Berinkarnasi

Berinkarnasi
Ingatan Jiang


__ADS_3

Tian Zofan mulai bercerita, saat itu Tian Zofan terluka parah akibat perampokan yang dialaminya, ia berhasil melarikan diri sebenarnya kedatangannya sangat rahasia sehingga ia tidak membawa para pengawal yang kuat tapi ia tidak menduga bahwa ia akan dirampok padahal ia sudah memeriksa dengan teliti bahwa jalan yang akan dilaluinya sangat aman. ia berlari dari para perampok yang mengejarnya.


Dalam keadaan sangat parah, Jiang tidak sengaja lewat saat ia ingin kembali dl istana, saat melihatnya ia segera menolong Tian Zofan dan menyelamatkan dari kejaran para perampok dan bersembunyi di semak. setelah cukup aman, ia segera membawa Tian Zofan keistana dan menyembunyikannya dari orang lain, ia menyembunyikan Tian Zofan di bawah tanah ruang rahasia kamarnya yang tidak diketahui oleh orang lain dan mengobati Tian Zofan lewat tabib yang bisa ia percayai.


Jiang tidak bisa mengambil resiko mempercayai orang lain sekarang setelah mengetahui kebenaran tentang istana ini bahkan Lian Dan Yuan sekalipun. ia menjaga Tian Zofan sampai sembuh padahal ia juga tidak mengenal Tian Zofan.


sebagai wujud terima kasih Tian Zofan, ia mengangkat Jiang menjadi anak angkatnya karena ia tidak memiliki seorang putri dan ia sangat menyanyangi Jiang begitu juga Jiang.


Xiao Na menganggukan kepala setelah mendengar cerita Tian Zofan." Dimana bola jiwa itu? aku ingin melihatnya." tanya Jiang.


" mari ikut aku." jawab Tian Zofan lalu mereka pergi kesebuah lorong rahasia setiap langkah perlu diperhatikan karena itu tempat menyimpan barang berharga dari pasar keheningan.

__ADS_1


Banyak barang yang akan diperdagangkan,mereka lalu memasuki ruang berbeda dan hanya ada satu bola bercahaya Emas yang disimpan diatas balok kayu berbentuk lingkaran." apa ini ingatan Jiang" Tian Zofan mengangguk. Jiang menyentuh bola itu seketika seluruh ruangan itu bercahaya hingga menyilaukan mata.


Seluruh ingatan Jiang langsung berputar dan masuk kekepala Xiao Na,Dari ia mendapat perlakuan jahat dari keluarganya sendiri dan orang-orang istana selama ini ia menjadi ratu sangat menderita,ia yang memiliki fisik lemah dan mudah ditindas tapi memiliki rasa sayang dan keadilan seorang ratu, ia juga melihat bagaimana Ia mengetahui pembunuhan dalam istana tapi tak seluruh kejadian.


Setelah memiliki ingatan Jiang yang asli, Xiao Na menggeleng kepala" Nasibnya sungguh tragis." Kata Jiang, Tian Zofan menghela nafas." apa yang akan kau lakukan setelah memiliki ingatan Jiang." tanya Tian Zofan. " menyelesaikan apa yang ingin dicapai Jiang dan membalaskan dendam pada orang-orang orang yang berbuat semena-mena padanya." Jiang menggepalkan tangannya menahan amarah.


Tian Zofan mengangguk." Kapanpun kau butuh bantuan , kau bisa mencariku." Tian Zofan mendukung penuh Jiang. mereka lalu keluar dari ruangan itu, Zhang Han sudah kelelahan mencari Jiang yang hilang, ia duduk disebuah kedai arak menunggu Jiang mencarinya dan benar Jiang sedang mencari dirinya.


" Ayo kita kembali keistana." jawab Jiang, Zhang Han menatap Jiang serius." kau serius?" Zhang Han tidak percaya apa yang baru saja ia dengar.Jiang berjalan meninggalkan Zhang Han tanpa menjawab pertanyaaannya, Zhang Han segera mengejar Jiang dengan senyuman lebar.


mereka berdua sampai rumah, Dao-Dao yang sedang mengipas tungku merebus obat yang berada didepan rumah tersenyum melihat kedatangan mereka berdua.Jiang mengambil kendi lalu menuangkan air karena haus, Senyuman Zhang Han masih belum lepas dari wajahnya.

__ADS_1


" Kenapa dia tersenyum bodoh seperti itu dari tadi." fikir Jiang menatap Zhang Han aneh." Kapan kita berencana berangkat?"Zhang Han duduk diposisi sebelah Jiang." Besok." jawabnya singkat, Jiang tidak ingin membuang-buang waktu lagi, ia akan memulai rencananya dari istana terlebih dahulu.


" Kau akan kembali keistana?" tanya Dao -Dao yang mendengar pertanyaan Zhang Han. Jiang menganggukan kepala, Dao -Dao tersenyum senang" Akhirnya hatimu luluh juga. Dalam ingatan Jiang, Dao-Dao dan Zhao An dulu adalah putra penjabat istana yang seluruh keluarganya dihukum mati karena suatu kesalahan, mereka berdua selamat karena Jiang memohon pada ibu suri untuk memohon pada Raja terdahulu agar mengampuni nyawa mereka berdua.


Karen rasa sayang ibu suri pads Jiang, ia memohon pada rajanya, saat itu Jiang masih berstatus putri mahkota, Jiang mengenal Dao-Dao dan Zhao An karena mereka pernah membantu Jiang saat berada dalam istana, dan Jiang memohon pada ibu suri untuk membalas budi. mereka berdua diampuni tapi mereka tidak boleh tinggal diistana, karena itu mereka tinggal diluar istana dan menjadi teman baik Jiang sedangkan Xuelan adalah pangeran dari sebuah kerajaan, dia tersesat dan tidak tau jalan pulang sampai ia bertemu Jiang dan temannya.


itulah mereka menjadi teman baik dan saling membantu.


Tak lama Xuelan dan Zhao An datang, mereka lalu mengambil kendi yang berada didekat Jiang lalu menuangkan air karena mereka berdua kehausan." Aku akan kembali keistana besok " kata Jiang, Xuelan yang baru saja ingin minum langsung menyemburkan air di mulutnya. " Benarkan?" tanya Zhao An tidak percaya.


" Apa kau habis makan buah plum merah?" tanya Xuelan,Zhao An lalu menepuk bahu Xuelan karena kekonyolan pertanyaannya.", Aku benar-benar ingin kembali, tidak ada alasan khusus." jawab Jiang tegas. mereka menganggukan kepala ikut senang akhirnya Jiang kembali keistana dan tidak usah menderita hidup seperti mereka yang susah juga itu menjaga keselamatannya.

__ADS_1


Catatan: Buah Plum merah adalah buah kuno yang dipercaya bisa mengubah hati orang tersebut yang memakannya tanpa disadari.


__ADS_2