
Wedding anniversary yang berkesan untuk Glenda dan Darsh. Kini keduanya disibukkan dengan persiapan pernikahan Owen dan Willow. Owen sudah setuju untuk menerima kekurangan dan kelebihan gadis itu.
Pernah suatu waktu setelah keluar dari rumah sakit, Willow sekali lagi meyakinkan dirinya di hadapan Darsh maupun Glenda. Bukan Owen namanya jika plin-plan dalam urusan wanita. Bahkan, sebelum mengenal Willow, Owen hampir saja memperjuangkan cintanya pada Helga. Sayang, Helga terlalu sering menjalin hubungan dengan Max. Itulah yang menyebabkan Owen yakin untuk melepaskan gadis penggoda itu.
"Max, apa kamu yakin? Aku sudah rusak. Tidak ada yang perlu diperjuangkan," ucap Willow.
"Bagaimana pun keadaanmu, aku tetap yakin untuk melanjutkan hubungan denganmu. Itu hanya masa lalu. Kamu perempuan baik-baik, kan?" balas Owen. Lelaki itu terlanjur nyaman berada dekat gadis itu.
"Willow, kalau kamu setuju, aku akan menyampaikan kabar berita ini pada orang tuaku. Aku bisa menganggapmu sebagai kakakku. Lagi pula, hubungan di masa lalumu dengan papaku juga dekat. Tak masalah untukku," jelas Darsh.
Itulah sebabnya, pesta pertunangan Willow dan Owen diadakan oleh keluarga Dizon Damarion. Awalnya pria paruh baya itu menolak, namun Olivia selalu meyakinkan bahwa Willow tidak mempunyai siapa pun lagi. Olivia juga bersyukur karena gagal menikah dengan Juvenal. Rupanya pria itu benar-benar buruk untuk keluarganya.
Willow sekarang tinggal di rumah keluarga Damarion. Setelah menikah, dia akan kembali ke apartemen suaminya, Owen. Persiapan demi persiapan sedang dilangsungkan. Olivia sangat menyayangi Willow seperti putrinya sendiri.
"Willow, kapan kamu akan fitting gaun pengantin? Hanya tinggal beberapa hari lagi pernikahan kalian akan digelar," ucap Olivia disela kesibukannya mengurus dekorasi rumah.
"Aku tidak tahu, Ma. Mungkin aku pakai gaun sederhana saja," jawab Willow.
"Sayang, jangan seperti itu! Kamu anakku, Willow. Kalau kamu tidak mau pergi sendiri, Mama yang akan mengantarmu." Olivia memaksa gadis itu. Wanita paruh baya itu sayang pada Olivia tanpa memandang orang tuanya. Walaupun Juvenal pernah menyakitinya, Olivia tidak dendam sama sekali. Justru sekarang dia bisa menunjukkan bahwa Olivia adalah wanita baik yang bertanggung jawab.
"Mama Oliv sangat baik terhadapku itu lebih dari cukup," ucap Willow. Dia memeluk wanita paruh baya itu yang dianggap seperti pengganti mamanya.
"Ehem." Darsh yang baru datang berdehem melihat keakraban mamanya dan Willow. "Jadi, Mama sudah lupa kalau punya anak aku?"
"Hemm, kamu cemburu sama Mama? Harusnya Mama yang cemburu pada Glenda. Dia tiap hari bersamamu," canda Olivia.
__ADS_1
"Mama, apaan sih?" sahut Glenda.
Semua tertawa melihat interaksi yang tidak biasa ini. Rasanya semenjak kehadiran Willow, Mama mertuanya semakin bahagia. Mungkin karena selama ini Olivia terbiasa dengan anak laki-laki dan sekarang merawat anak perempuan. Walaupun Willow sudah berumur, tetapi Olivia masih memperlakukan gadis itu seperti seorang remaja.
Sepasang suami istri dan kedua bayinya akan menginap sementara waktu di rumah orang tua pihak laki-laki. Selama mendekati pesta pernikahan Willow, Darsh sudah berjanji pada Owen untuk menjaga gadis itu dengan baik. Hanya tinggal beberapa hari saja, semua tanggung jawab akan berpindah secara keseluruhan kepada Owen.
Memaksa Willow untuk mengikuti permintaan Olivia agaknya sangat sulit. Sehingga Darsh dan Glenda memaksanya untuk ikut ke butik demi memilih gaun pengantin yang diinginkan. Memang ini pernikahan sekali seumur hidupnya, namun karena dia berada di rumah orang lain, Willow tidak terlalu mengharapkan lebih.
