
Dengan susah payah Kevin mengendalikan rasa marahnya. Kedua orang tua Frans tidak hanya membuat kerusuhan dikan6tor Kevin tapi juga membuat berita angin bahwa ia ada seorang penyuka sesama jenis, dan Frans adalah pasangan Kevin. Walau kesal, tapi bagaimana pun ini adalah sebuah kesalahpahaman. Kevin mengajak kedua orang tua Frans keriangannya.
Disana Kevin mengganti pakaiannya dan mereka dipersilahkan duduk diruangan Kevin. Frans tidak berani menatap Kevin. Ia tahu sudah membuat masalah bagi bosnya. Pasti dia akan memecatnya kali ini. Frans sudah mempersiapkan semua keputusan terburuk yang diterimanya. Ketika Kevin dalam kamar mandi, Frans mengungkapkan rasa kecewanya kepada kedua orang tuanya yang tidak mempercayai perkataannya.
Orang tua Frans hanya tertunduk meminta maaf kepada Kevin untuk perbuatan yang mereka lakukan. Kevin menjelaskan, kalau Frans adalah tangan kanannya. Jadi apabila dia sangat sibuk berarti ada 2 kemungkinan. Kalau tidak sedang rapat maka sedang dalam pesawat untuk perjalanan dinas. Masalah gaji Kevin juga menunjukkan kepada kedua orang tua Frans. Gaji yang diterimanya sesuai dengan kerja kerasnya, kerja tanpa kenal lelah siang dan malam. Dan Kevin meminta agar kedua orang tua Frans paham dengan konsekuensi sekarang yaitu jarang berkumpul dengan anggota keluarga.
Sejak saat itu orang tua Frans sebulan sekali ketika mengirimi makanan untuk Frans juga mengirim makanan yang sama untuk Kevin. Kadang-kadang kedua orang tua Frans juga itu ketika anaknya dinas keluar kota atau keluar negeri. Akan ada pemandu wisata yang membimbing keluarganya untuk berwisata.
Mendengar cerita Kevin, Lisa tertawa terbahak-bahak. Bukan hanya sekali ini ia mendengar Kevin penyuka sesama jenis. Suaminya memang selalu dikelilingi para pria selama 30tahun lebih. Wajar jika orang menganggapnya tidak normal.
"sudah puas menertawai suami sendiri??'
Lisa mengulum bibirnya agar tidak tertawa lagi. "maaf, tapi ceritamu benar-benar lucu" kata Lisa sambil menyeka air mata di sudut matanya karena banyak tertawa.
"sudah lah jangan bahas Frans lagi." Kevin kesal menjadi bahan tertawaan istrinya.
Lisa menggelengkan kepalanya sambil mengusap air mata di sudut matanya dan berhenti tertawa dan kembali serius melihat Kevin.
__ADS_1
"maaf.. Frans sakit apa???"
"tidak ada yang serius hanya butuh penanganan para ahli." kata Kevin
Lisa menarik Kevin melihat kearahnya."jelaskan padaku.." kata Lisa.
Kevin masih enggan untuk bicara saat ini, mengingat tadi istrinya tidak putus tersenyum dan menertawainya membuat keinginannya untuk berbagi cerita jadi hilang. Lisa paham Kevin masih kesal karena menjadi bahan tertawaan istrinya, Lisa mencium pipi Kevin... "jangan marah....ceritakan padaku. aku janji tidak akan tertawa " Lisa menunjukkan wajah manjanya kepada Kevin
"bagaimana jika kamu tertawa???"
Kevin mulai menceritakan awal mula kejadian sehingga Frans harus mendapatkan pengobatan dari seorang psikolog. Dan psikolog itu adalah Cindy. Keluarga Frans juga membawanya ke paranormal untuk mengobati penyakitnya.
Kejadian bermula pada saat Kevin keluar dari rumah sakit. Kevin ingin memastikan yang dikatakan Lisa, melihat kedua orang tuanya diruang inapnya.Malam itu Kevin ditemani Santoso dan pengawalnya kembali kerumah sakit. Saat itu didalam ruangan ada Kevin, 2 pengawal M dan N dan juga Frans. Tirai jendela bergoyang seperti terkena hembusan angin. Ketika itu, Frans pingsan karena melihat kedua arwah orang tua Lisa yang berdiri dibelakang Kevin pada saat itu.
