
Penari itu mengundurkan diri lalu bergabung dengan teman-temannya, ia masih menari sampai musik itu habis, Ying Zheng hanya menatap wanita itu lalu berbisik pada Yuwen Xue, Lu Xiang tidak mengerti apa yang sedang terjadi antara wanita itu dan Ying Zheng.
" Apa yang sedang mereka rencanakan?"batin Lu Xiang. para pelayan menyajikan makanan lain lagi, besok barulah acara pertandingan Jiang Huan dan Ming Hui, jadi hari ini perayaan acara tahunan kerajaan, bermacam-macam makanan disajikan.
Ying Zheng memandang kosong, ia sedang berfikir tentang perkaataan wanita tadi. Ia melirik Jiang, tetapi Jiang sedang bermain pandang dengan Zhang Han, ia lalu membuang muka pada arah lain, ia tidak ingin memperlihatkan cemburunya pada orang lain.
" Sepertinya raja Ying Zheng dibakar cemburu, itulah akibatnya mencintai istri orang lain." ucap seseorang raja, ia tersenyum licik pada Ying Zheng, walaupun Ying Zheng jarang berkelana tetapi ia mengetahui semua informasi tentang kerajaan lain.
" Kalau iya memangnya kenapa raja Qian Long, Apakah itu mengganggu matamu." jawab Ying Zheng sinis, Ying Zheng seperti tidak memiliki urat malu lagi, ia mengakui apapun yang ia inginkan, ia melupakan wibawanya sebagai seorang raja, tetapi ia lakukan untuk menutup mulut siapapun yang mengkritik dan mengatakan hal yang tidak perlu padanya.
" Aku kira kerajaan Jin Timur penuh dengan kesopanan, ternyata raja mereka sangat jujur dan bicaranya seperti tidak memiliki malu. aku rasa orang dari Jin Timur itu tidak memiliki malu karena raja mereka seperti ini apalagi rakyatnya, kurasa wanita disana tidak memakai pakaian, lihat saja tadi ia bahkan menikmati wanita penari seperti tidak pernah melihat wanita cantik." ejek raja Qian Long, semua raja tertawa mendengar perkataan Qian Long, raja itu memang suka memainkan emosi orang lain.
Qian Long tadi tidak ikut campur karena ia ingin menyerang Ying Zheng diwaktu yang tepat, saat ia merasa waktunya tepat ia akan mempermalukan Ying Zheng karena ia sangat kesal tadi ditambah ia membenci melihat penari itu bermain didekat Ying Zheng karena ia tertarik pada penari tadi.
" Raja Qian Long, sesekali datanglah kekerajaan Jin Timur agar kau melihat disana seperti apa wanita Jin Timur, kurasa kau akan menikahi semua gadis disana." balas Ying Zheng, jujur saja Yuwen Xue sedikit emosi mendengar perkataan Qian Long tetapi Ying Zheng menahan agar sabar menghadapi orang seperti mereka. Harus Zhang Han akui ini pertama kalinya ia melihat Ying Zheng mampu menahan penghinaan yang orang lain katakan tentang kerajaaannya.
Entah mengapa ia sudah lama tidak melihat sikap Ying Zheng yang sekarang, ia menikmati ini, jadi ia ingin melihat seberapa kuat Ying Zheng menahannya, jadi ia membiarkan orang lain berkata apapun pada Ying Zheng dan tidak ikut campur hal ini.
" Aku tidak perlu datang ke sana, melihatmu cukup membuatku yakin bahwa orang Jin Timur tidak memiliki rasa malu seperti raja mereka." balas Qian Long.
" Kurasa yang dikatakan Raja Qian Long benar." tambah raja Yong Le.
__ADS_1
" Raja Qian Long, raja Yong Le, aku tau kalian ingin menyulut emosiku sehingga membuat Zhang Han turun tangan dan mengusir diriku, tetapi biar aku ingatkan, aku tidak akan mudah terpengaruh hanya karena kata-kata rendahan kalian. Lagipula yang kalian katakan tidak sesuai dengan yang sebenarnya." jawab Ying Zheng. Satu-satunya yang dapat membuat Ying Zheng bereaksi adalah jika itu menyangkut Jiang Huan, jadi perkaataan orang lain ia tidak perduli.
Qian Long mengepal tangannya, ia lalu menatap Ying Zheng. " Benarkah? tetapi mengapa aku berfikir bahwa raja Ying Zheng kekurangan wanita dalam hidupnya sehingga kau memilih istri orang lain dan memaksakan keinginanmu, jika kau tidak memiliki wanita cantik, datang saja kekerajaan Ming, disana banyak wanita cantik untuk kau tiduri sehingga kau bisa melupakan istri orang lain."
" Kerajaan Shang juga banyak wanita cantik raja Ying Zheng, kau bebas memilih wanita disana untuk kau bawa pulang kekerajaan Jin Timur untuk menjadi teman tidurmu." tambah Yong Le, semua raja tertawa mendengar mereka mempermalukan Ying Zheng. Ying Zheng tersenyum tidak mengatakan apapun. Zhang Han penasaran apa yang akan dilakukan Ying Zheng untuk menutup mulut mereka, ia menunggu reaksi Ying Zheng.
lalu datang Seseorang prajurit membisikkan sesuatu ditelinga Zhang Han, Zhang Han menaikkan sebelah alisnya, lalu menatap wajah Ying Zheng.