"Willow, sebaiknya kamu ikut kami untuk sekadar berjalan-jalan. Hanya beberapa hari untuk menikmati kebebasan, setelah itu kamu akan bertanggung jawab menjadi seorang istri seutuhnya," ajak Glenda.
Willow tidak mencurigai apapun. Dia juga tidak merasa bahwa mereka akan membawanya ke butik untuk memilih gaun pengantin.
"Kenapa kita ke sini?" tanya Willow ketika sampai di halaman parkir sebuah butik besar di kota itu.
"Akan memilih gaun pengantin untukmu, Willow," balas Glenda.
"Jangan kecewakan mama mertuaku!" balas Glenda meyakinkan gadis itu.
Seketika Willow terdiam. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menuruti sepasang suami istri ini. Ketiganya masuk ke butik, namun Darsh lebih memilih duduk dan membaca majalah fashion yang ada di meja.
Glenda dan Willow sibuk memilih gaun pengantin dan gaun untuk mengikuti resepsi pernikahan yang akan digelar tertutup itu.
Willow hendak memilih gaun yang sederhana dan terlihat biasa, tetapi Glenda melarangnya.
"Mama mertuaku tidak akan suka dengan pilihanmu. Pilihlah yang lain dan lebih bagus," protes Glenda.
__ADS_1
Willow akhirnya menurut saja. Lama mereka berkutat dengan beberapa gaun pengantin. Setelah menemukan, Glenda membayar semua gaun yang mereka pilih.
Setelah dari butik, Darsh mengantar kedua perempuan itu ke salon untuk melakukan perawatan. Mereka ingin agar ketika Willow menikah, gadis itu terlihat sangat cantik dan sempurna.
Beberapa jam berada di salon sebenarnya membuat Darsh enggan untuk menunggui mereka. Namun, pesan mamanya apapun yang terjadi dan berapa lama mereka di sana, Darsh harus tetap menunggunya.
"Maaf, telah membuatmu menunggu," ucap Glenda yang baru saja keluar. Dia terlihat sangat cantik sekali.
"Tak mengapa. Jika bukan karena mama, aku malas menunggu kalian," jelas Darsh.
Sepulang dari salon, masih ada urusan lain. Mereka harus mampir ke restoran ZA untuk memilih beberapa makanan yang akan dihidangkan di pernikahan Willow. Ini juga diberikan gratis oleh pihak keluarga Glenda.
Glenda akhirnya tahu sejarah masa lalu Willow. Kasihan karena semua orang menolaknya. Setelah bertemu dengan papa biologisnya, mereka mengira kehidupan Willow jauh lebih baik. Namun, itu hanya beberapa tahun saja sampai kehidupan memporak-porandakan dirinya.
"Terima kasih untuk kalian. Aku tidak menyangka bisa memiliki keluarga seperti kalian yang sangat baik. Mamaku sangat beruntung."
"Tak masalah, Willow. Kamu juga bagian dari keluarga kami. Jangan merasa sendirian. Owen akan memperlakukanmu dengan baik. Percayalah bahwa semua akan indah pada waktunya," jelas Darsh yang mengemudikan kendaraannya untuk pulang ke rumah.
Sampai di rumah, Olivia terlihat senang karena Willow mau memilih gaun pengantin yang indah. Tak lupa, Glenda juga memilihkan Tiara dan Veil yang bagus untuk gadis itu. Ini merupakan perayaan pernikahan pertama yang akan dilangsungkan di rumah keluarga Damarion.
"Mama sangat bahagia. Tidak hanya memiliki satu anak laki-laki, tetapi dua anak perempuan dan satu laki-laki. Dua cucu yang sangat menggemaskan dan suami yang baik. Kehidupan mama sempurna, sayang," jelas Olivia.
Dizon pun sudah berubah lebih melunak. Dia bahkan bisa menerima Willow dengan cukup baik dan memperlakukan gadis itu seperti putrinya. Dia tidak menyangka kalau kehidupan masa lalunya akan mempertemukan lagi dengan Willow, anak dari Diana.
...🍃🍃🍃...
__ADS_1
Minal aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Emak Author meminta maaf ya 🙏🙏🙏
jangan lupa follow IG Author : @vebrynahanamaliks ♥️