
Zhang Han selesai meminum obat penawar Racun duri hitam yang dikirim tabib Guang diruang kerjanya, setelah menyelesaikan laporannya, ia menuju kamarnya, Wei Chan dan Lan Huan ia suruh untuk beristirahat ditempat mereka karena ia tidak perlu dikawal lagi.
Saat masuk kedalam kamar, tercium harum bunga dan kamar dihias indah, Zhang Han langsung menutup pintu kamarnya, ia lalu berjalan dan melihat seseorang wanita berbaring dengan tubuhnya ditutupi selimut karena ia sudah tidak memakai apapun, pakaiannya berserakan dilantai.
" Aku sudah lama menunggumu yang mulia." kata wanita itu tersenyum menggoda, Zhang Han ingat bahwa wanita ini adalah wanita penari cantik tadi yang menggoda Ying Zheng. Zhang Han tersenyum melihat wanita itu.
Zhang Han tidak mengatakan apapun, ia lalu melepas pakaiannya hingga bertelanjang dada, wanita itu lalu menarik kain lalu menutup tubuhnya kemudian mendekati Zhang Han, tapi jelas bahwa ia tidak benar-benar menutup tubuhnya yang indah itu.
Ia lalu memeluk Zhang Han dari belakang, Zhang Han berbalik menghadap wanita itu, jari-jari wanita itu bermain didada bidang Zhang Han dengan wajah menggoda, Zhang Han melangkah dan wanita itu mundur karena wanita itu menarik tangan Zhang Han.
" Kau terlalu mudah ditaklukkan, tidak ada didunia ini seorang pria normal dapat menahan godaan wanita cantik." batin wanita itu. Ia lalu berbaring di peranduan, Zhang Han langsung menindih wanita itu dan mencium jenjang leher wanita itu, wanita itu tersenyum licik, begitu Zhang Han jatuh kedalam pelukannya ia yang sudah menyiapkan belati kecil dibalik bantal.
Ia lalu ingin membunuh Zhang Han dengan menyerangnya dari belakang, tapi belum belati itu mencapai Zhang Han, tangan Zhang Han yang lain menahan serangan itu, ia lalu mengangkat kepalanya dibalik leher wanita itu, ia tersenyum licik, Wanita itu terkejut melihat Zhang Han menahan serangannya.
" Kau terkejut?" kata Zhang Han tersenyum licik, ia lalu menyerang wanita itu, kondisi yang tidak memungkinkan membuat wanita itu lolos dengan mudah dari serangannya, wanita itu langsung berdiri dengan selimut menutupi dirinya.
" Aku tidak menyangka kau sudah membaca rencanaku?"
" Rencana seperti ini adalah yang paling mudah dibaca." jawab Zhang Han. ia lalu menyerang wanita itu, dan langsung memukul dada wanita itu, bela diri wanita itu cukup kuat tetapi masih kalah oleh Zhang Han. ia termundur, ia lalu melihat sebuah lonceng didekatnya.
__ADS_1
ia ingin menyentuh lonceng itu, Zhang Han khawatir jika wanita itu menyembunyikan lonceng itu. " tunggu, jangan kau sentuh lonceng itu." kata Zhang Han, ia tidak ingin mengundang bencana sekarang.
" Benarkah? apa istimewanya lonceng ini, sepertinya sangat bearti sehingga kau tampak khawatir seperti itu." kata wanita itu tersenyum merasa menang, ia lalu membunyikan lonceng itu, dan seketika seluruh kerajaan terdengar bunyi lonceng, Wanita itu terkejut mendengar lonceng itu terdengar dimana-mana.
" Ahhhhh, sial." Zhang Han mengumpat, ia lalu ingin menyerang wanita itu tetapi wanita itu melempar jarum perak beracun, beruntung Zhang Han bisa menghindarinya, wanita itu terlalu terkejut dengan semua itu ia menjadi lengah, Zhang Han langsung menarik selimut yang menutupi tubuh wanita itu lalu melilit secara erat sehingga wanita itu tidak bisa menyerang Zhang Han lagi.
seluruh wanita itu terlilit selimut kecuali kepala wanita itu, ia lalu menggendong wanita itu, begitu ia membuka pintu kamar, seluruh prajurit, para selir, dan tamu karajaan sudah berkumpul didepan kamarnya, Wei Chan dan Lan Huan bahkan sudah siaga karena lonceng yang dibunyikan wanita tadi adalah lonceng tanda bahaya yang jika dibunyikan berarti sang raja dalam masalah besar.
Zhang Han terkejut melihat semua orang berkumpul secepat itu, Jiang Huan menatap tajam pada Zhang Han, pasalnya ia sedang bertelanjang dada dan menggendong seorang wanita yang tertutup selimut.Zhang langsung melemparkan wanita itu pada Wei Chan dan dengan sigap Wei Chan menangkapnya.
