua. saat jarak mereka sudah dekat, Selir Lu Xing tersenyum mengejek.
__ADS_1
" Dunia benar-benar adil, orang yang tidak berguna yang hanya menjadi aib kerajaan berpasangan dengan yang sama- sama tidak berguna yang hanya membuat malu kerajaan."ejek Lu Xiang lalu ia memasuki ruangan jamuan makan.
" Selir sampah berlagak seperti penguasa, sungguh menjijikkan." gumam Bai Yunfei pelan tapi masih bisa didengar Jiang. Jiang sempat menoleh Bai yunfei tapi Bai Yunfei hanya tersenyum, saat Jiang masih menatap Bai Yunfei pintu jamuan terbuka lebar dan semua orang yang berada di jamuan makan memandangi dua orang yang saling menatap itu.