Cinta Di Atas Perjanjian

Cinta Di Atas Perjanjian
Mencari Ros


__ADS_3

"Rai telepon Erika, lapor polisi keadaannya darurat kita cari ke sana sekarang, Mas Radit juga ikut walau tinggal di mobil saja biar tidak penasaran, target kita cari klinik di sekitar situ tapi siasati seolah kita bicara dari rumah! pantau teleponnya Karina mulai sekarang bilang sama Si brengsek itu Aku sedang sedang pergi ke bank dan menunggu nomor rekeningnya." Andhini bagi tugas dan atur strategi.


"Baik Kak, masuk akal itu semua ayo kita pergi sekarang, Karina sama Kak Andhini juga Aku, Kak Radit biar nanti di jemput Bu Erika ya, biar mudah komunikasinya." Semua setuju.


"Yang paling penting jaga komunikasi Kamu Karina sama Ros. Terus pancing kalau kamu seolah mau datang ke situ sendirian," ucap Andhini pada Karina.


Karina mengangguk mengerti.


Radit berjalan belakangan sambil tertatih dan menyuruh Rai juga istrinya Andhini berangkat duluan Radit menunggu Erika menjemputnya.


Semua begitu tegang dan Rai membawa mobil dengan sedikit kencang menambah ketegangan penumpangnya.


"Gimana kita naik kereta apa mobil saja Nih Kak?"


"Mobil saja, biar bisa bebas bergerak ke sana ke mari kita atur di sananya, Aku cari di maps klinik di dekat tempat Karina kemarin tinggal."


Karina memberitahukan nama tempatnya dan semua klinik keluar di wilayah itu lewat map peta kota.


Sampai di situ hanya memakan waktu setengah jam dan yang di cari adalah langsung klinik dan bertanya barangkali ada seorang ibu-ibu yang menitipkan Bayi sedang sakit, tapi semua nihil.

__ADS_1


Akhirnya Karina menelephon kembali pada Ros.


"Ya Karina, Aku sudah mengirimkan nomor rekeningku Jangan coba-coba berbohong karena anakmu dalam ada dalam penguasaan ku," ucap Ros langsung pada pokok permasalahan.


"Iya Kak Ros, Aku janji kalau Nyonya Andhini belum mengirimkan uang karena sekarang sedang ke bank karena tidak bisa langsung dari m-banking, Aku yang akan kirim nomor pin rekeningku di Indonesia terus Kak Ros meninggalkan Bayiku di mana? kalau Kak Ros mau mengecek sendiri ke ATM?" ucap Karina sengaja memancing.


"Sudah Aku bilang Bayimu sedang dirawat di klinik jadi jangan khawatir Aku pasti masih bertanggung jawab asalkan Kamu bisa dipercaya!"


"Kak Ros, tolong kasih tahu di klinik mana. coba poto saja biar Aku percaya," tambah Karina begitu mendesak.


Bawel amat, sudah transfer saja duitnya nanti Aku beritahu kliniknya akyu akan memberitahu kliniknya di mana seandainya transferan itu sudah masuk!"


"Kak Ros, bagaimana Aku bisa percaya melihat fotonya saja tidak bisa! Bayiku bagaimana keadaanya kini? Bagaimana Aku akan menggelontorkan uang sebesar 1 miliar Mas Radit atau Nyonya Andhini juga masih meragukan keselamatan bayi itu, tolong difoto di mana kliniknya?"


Klik! telepon di tutup sepihak.


Karina menarik nafas dalam.


Sepertinya Ros tidak terlalu jauh dari tempatnya tinggal bersama kemarin-kemarin.

__ADS_1


***


"Mas Fadli apa punya jaringan klinik di daerah sini tidak?" tanya Andhini pada dr Fadli.


"Kenapa Andhini, Kamu mau pindah ke klinik memeriksakan kandunganmu?"


"Bukan Mas, pokoknya kalau di ceritakan terlalu panjang, ada penculik Anak Bayi katanya sekarang Anaknya lagi di rawat di klinik daerah sini."


"Kenapa tidak lapor polisi saja? Anakku Mas," jawab Andhini.


"Bukankah Anakmu masih di dalam perut?" dr Fadli merasa heran.


"Pokoknya Anakku dokter, perlu panjang kalau Aku harus menerangkan."


"Baiklah Aku cari tahu dulu, Kamu sekarang ada di mana?"


"Di sekitar sini kurang lebih setengah jam dari arah stasiun Caulfield masih daerah yang sama dan lingkungannya," jawab Andhini


*******

__ADS_1


Sambil nunggu up Cinta di Atas Perjanjian, rekomendasi masih karya Enis Sudrajat di bawah, baca like dan komen membangun ya🙏❤️



__ADS_2