" Terjadi kesalahpahaman disini, maaf menganggu istirahat kalian, silahkan kalian kembali." ucap Zhang Han, semua orang ternganga menyaksikan kejadian tadi dengan adegan Zhang Han menggendong wanita itu. Ying Zheng tertawa, begitu semua orang menoleh padanya ia menutup mulutnya.
Semua orang mulai bubar, Lu Xiang mengepalkan tangannya menahan marah.
" Zhang Luhan, dasar bodoh." batin Lu Xiang. Jiang Huan tampak kesal melihat Zhang Han, Zhang Han menelan ludah saat ditatap Jiang.
" Wei Chan, beri wanita ini hadiah." kata Zhang Han, Wei Chan mengerti maksud Zhang Han dengan memberi Hadiah, wanita itu menatap sinis pada Zhang Han, para raja yang kembali mulai bergosip tentang Zhang Han, malam ini terjadi hal yang menghebohkan untuk mereka.
Ying Zheng masih belum berhenti tertawa membuat Yuwen Xue dan Ling Long heran, " Yang mulia, apakah ada yang lucu dari kejadian tadi?" tanya Ling Long penasaran.
__ADS_1
" Tentu saja, apa yang kalian lihat dari kejadian tadi?" tanya Ying Zheng, kini ia tidak tertawa tetapi tersenyum.
" Yang mulia Zhang Han bercinta dengan wanita itu, tetapi karena kesalahan wanita itu yang menyembunyikan lonceng darurat itu membuatnya marah, ia ingin mengusir wanita itu tetapi kita lebih dulu berkumpul disana sehingga tertangkap basah." jawab Ling Long mulai membayangkan kejadian tadi. Zhang Han menggelengkan kepala, Ling Long menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" Jika orang itu tidak mengenal Zhang Han dengan baik maka ia akan berfikir seperti dirimu Ling Long, tapi aku jelas mengenal sifatnya, Yuwen Xue bagaimana denganmu?"
" Aku berfikir wanita itu adalah seorang pembunuh, tetapi aku heran mengapa yang mulia Zhang Han tidak memakai pakaian? jika ia mengetahui pembunuh itu lebih awal pasti masih memakai pakaian, jadi menurutku pembunuh itu bersembunyi didalam selimut dan ia menyadarinya saat ia akan mengganti pakaiannya." jawab Yuwen Xue.
" Jika Zhang Han berfikiran seperti dirimu, maka ia sudah lama mati dan tidak mungkin menjadi raja sampai sekarang, Sepertinya kau tidak memperhatikan wajah wanita tadi karena kau ikut terkejut dengan kejadian tadi." jawab Ying Zheng, mereka mengobrol sambil menuju tempat peristirahatan mereka. Yuwen Xue memang terkejut melihat adegan tadi karena ia tidak menyangka Zhang Han melakukan itu sehingga ia tidak terlalu memperhatikan wanita tadi.
" Lalu bagaimana menurut anda, yang mulia?" tanya Ling Long penasaran.
" Ia berniat bermain dengan wanita itu, tetapi wanita itu terlalu gegabah dalam bertindak, ia berfikir rencananya berhasil, tetapi ia lupa siapa yang sedang ia hadapi.aku yakin dari awal Zhang Han sudah menyadari dari awal, ia ingin mengintrogasi wanita itu sendiri tanpa diketahui orang lain, kesalahannya adalah ia membiarkan wanita itu membunyikan lonceng sehingga terjadi hal seperti tadi." jawab Ying Zheng, mereka mengerti apa yang dikatakan Ying Zheng.
" Kadang aku berfikir anda musuh atau sahabat yang mulia Zhang Han karena anda sangat mengenal baik karakternya." komentar Ling Long, Ying Zheng hanya mengangkat bahu lalu mereka kembali beristirahat didalam kediamanan tamu.
Jiang Huan terlihat kesal, ia tidak bisa tidur memikirkan kejadian tadi. " Ahhhhhh, Zhang Han... kau benar-benar..." ucap Jiang Frustasi.
" Apa perlu aku mencungkil matanya agar ia tidak bisa melirik wanita cantik." lanjutnya,ia sangat cemburu tetapi Zhang Han terlihat santai saja setelah ditonton orang ramai seperti itu, bahkan para prajurit melihat kejadian tadi.
__ADS_1
Zhang Han yang berada dikamarnya segera diobati tabib Guang, sebenarnya ia ingin menjelaskan kejadian itu pada Jiang Tetapi ia merasa kondisinya melemah karena terlalu banyak menggunakan tenaga dalam saat bertarung tadi jadi karena ia tidak ingin Jiang mengetahui kalau ia sedang sakit maka ia akan mencari waktu yang tepat untuk menjelaskan semua nanti pada Jiang Huan.