Hey Kamu... Tuan Kevin

Hey Kamu... Tuan Kevin
bertemu dia lagi


__ADS_3

Matahari bersinar terang, Lisa menghabiskan pagi berjalan-jalan disekitar hotel dengan tiga pengawalnya.


"Lisa..." seseorang memanggil namanya. Tapi Lisa rasa itu tidak mungkin, ini pertama kalinya ia berada di Inggris. Ia hanya kenal dengan keluarga Kevin dan cara mereka menyapa nama Lisa menggunakan gaya bicara Amerika-Inggris. Tapi kali ini yang memanggilnya menggunakan gaya bicara Asia.


Lisa terus berjalan mengabaikan suara yang didengarnya, mungkin saja saat ini ia sedang de javu atau sedang lelah.


"Hai...." sapa seorang pria menyapa Lisa sambil berlari menyusul Lisa didepannya dengan nafas terengah-engah.


Lisa melihat Khay dihadapannya "kakak senior disini??? benar-benar sebuah kebetulan."


Khay mengatur nafasnya yang tidak teratur karena berlari mengejar Lisa.


"kamu dengan siapa disini???" tanya Khay sambil melihat ke kiri dan kanan dirinya mencari keberadaan Kevin.


"dengan keluarga suami.. kakak ada urusan apa kemari??" tanya Lisa


Khay bingung, bagaimana mungkin kepala proyek tidak mengetahui apa yang dilakukannya di sini. Bukan kah selama ini Lisa yang menangani hubungan kerjasama One Future Ltd dan Growth Ltd untuk mengembangkan game yang di Eropa. Bagaimana mungkin Lisa yang menandatangi berkas kerjasama pengembangan itu tidak mengetahui hal ini.


"kenapa???" tanya Lisa yang tidak mengerti dengan sikap Khay berdiam diri didepannya setelah menyapanya. Lisa melambaikan tangannya di wajah Khay.. "kakak senior??"


Khay mengedip-ngedipkan matanya dan menggelengkan kepalanya dengan cepat untuk mengembalikan kesadarannya. "maaf" kataΒ  Khay.


"sepertinya kakak senior banyak urusan, aku pergi dulu." kata Lisa pamit.


"tunggu..." kata Kevin kepada Lisa.


"ya..." tanya Lisa.


"bukankah kamu kemari karena urusan pekerjaan kita?? tanya Khay


Lisa terdiam sejenak, ia sudah tidak bekerja selama hampir seminggu dan ia tidak mengetahui perkembangan kantor selama seminggu ini. Rapat yang diatur semalam saja, batal dilakukan karena kejadian semalam, dan sampai sekarang belum diatur ulang. Apa semalam ada email pemberitahuan?? Lisa memukul keningnya dengan telapak tangannya. 'kenapa ia malas sekali mengecek email.' protes Lisa kepada dirinya dalam hati.


Lisa memegang saku jaketnya, tidak ada ponsel yang dibawanya sekarang. Lisa melihat A "tolong bantu ambilkan ponsel di kamarku"


A menjawab "baik nona...'' baru beberapa langkah A berjalan,seorang wanita berjalan menghampiri Lisa sambil membawa ponselnya. Lisa melihat ponselnya dan orang tersebut secara bergantian. Bagaimana mungkin ponselnya bisaa bersama orang asing.

__ADS_1


Frans berjalan menyusul wanita itu dibelakangnya "kakak ipar, maaf sudah lama tidak menyapa. wanita ini adalah sekertaris baru untuk kakak ipar. Namanya Angel, ia akan membantu urusan pekerjaan kakak ipar. Gadis cantik dan memiliki tubuh yang tinggi dan rambut pendek seleher.


Lisa mengangguk, sepertinya wanita ini yang dimaksudkan Kevin semalam. "selamat pagi bu." Angel menyapa atasannya untuk pertama kali


"selamat pagi, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik." kata Lisa tersenyum sambil membalas jabatan tangan Angel.


Wanita itu melihat Khay dan segera mengenalinya "selamat pagi pak Khay dari One Future Ltd...." tanya Angel meyakinkan dirinya agar tidak salah mengenal orang dihari pertama bekerja.


"maaf pak, sepertinya saya belum membuat jadwal pertemuan dengan anda." kata Angel


Lisa melihat Angel pertama kalinya, kesan pertama baginya adalah ia seorang wanita yang tegas dan sangat profesional. Auranya dingin sedikit mirip dengan Kevin, tapi masih sedikit bersahabat dibandingkan dengan Kevin. Lisa masih berdiam diri mempelajari keadaan yang sangat tiba-tiba ini. Rencana awal ingin menikmati hari liburan, apa daya Khay dan pasukan kantor sudah datang menyapa.


