
"Karina, cerita dong apapun tentang dirimu, kuliah enggak, kerja enggak suamimu kerja di mana? Kenapa saat kita bertemu Aku tak pernah melihat kamu bersamanya?" cecar Rahadian begitu ingin tahu.
"Maaf, tak ada yang mesti di ceritakan diri suamiku, dia hanya bekerja di satu perusahaan, pulang tak menentu karena pekerjaannya tak menentu juga tak seperti di awal pernikahan, tapi kami menjalani semuanya dengan bahagia dan keikhlasan hati," jawab Karina menggambarkan isi perasaannya.
Bagaimanapun Karina harus menjaga pernikahannya, seperti apa rumah tangganya semua adalah pilihannya, dirinya yang menjalani dan merasakan.
Rahadian dan Vira saling pandang.
"Oke, tak apa tapi maukah kamu menjadi teman kita? Aku sama Vira karena bagiku semakin banyak teman semakin betah dan nyaman di suatu tempat." Ucapan Rahadian bagai sentilan bagi Karina, penawaran menjadi teman tak mungkin dirinya tolak walau Karina sudah jujur mengakui sudah berumahtangga, bukan satu alasan untuk sebuah penolakan.
"B-boleh aja kok tapi maaf hari ini Aku tak bisa lama-lama karena suamiku takut pulang tak terduga," ucap Karina sambil menyelesaikan makannya, sedang Rahadian sama Vira baru memulai makan mereka
Karina sedang makan satu porsi spaghetti cheese pedas dan Rahadian sama Vira memesan Kentucky fried chicken ala-ala Melbourne yang kelihatan sedap.
"Nggak apa-apa Karina semoga lain waktu kita bertemu lagi." jawab Rahadian pasti. Sambil sejenak menghentikan makannya karena melihat Karina sedang merapikan semua barangnya dimasukin ke dalam tasnya ada ponsel dan dompet nya.
__ADS_1
"Eh, ngomong-ngomong kalian ini pacaran bukan? setidaknya kalau Aku ada di antara kalian mungkin agak tidak nyaman juga, statusku yang sudah tidak mudah lagi dan sudah berkeluarga pula membuat Aku merasa canggung untuk membuka diri dalam pergaulan tetapi untuk kalian berdua ada pengecualian khusus karena kita merasa seperti saudara barangkali Aku membutuhkan kalian suatu saat mungkin Aku bisa mencari kalian." tutur Karina sambil berdiri dalam pandangan empat pasang mata Rahadi sama Vira.
Radit tersenyum sangat mengerti pertanyaan Karina tidak ingin membatasi persahabatan mereka seandainya Karina bersedia menjadi teman mereka apapun kondisi status atau di antara mereka Radit pacaran sama Vira ataupun Karina sudah menikah faktanya seperti itu tak ada masalah bagi Radit.
"Kami hanya berteman Karina, usia kita kayaknya tak begitu jauh berbeda, Sama seperti dengan dirimu Aku baru tadi kenalan sama Vira, sekarang Vira dah pulang kerja apa salahnya Aku antar sambil ngobrol sekedar jadi temannya." tutur Rahadian di sambut anggukan dan senyuman Vira.
"Tapi Aku melihat kalian pasangan yang begitu cocok, tak apa suatu saat ada perasaan lain tumbuh Aku ikut senang." tambah Karina sambil mendelik lucu.
"Waduh, kok Aku jadi merasa malu sama Vira nih," gelak Rahadian sambil berdiri juga sekedar menghargai Karina yang bersiap pamitan meninggalkan mereka.
"Oke Karina, hati-hati ya salam buat suamimu," ucap Rahadian.
"Selamat menikmati makan siangnya." Vira mengangguk dengan sopan. Lalu Karina bergegas pergi keluar diikuti pandangan mata Rahadian juga Vira.
Radit hanya tahu Karina tinggal di satu bangunan kondominium sama Kakak Raditya dan juga Kakak iparnya Andhini, selalu lupa kalau ada pertanyaan buat Karina yang selalu tersisa di pikirannya, 'Orang mana suaminya?'
__ADS_1
"Aku seperti penasaran melihat kehidupan Karina Vira, tiga kali bertemu denganku secara tidak sengaja kita pernah bertemu dengan siapapun dia berjalan, apa dengan temannya, apa dengan sesama ibu rumah tangga atau bahkan suaminya," ucap Rahadian menyampaikan rasa penasaran pada Karina.
"Perduli amat sih Mas Radit dengan kehidupan orang lain?" jawab Vira seperti melihat nya tak pantas mereka berprasangka buruk pada teman mereka.
"Bukan seperti itu Vira, Karina seperti menyimpan sesuatu rahasia kayaknya," curhat Rahadian.
"Tapi setidaknya Mas sudah mencampuri urusan orang lain apapun yang dijalani seseorang adalah pilihan demi apapun orang akan berusaha menutupi aib keluarga dan pasangannya."
Aku hanya penasaran dengan seorang ibu muda cantik, jadi tergelitik pengen tahu aja apa ada sesuatu rahasia dalam rumahtangganya.
"Aku melihatnya Karina kayak sedang hamil malah Mas,"
******
Sambil nunggu up Cinta di Atas Perjanjian, rekomendasi masih karya Enis Sudrajat di bawah, baca like dan komen membangun ya🙏❤️
__ADS_1