Berinkarnasi

Berinkarnasi
Menyelidiki


__ADS_3

keesokan harinya sudah tersiar kabar tentang pengkhianat yang dilakukan oleh Jiang dan bai Yunfei, seliruh rakyat terkejut ada yang percaya tapi juga ada yang tidak percaya teruma tiga sahabat Xuelan, Zhao An,dan Dao Dao, mereka tidak percaya kabar itu.


Dao Dao berlari kegubuk mereka dimana Xuelan sedang membuat anak panah dan Zhao An sedang memasak makanan untuk mereka, Xuelan pertama kali melihat Dao Dao berlarian kearah mereka.


" Apa kalian sudah mendengar kabar kalau permaisuri Jiang Huan diusir dari istana." lapor Dao Dao degan nafas terengah-engah karena berlari.


" Kami berdua sudah mendengarnya tadi di pasar." jawab Xuelan yang masih merajut bambu menjadi anak panah.


" Kalian sudah tau tapi kalian masih bisa tenang seperti ini? ayo cepat kita cari Jiang Huan, aku khawatir dia bertemu dengan orang jahat." kata Dao Dao khawatir. Zhao An mendekati mereka lalu menepuk pundak Dao Dao.


" Masalahnya mau kita cari di mana? ku dengar semalam Jiang Huan dusir dan kita tidak tau dimana dia sekarang, ibukota Qing ini besar bukan sekecil telapak tanganmu." kata Zhao An menggelengkan kepala.


Dao Dao menghela nafas lalu ia duduk d bangku bambu yang bersebelahan dengan Xuelan." Lalu apakah kita hanya diam saja seperti ini, dan tidak melakukan apapun?" tanya Dao Dao lesu.


" Masalahnya kita tidak bisa bertanya pada orang lain karena wajah permaisuri hanya segelintir orang yang pernah melihatnya, jadi kita sangat kekurangan informasi." Jawab Xuelan, ia juga khawatir tapi mereka tidak bisa berbuat apapun.

__ADS_1


" Tapi kita tidak boleh menyerah, kita harus mencari tau keberadaan Jiang dan kita harus membersihkan nama baik Jiang." kata Dao Dao mengepalkan tangannya, Xuelan dan Zhao menganggukan kepalanya mendukung pemikiran Dao Dao.


Di istana Wei Chan dan Lan Huan yang setia menemani Zhang Han ikut sedih melihat Zhang han murung, tidak lagi bersemangat, dulu ia sering melihat Zhang Han tersenyum sendiri setelah bertengkar dengan ratu mereka. mereka berdua hanya menghela nafas melihat Zhang Han melamun, tiba-tiba dari luar prajurit mengumumkan selir Lu Xiang berkunjung, Zhang Han tersadar lalu tersenyum paksa melihat Lu Xiang saat pintu itu terbuka.


Lu Xiang menoleh Wei Chan dan Lan Huan bergantian seolah bertanya sejak kapan Zhang Han seperti ini, mereka hanya menghela nafas saat ditatap oleh Lu Xiang dan Lu Xiang mengerti apa yang terjadi.


" Yang mulia, aku ingin melaporkan sesuatu." Kata Lu Xiang, Zhang Han menaikkan sebelah alisnya, menunggu kata selanjutnya dari selir Lu Xiang.


" Aku menyuruh seseorang untuk menyelidiki kejadian ini dan peristiwa ini ada yang tidak beres, sepertinya ada seseorang yang bermain trik disini." kata Lu Xiang, Wei Chan, lan Huan dan Zhang Han penasaran setelah mendengarnya.


" Sebelumnya maafkan aku yang mulia, aku tadi habis mengunjungi Bai Yunfei, ia mengatakan bahwa ia mendapat surat dari seseorang lewat anak panah." Lu Xiang mengeluarkan sepucuk surat yang ia dapatkan dari Bai Yunfei. Lu Xiang memang mengunjungi Bai Yunfei karena ia merasa ada yang tidak beres dari kejadian ini, ia menjadi penasaran sehingga ia menyelidikinya dan ia juga banyak bertanya segalanya pada Bai Yunfei.


Zhang Han membaca surat itu, keningnya mengkerut lalu ia meramas surat itu." Kau percaya padanya? aku tidak akan mempercayai semua ini." ucap Zhang Han geram.


" Yang mulia fikirkan lagi, anda mendapat pesan yang sama tapi lewat seseorang secara misterius, kedua kejadian ini sepertinya terhubung, sepertinya ada yang ingin menjebak Bai Yunfei dan Permaisuri Jiang Huan." Komentar Wei Chan, Zhang Han terdiam sejenak.

__ADS_1


" Tapi siapa orangnya? dan apa tujuannnya melakukan semua ini?" kini Lan Huan yang berbicara.


" Kalian benar, jika Jiang tidak bersalah ia bisa kembali lagi keistana, ia pasti mau kembali lagi." Zhang Han menjadi bersemangat.


" Untuk itu kita harus mencari bukti ketidakbersalahan mereka, satu-satunya cara adalah menemukan orang misterius yang memberi informasi pada yang mulia, dan membawanya kepengadilan." kata Wei Chan bersemangat, yang lain menyetujui pemikiran Wei Chan.


" Tapi dimana kita mencarinya, kita bahkan tidak tau siapa orang itu." kata Lan huan berfikir sejenak, Wei Chan Dan Zhng Han ikit berfikir hanya Lu Xiang yang tersenyum penuh arti.


" Selir Lu Xiang, sepertinya kau mengetahui sesuatu?" selidik Zhang Han menatap lu Xiang.


" orang itu sudah ku tangkap tapi ia tidak mau mengatakan siapa dalangnya, Dia bahkan memilih bisu daripada mengatakannnya." jawab Lu Xiang., Wei Chan dan Lan Huan tercengang.


" Dimana dia sekarang?" tanya Zhang Han tidak sabar.


" Silahkan ikut aku yang mulia." jawab Lu Xiang, mereka berempat keluar ruangan itu menuju penjara penyiksaan.

__ADS_1


__ADS_2