
Karina seperti begitu memanfaatkan perasaan Radit dan ingin masuk lalu menguasainya, Karina selalu menang dan tersenyum puas saat Mas Radit turun dari tubuhnya dengan kepuasan puncak yang tercapai.
Radit sendiri seperti tersihir dan kena candu, ada sensasi lain saat berhubungan dengan wanita hamil, ada kepuasan tersendiri dan kebanggan yang di rasakannya. walau semua penuh kehati-hatian.
Bangga kalau dirinya bisa menghamili mungkin seperti itu perasaannya. Membuat perhatian sama Karina berlebihan dan itu di terima Karina dengan pemanfaatan sehingga melanggar aturan yang tak bisa di terima Andhini.
Karina sepertinya sudah keluar dari tujuan semula, kini bagaimana cara menguasai Radit dan lebih jauh ingin memilikinya satu kesalahan yang dilakukan Karina belum tentu seperti itu perasaan Radit yang sebenarnya mungkin saat Karina hamil benihnya saja dan esok hari entah seperti apa perasaan Radit terhadap Karina.
Ada kesenangan tersendiri buat Karina saat dirinya bisa menahan Radit dan memberikan servis terbaiknya, Karina tahu dirinya telah keluar dari butir perjanjian yang ditandatangani di awal, tapi Karina tak perduli dengan semua itu seakan di sengaja dan memanfaatkan kehamilan dan perasaan Radit pada dirinya, juga perut yang mulai membuncit menjadi satu alasan selalu bisa menahan Radit tetap di situ.
Karina merasa ingin diperhatikan melebihi perhatian Radit sama Istri sahnya Andhini semua telah membius Karina dengan khayalan masa depan yang lebih baik dengan Radit sebagai pendamping yang di cintainya.
Karina lupa siapa dirinya dan berada di situ dengan alasan apa? mimpi manis Karina ingin menjadi istri sahnya Radit semakin kuat setiap Radit mengunjunginya tak perduli itu jadi pertikaian antara Radit sendiri dan Nyonya Andhini.
Kini tak perduli lagi dengan imbalan 1M dan bonus satu unit rumah super cluster siap huni yang Andhini janjikan, Karina menginginkan hidup normal seperti rumah tangga pada umumnya ada seorang suami dan anak dalam kehidupannya.
Keinginan Karina yang haus kasih sayang juga belaian dan seorang teman di sisinya sebagai tempat bermanja, pada siapa lagi semua itu selain pada Radit.
Pesona Radit yang gagah dan rupawan juga seorang anak dari pengusaha sukses di tanah air anak pertama dari Subrata yang punya kerajaan bisnis Subrata Group pemilik mini market yang seperti jamur ada di mana mana.
Sepertinya jerat yang selama ini dirinya lancarkan telah berhasil memancing pertikaian antara Radit dengan Nyonya Andhini, sehingga Mas Radit selalu datang dengan keluhan, rasa capek dan Karina mengambil peranannya di situ.
__ADS_1
Dengan usapan, belaian dan ciuman semua seakan hilang namun semua itu hanya sesaat saat terbuai saja, bagai menikmati rasa manis madu tapi semu.
Radit tersadar dengan semua yang dilakukannya seakan lupa waktu, hanya buaian Karina yang me-nina bobokan perasaannya. Melupakan kewajiban yang lain dan istrinya sendiri yang kini entah dimana.
Radit bangun dan meraih pakaiannya, dalam hatinya semua yang dilakukannya bertolak belakang dengan kenyataan yang ada, Radit mengusap mukanya berulangkali berpikir secara benar dan jernih seharusnya dirinya bukan berada di sini saat ini.
Tapi godaan Karina, yang dengan manisnya, senyumnya, usapan di dadanya, pelukan di lengannya juga saat Karina menyandarkan kepala di bahunya semua begitu menenangkan juga saat Karina meraih kepala Radit dan menenggelamkan di dadanya semua seakan hilang masalah yang ada
Besok supermarket barunya akan di buka, sedang Andhini sampai saat ini tak tahu di mana, Rahadian yang menangkap basah dirinya pasti salah faham dan perlu penjelasan Andhini sendiri.