" Ying Zheng, apa kau membawa seseorang lagi bersamamu datang kemari?" tanya Zhang Han.
" Ahhh, aku lupa memberitahumu, ia datang terlambat karena ia mengurus sesuatu, ia adalah pelayan setiaku, jadi persilahkan ia masuk Zhang Han." jawab Ying Zheng, Zhang Han mengangguk pada prajurit yang menyampaikan berita itu, prajurit itu memberi hormat pada Zhang Han lalu pergi.
" Apa ia seorang wanita?" tanya Qian Long tersenyum mengejek.
" Aku sangat penasaran seperti apa wanita Jin Timur itu, ia pasti seperti HunDun (hewan berwajah jelek)." ejek Qian Long, semua raja tertawa mendengarnya, Ying Zheng hanya meneguk tehnya seperti tidak terganggu perkaataan Qian Long, Qian Long heran mengapa Ying Zheng tidak mengatakan apapun.
" Raja Ying Zheng, nanti setelah pulang dari sini, aku akan memberikan pelayanku untuk mu..." tambah Yong Le, tertawa mereka semakin keras, lalu tiba-tiba pintu keluar menampakkan seorang gadis cantik, bahkan kecantikan wanita itu melebihi cantiknya semua wanita diruangan itu. semua orang terpana termasuk Jiang Huan.
" Cantik sekali." guman Jiang Huan, ia merasa wanita ditempat ini tidak sebanding dengan gadis yang baru saja datang itu.
" Indah sekali." guman seorang raja, ia tidak henti-hentinya menatap wanita itu, Ying Zheng tersenyum mengejek menatap wajah semua raja yang terpesona pada wanita itu, Zhang Han tertawa kecil melihat wanita itu.
__ADS_1
" Harus aku akui, ia pandai menutup mulut orang lain hingga tidak berdaya." guman Zhang Han, ia tentu saja mengenal wanita yang baru saja datang itu. Wanita itu memberi hormat pada Zhang Han.
" Yang mulia." sapa wanita itu.
" Siapa wanita ini?" tanya seorang raja,ia mendambakannya kecantikan wanita itu, ia lalu melihat Vermilion perak dikeningnya, ia terkejut. gadis itu memberi hormat pada Ying Zheng.
" Ling long, kukira kau akan sampai disini besok hari." kata Ying Zheng, semua orang langsung menatap Ying Zheng.
" Jika pelayannya saja secantik ini, lalu bagaimana rupa rakyatnya?" guman raja lain, terjadi bisik-bisik diantara mereka. Qian Long mengepalkan tangannya, harus ia akui bahwa wanita itu benar-benar cantik bak dewi.
" Raja Qian Long, raja Yong Le, bagaimana? apakah kau ingin mengganti Permaisurimu dengan rakyat Jin Timur? kulihat mata kalian yang paling bersinar memandangnya." ejek Ying Zheng, Qian Long dan Yong Le menatap tajam pada Ying Zheng. Ling Long duduk disebelah Yuwen Xue, mereka berdua adalah pelayan pribadi Ying Zheng, jika Wei Chan dan Lan Huan adalah pelayan setia Zhang Han maka Yuwen Xue dan Ling Long adalah pelayan Ying Zheng, kekuataan mereka berdua tidak bisa diremehkan, mereka sama kuatnya.
" Apakah ada kata-kata yang ingin kau sampaikan Raja Qian Long?" tambah Ying Zheng, kini Ying Zheng tertawa mengejek padanya. memang pakaian yang digunakan Ling Long adalah pakaian mewah untuk putri bangsawan, Ying Zheng sengaja menyuruhnya datang menggunakan pakaian itu karena ia tidak ingin Yuwen Xue dan Ling Long datang menggunakan pakaian biasa dan Ying Zheng menyuruh Ling Long berdandan seperti seorang putri bukan sebagai pelayannya.
" Apa ini? apa ini panggung pamer wanita,sangat menyebalkan" guman Lu Xiang, saat ia melihat Zhang Han memandang Ling Long, ia merasa tidak menyukainya. Jiang Huan juga menatap Zhang Han yang memperhatikan Ling Long, saat Zhang Han menoleh pada Jiang, ia membuang muka seperti Jiang Huan lakukan saat ketahuan melihat Ying Zheng.
" Dasar pria bermata keranjang." guman Jiang kesal, Zhang Han tersenyum setelah itu.
" Kau bertambah cantik dari saat terakhir aku melihatmu Ling Long." komentar Zhang Han, Ying Zheng menaikan alisnya menatap Zhang Han, tatapan Ying Zheng dan Zhang Han bertemu, Ying Zheng seolah mengatakan kau bukan wanita yang menggilai wanita cantik, kau memuji Ling Long didepan semua orang, apa ingin membuat hati para istrinya cemburu, Zhang Han hanya tersenyum.
Ia lalu melihat wajah Jiang Huan, dan jelas sekali Jiang Huan sedang dibakar cemburu. " Ternyata kau ingin memamerkannya padaku." batin Ying Zheng, ia kembali meneguk tehnya, ia tidak ingin minum arak jadi ia minum teh.
__ADS_1
Ling Long tertawa kecil, dan itu membuat orang lain terpana karena Ling Long semakin cantik saat tertawa.
Pesta itu berakhir sampai malam tiba, akan dilanjutkan besok untuk pertandingan Jiang dan Ming Hui, Hari ini mereka dikejutkan oleh hal tidak terduga hari ini, besok entah apa yang terjadi.