Cinta Di Atas Perjanjian

Cinta Di Atas Perjanjian
Bahagia berdua


__ADS_3

Rai menyadari kalau dirinya begitu cepat jatuh cinta dan itu diakui dengan sebenarnya, tapi dalam pengertian tidak secepat itu pula memutuskan dirinya untuk memilih Vira bukan hanya karena sering bertemu tetapi Rai punya penilaian lebih semenjak dirinya datang ke sini dan mengenal Vira.


Vira yang mengaku dengan jujur berasal dari keluarga yang sangat sederhana datang ke Australia mengambil hak beasiswanya bukan karena orang tuanya berlebih dan mampu menyekolahkannya tetapi hasil dari prestasinya juga tekad dan keinginan kuatnya yang mendorong Vira sehingga bisa sampai berada di sini dan juga dengan kegigihannya mempertahankan sampai sekarang di akhir-akhir masa kuliahnya.


Rai selain mengagumi kecantikan Vira, Rai juga mengagumi kepintaran Vira dalam memanage waktu untuk bekerja dan untuk menyelesaikan kuliahnya.


Rasanya Rai begitu cocok dari semua segi dengan dirinya, walaupun sampai saat ini Rai jaug tidak bisa seperti Vira, hidup dan menghidupi diri sendiri di negeri orang, Rai masih punya kebebasan memakai uang dari orangtuanya yang tak terbatas.


Keuletan Vira serasa Rahadian melihat Andhini di diri Vira walau dari postur sama kecilnya tapi Vira mungkin tidak setinggi Andhini Kakak iparnya.


Sampai usianya sekarang, menyelesaikan kuliah di negeri orang, kenapa baru sekarang Rai jatuh cinta yang sebenarnya?


Bukan tidak banyak teman dan sahabatnya yang ingin dekat tapi semua lebih ke memilih dekat dengan Rai karena melihat kharisma dan wibawa orangtuanya, Rai jadi tak suka melihat cara pandang seseorang pada dirinya kalau hanya melihat orangtuanya, suksesnya juga bisnisnya.


Lain dengan Vira yang jujur dan terus terang apa adanya tentang dirinya dan keluarganya itu membuktikan Vira a berbeda dari yang lain.

__ADS_1


Perkenalannya dengan Vira terjadi saat mereka sama-sama kerja di tempat Kakaknya sendiri walaupun pada awalnya Rai datang ke Australia hanya ingin liburan dan bertemu dengan Kakak serta Kakak iparnya yang bermukim di Australia, malah sejak awal Vira menyangka kalau Rai sama seperti dirinya bekerja mencari tambahan sebagai mahasiswa yang lebih banyak waktu luangnya sambil menyelesaikan tugas akhir kuliahnya.


Vira belum tahu siapa keluarga Subrata orangtua Radit dan Rahadian, sampai saat ini Vira hanya melihat kesuksesan Kakaknya dan Kakak iparnya Radit dan Andhini dan berpikir tentu orang tuanya juga bukan orang sembarangan mungkin seperti itu yang ada dalam pikiran Vira.


Radit melihat cara hidup Vira yang sangat sederhana dan juga tinggal di tempat yang sangat sederhana jelas memperlihatkan kesederhanaan gaya hidupnya, Rai memahami semuanya dan melihat dari dekat, tetapi semua itu tidak mengendorkan semangat Vira untuk mencapai gelar yang akan di sandangnya.


Mungkin secara nilai akan lebih bermakna perjuangan sendiri seperti Vira.


"Mas Rai kenapa jadi banyak melamun? katanya mau antar Aku, apa Mas sudah izin Bu Andhini kita tutup toko masih siang? Kalau belum izin Aku takut dibilang tidak bertanggung jawab," ucap Vira saat melihat Rai hanya duduk melamun di kursi istirahat.


"Mas pikirannya ke arah situ aja, Aku jadi takut sendiri," ujar Vira sambil menatap Rai yang sedang memandangnya.


"Takut apa Vira? memangnya Aku begitu menakutkan buat Kamu atau Aku sejenis orang yang ditakuti?"


"Mungkin juga, yang pasti Aku takut terbawa arus yang Mas alirkan, selama ini selalu membuat kesempatan sendiri bukan?" ucap Vira seperti memperlihatkan rasa ketakutannya.

__ADS_1


"Hahahaha... maaf Vira kalau selama ini Aku bikin Kamu takut, jangan bilang takut dong nggak enak rasanya kedengarannya juga begitu horor padahal Aku ingin memperlihatkan apa yang ada di hatiku."


"Kalau bukan takut kata apa ya yang kira-kira tepat? itu mungkin kata yang paling pas."


"Memang Aku makan orang apa?"


"Tapi buktinya setiap bertemu selalu menggigit?"


"Itu gigit sayang Vira, sudahlah Aku minta maaf mungkin nanti di diperhalus lagi jangan gigit bahasanya tapi saling memberi dan menerima!"


Vira hanya nyengir saja diajak bicara sama Rai, sambil mulai membereskan semua yang ada di depannya karena habis maghrib mau tutup.


******


Sambil nunggu up Cinta di Atas Perjanjian, rekomendasi masih karya Enis Sudrajat di bawah, baca like dan komen membangun ya🙏❤️

__ADS_1



__ADS_2