"saya kebutan bertemu dengan nona Lisa yang sedang berjalan-jalan jadi hanya sekedar menyapa." jawab Khay membela diri.


"begitu,,, ini kartu nama saya" Angel menyerahkan kartu namannya kepada Khay.


"kami permisi dulu ya pak Khay. Kami ada rapat internal sekarang, selamat pagi..." Angel pamit dengan Khay dan mempersilahkan Lisa jalan didepannya meninggalkan Khay yang masih terdiam ditempatnya.


Lisa sekarang sama dengan Khay berusaha memahami keadaan yang mendadak seperti ini memang tidak mudah dicerna pikiran Lisa dengan cepat. Setelah berlalu dari Khay... Angel berkata "syukurlah...kita bisa menghindarinya..."


Angel yang tadi terlihat tegas dan dingin berubah menjadi seorang yang sangat ramah dan sangat polos bercerita. "maaf nona Lisa, tadi saya bangun kesiangan dan membuat anda harus bertemu dengan Pak Khay. Tadi Pak Kevin marah kepada saya karena ia melihat anda dengan pak Khay dia berkata kepada saya kalau saya mau tetap kerja saya harus bisa memisahkan anda berdua dan sebisa mungkin mengurangi intensitas anda berdua bertemu. Saya takut sekali dengan pak Kevin" kata Angel dengan jujur.


Frans menyikut lengan Angel perlahan, wanita ini sangat jujur dan belum dipoles dengan baik. Hal seperti ini seharusnya tidak boleh dikatakan kepada Lisa.


Lisa mengulum bibirnya menahan tawa. "jadi, kamu kemari dengan terburu-buru karena Kevin yang meminta kamu mendatangiku?? " tanya Lisa ulang.


"ia nona...ia menyuruh saya cepat-cepat ketempat anda."


Frans berbisik kepadanya "kamu jangan mengatakan hal itu kenapa kakak ipar, kalau bos tahu....habislah kamu."


Suara bisik-bisik Frans bisa terdengar jelas ditelinga Lisa. Lisa menggigit bibirnya untuk menghindari tertawa terbahak-bahak melihat sikap lucu karyawan barunya ini.


"jadi bagaimana ini..." Angel melihat di belakangnya ada 3 orang mengenakan jaket panjang kulit berwarna coklat tua. 'habislah dia sudah...bagaimana jika bosnya marah membuatnya ditinggal di negara asing..' otak Angel mulai berpikir yang tidak-tidak. Wajahnya mulai murung. Ia sudah membuat kesalahan dihari pertama kerja.


Lisa mendiamkan saja Frans dan Angel yang sedang berbicara, ia sibuk membuka email dan pesan diponselnya. Tidak ada informasi pekerjaan yang darurat hari ini.

__ADS_1


'suami... πŸ₯°πŸ₯°' Lisa mengirim pesan kepada Kevin


'ya...'


'karyawan barumu benar-benar luar biasa. Hari pertama bekerja sudah kamu beri beban seberat itu...πŸ₯΄'


'apa katanya...'


'tidak berkata apapun. Hanya menebak saja.'


'ada yang ingin dikatakan..."


'aku bertemu kakak senior, ia membahas masalah pekerjaan. Apa kau memblokir akses komunikasi aku dengan dia....🧐 '


'tidak'


'ok...aku tanya dia langsung saja jika tidak mendapatkan jawabannya yang aku inginkan'


'jangan.'


'one Future Ltd aku yang mengurusnya sekarang '


Lisa tersenyum membaca pesan Kevin. Pria ini sangat cemburuan, hanya sekedar menyapa saja sudah merupakan kesalahan.


'kami sudah bertemu tadi, katanya akan ada rapat mengenai pengembangan game di Eropa. Bisakah aku ikut...😲.


'tidak perlu'


'bagaimana jika mereka beranggapan aku bukan seorang yang profesional...😰 '


'biarkan saja.'


Lisa melipat ponselnya, tidak seru bicara dengan Kevin yang sedang cemburu. Lisa melihat ke Frans dan Angel mereka juga masih sibuk membahas peraturan pekerjaan mereka. Lisa diam-diam berjalan meninggalkan mereka yang sibuk berdebat.


"Lisa....."

__ADS_1


Lisa menoleh dan ternyata Khay.....


__ADS_2