Harusnya Radit ada di supermarket yang besok akan di buka mengontrol segala persiapan, sesuatu yang belum tersedia karena Andhini mengundang paguyuban orang-orang Indonesia yang ada di Melbourne Australia sebagai rasa syukur dan kebersamaan mereka selama ini.
Selain ajang promosi terselubung minat orang Indonesia pasti belanja ke toko pribumi itu teknik yang Andhini yakini begitu manjur.
Otak pintar Andhini memang diakui, walau dalam percintaan dan rumahtangga tidak seberuntung dalan usaha dan karirnya.
Begitu rumit permasalahan yang di hadapi Radit, Karina mengandung anaknya kini, tak mungkin diabaikan begitu saja. Tapi Andhini adalah istri juga cintanya, semua ini terjadi atas nama cinta yang Andhini inginkan dan Radit jalani, hanya Radit sama Karina melangkah jauh dari aturan yang ada, sehingga Radit hampir tak punya waktu sama Andhini.
Menyembunyikan permasalahan tak semudah membalikkan tangan faktor tak terduga dan tidak sengaja tanpa bisa di perhitungkan semua begitu spontan tak bisa di prediksi.
Radit bangun dan keluar dari kamar terasa berat kepalanya bukan malah ringan setelah melepaskan semua galau hatinya pada Karina, Karina masih di kamar mandi tapi Radit telah selesai dengan dandannya, melirik apa yang di bawa Rahadian tadi kelihatannya makanan seperti dirinya yang tadi hanya mau mengirim makanan saja, tapi kenyataannya tak sesederhana itu.
__ADS_1
Terasa lama menunggu Karina keluar kamar mandi, Radit melihat ponselnya ada panggilan tak terjawab dari Erika. Mungkin mengabari soal Andhini.
Tak sabar Radit ingin segera menghubunginya, akhirnya menelephon Erika sambil meminum teh yang sudah dingin di meja.
"Halo, Erika gimana ada khabar?" tanya Radit langsung pada pokok permasalahan soal Andhini istrinya. Saat telepon tersambung pada Erika.
"Ya , Mas Radit dimana sekarang?" jawab Erika Karena tadi juga Rahadian adiknya bertanya juga soal Andhini tapi waktu di tanya Mas Radit di mana malah jawab nggak tahu,
"A-aku, oh, eh ya Aku di minimarket sejak pagi," jawab Radit agak berbelit. Padahal Erika juga tahu Radit nggak ada di situ.
"Dhini ada di satu tempat, tidak menyuruh siapapun menjemputnya, Dia baik-baik saja hanya kecelakaan kecil ketabrak pesepeda karena berjalan saat masih pagi jadi terperosok ke pinggir trotoar, pesepedanya tanggung jawab malah diobatin di salah satu rumahsakit." tutur Erika tak urung membuat Radit kaget.
"Astagfirullah, di mana sekarang biar Aku yang jemput!"
"Tenang Mas, biar Aku saja karena Aku sekarang sudah di perjalanan."
"Erika, Aku yang lebih berhak menjemputnya, Aku suaminya apalagi istriku kecelakaan di mana rumah sakit itu?" ucap Radit seperti ingin memperlihatkan tanggung jawab sebagai suami.
"Terserah Mas, tapi kalau Aku pikir Mas harusnya berada di supermarket yang besok mau di buka, lihat semua persiapannya, kelihatan Dhini tak mau bertemu dan di jemput Mas Radit, Aku juga tidak tahu kenapa alasannya silakan Mas Radit cari sendiri jawabannya!" tutur Erika seperti memojokkan Radit, kata-kata Erika bagai sebuah pembuktian selama ini dirinya telah salah, semua ini terjadi jelas kesalahannya. Andhini sampai pergi dan sementara tak mau bertemu dengan dirinya.
*****
__ADS_1
Sambil nunggu up Cinta di Atas Perjanjian, rekomendasi masih karya Enis Sudrajat di bawah, baca like dan komen membangun ya🙏❤️