Frans pingsan dan dibaringkan ditempat tidur ruangan inap itu. Ketika semua selesai, Kevin dan Santoso kembali ke apartemen sedangkan Frans beristirahat diruangan bersama dengan dua pengawal M dan N yang menjaganya sampai Frans tersadar.
Menurut pengakuan pengawal yang menemani Frans pada malam itu, Frans mengalami kehilangan kesadaran berkali-kali. Ia berhalusinasi melihat 'sosok' yang tidak dilihat kedua pengawal Kevin. Sejak saat itu Frans mengalami perubahan sikap. Kevin dan Frans yang terbiasa bekerja sampai larut malam, Frans yang seorang penakut menjadi lebih penakut dengan 'penampakan' yang dikatakannya.
__ADS_1
Ketika berada diruangan kerja sedang rapat, Frans tiba-tiba menutup matanya dan tidak mau membukanya walau Kevin sudah memarahinya. Saat itu Frans mengatakan kalau di tampilan proyektor ada seseorang yang berdiri melihat kearahnya dengan wajah menyeramkan. Halusinasi tidak hanya berhenti disitu, ketika Kevin dan Frans sedang makan, Frans mendadak pingsan. Setelah sadar ia mengatakan ada seorang yang jongkok dihadapannya, menatapnya dengan wajah yang menyeramkan.
Kevin tidak mempercayai apa yang dikatakan Frans, puncaknya adalah ketika Frans berteriak histeris didalam lift ketika ia dan Kevin baru selesai kerja lembur. Waktu itu mereka pulang jam 2 pagi. Frans menekan tombol lift dan ketika terbuka ia tidak mau melangkah masuk kedalamnya. Kevin menanyakan ada apa?? Frans tidak menjawab. Tapi keringat dari keningnya mulai mengalir dengan deras.
Kevin marah saat itu karena waktu sudah sangat larut dan ia sudah sangat lelah. Ditambah lagi sikap Frans yang menurut Kevin sangat tidak bekerja sama. Kevin mengatakan kepada Frans, kalau tidak masuk kedalam lift maka ia akan meniggalkan Frans sendirian di kantor. Frans terlihat bingung, tapi ia memutuskan masuk kedalam lift dan berdiri disebelah Kevin. Hal yang tidak biasa dilakukan Frans, biasanya Frans selalu berdiri dibelakang Kevin.
Lift tiba-tiba mati dan ruangan menjadi sangat gelap. Frans menjadi menggila, ia berteriak ketakutan. Memeluk Kevin dengan kuat sambil berkata 'bos tolong aku, meraka ada di belakangku. wajah mereka sangat seram. Aku tidak sanggup lagi bos.' Frans menangis seperti anak kecil. Teknisi yang datang menyelamatkan mereka berdua dari dalam lift terlihat canggung melihat Frans dan Kevin berpelukan.
Kevin berusaha melepaskan pelukan Frans tapi pria ini memang membutuhkan pelukan untuk menenangkan perasaannya. Kevin menenangkan Frans dan membawanya menemui Cindy. Ketika pertama kali bertemu, lingkar mata Frans sangat hitam, ia mengatakan tidak bisa tidur sudah 3 hari dan kepalanya sangat pusing. Cindy mengatakan kondisinya sangat serius.
Pada saat yang bersamaan orang tua Frans mendengar putranya sakit karena gangguan 'makhluk' lain membuat mereka menghubungi paranormal untuk menutup indra keenam Frans. Kevin juga tidak tahu pengobatan mana yang lebih manjur mengobati penyakit Frans. Tapi yang pasti sekarang Frans sudah kembali normal. Dan Kevin sangat bersyukur dengan hal ini.
Lisa tidak percaya dengan apa yang didengarnya "Frans adalah seorang yang maskulin, pria tampan, pintar, memiliki bentuk tubuh yang bagus mana mungkin seorang penakut seperti itu" kata Lisa.
Kevin sangat kesal mendengar Lisa memuji Frans setinggi langit didepan suaminya sendiri. Benar-benar tidak bisa dimaafkan begitu saja. "kamu... tidak merasa bersalah berbicara memuji pria lain didepan suamimu sendiri?? kata Kevin dengan tatapan tajam.
"aku mengatakannya sebagai pandangan seorang wanita. Kalau pandangan pribadiku adalah dia seorang penakut." kata Lisa berusaha membela diri.
__ADS_1