
Tidak mudah bagi Leo bertemu dengan Lisa untuk pertama kalinya sejak ia mengetahui hubungan mereka saat itu. Leo belajar banyak hal untuk mengendalikan perasaannya kepada Lisa. Dalam waktu singkat ia berhasil mengubah perasaan sayang dari antara pria dan wanita menjadi paman kepada keponakan.
Setelah 3 hari tidak bertemu kening Lisa sudah memakai plaster. Sejak itu Leo bertekat untuk menjaga Lisa dengan sebaik-baiknya. Sangat sedih melihat keponakannya mendapatkan intimidasi dari orang lain. Lisa memang tidak bercerita apapun tentang apa yang terjadi pada dirinya. Ia hanya mengatakan kalau kepalanya terbentur pintu karen tidak hati-hati ketika sedang berjalan.
Saat itu Leo hanya mengiyakan saja perkataan Lisa, padahal ia paham betul apa yang terjadi dengan keponakannya itu. Melihat Lisa hidup bahagia sekarang dengan KevinĀ membuatnya bisa bernafas dengan lega. Apalagi saat ini Lisa sudah melahirkan anak. Leo turut gembira dengan keadaan sekaarang ini.
*****
Malam semakin larut dan seluruh anggota keluarga kembali pulang. Lisa tidur dengan pulas setelah lelah seharian menguras tenaga.
Matahari belum terbit Lisa sudah bangun lebih awal. Ia berjalan perlahan-lahan kekamar mandi dan mandi sendiri tanpa sepengetahuan Kevin yang masih tidur. Lisa keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk.
"sayang.... mana pakaianku..... " tanya Lisa kepada Kevin.
Tidur Kevin terlalu pulas sehingga ia tidak mendengarkan Lisa berbicara kepadanya. Lisa berjalan kearah tempat tidur dan tidak sengaja menjatuhkan gelas yang berisi air minum dimeja sebelah tempat tidur Lisa.
Kevin langsung terbangun mendengar suara gaduh. Rasa terkejutnya belum hilang harus ditambah lagi dengan melihat Lisa sudah selesai mandi.
"kamu.... bagaimana..... bisa.... " Kevin berkata terbata-bata
"berjalan tentu saja. Aku memiliki kaki. Apa salahnya jika aku mandi dan bergerak sendiri. " Lisa duduk perlahan-lahan ketempat tidur.
Kepala Kevin pusing karena bagun secara tiba-tiba. Kevin meletakkan satu tangannya dikepala dan memijat perlahan alis matanya. Ia benar-benar tidak habis pikir dia kemandirian istrinya.
"kenapa tidak membangunkan ku.... " tanya Kevin
"aku sudah berkali-kali membangun kan mu. Tapi kau tidak bergerak sama sekali. Jadi aku harus bagaimana..... " jawab Lisa kesal.
"benarkah... " tanya Kevin tidak percaya. Ia sangat lelah semalaman, karena Lisa sudah tidur dan bayi mereka memerlukan susu. Kevin harus berkeliling mencari supermarket yang buka 24 jam untuk membeli susu formula. Ternyata tidak semudah yang ada dipikirkan. Susu untuk bayi baru lahir tidak mudah ditemukan di supermarket sekitar rumah sakit.
__ADS_1
Setelah berkeliling selama 1 jam, akhirnya Kevin berhasil menemukannya dan langsung menyerahkannya kepada perawat yang menjaga bayi mereka. Tidak cukup hanya sampai disitu. Kevin juga ikut memberikan susu kepada Veily dan menidurkan nya.
Kevin baru tertidur setelah jam 4 pagi. Dari pengalaman malam ini Kevin belajar banyak hal. Tidak mudah menjaga anak bayi. Mereka memang terlihat menggemaskan di siang hari. Tapi ketika malam tiba mereka menjadi sangat jauh berbeda. Tengah malam mereka aktif sedangkan siang hari mereka tertidur. Baru satu malam sudah seperti ini.
Kevin sudah mempersiapkan rencana kedepannya untuk menjaga kedua anaknya. Ia memerlukan penjaga bayi yang bekerja setiap 8jam. Lisa tidak akan sanggup menjalani kehidupan seperti ini.
Dokter kandungan Lisa datang lebih pagi memeriksa keadaan Lisa.
"ibu Lisa sudah mandi.... "
"ia dokter, aku merasa sangat tidak nyaman. Jadi aku bangun lebih pagi untuk mandi. " Lisa tertawa sambil menunjukan barisan giginya yang rapi.
"tidak masalah, jika ibu merasa tidak ada masalah. Apakah ada rasa pusing ketika bangun tadi.... "
"tidak. Aku bangun sendiri dan semuanya baik-baik saja."
"benarkah.... dokter yakin tidak perlu menginap beberapa hari lagi... " tanya Kevin
"tentu saja. Kehaliran normal lebih cepat penyembuhan. Hanya saja harap dijaga kondisinya ibu Lisa agar tidak terlalu lelah. 3 bulan ada masa penyembuhan tubuh. Harap dijaga asupan makanan dan juga kondisi kesehatan. " jelas dokter kandungan Lisa.
''Tapi.... " Kevin ingin menyela tapi Lisa lebih cepat menjawab
"Terima kasih dokter. Saya akan pulang hari ini. " Kata pulang bagi Lisa merupakan hal terbaik yang didengarkan pagi ini. Kevin bisa-bisa membuatnya menginap selama seminggu dirumah sakit.
Dokter kandungan Lisa undur diri dan dengan segera Lisa meminta Kevin mengurus administrasi Lisa keluar dari rumah sakit. Kevin tidak yakin kondisi Lisa baik setelah apa yang dialaminya semalam. Apa benar baru satu malam dirawat sudah bisa pulang....
Lisa terlalu keras untuk dilawan. Ia bersikeras minta pulang pada saat ini juga. Tidak ada pilihan bagi Kevin selain mendengarkan istrinya. Dalam waktu singkat Kevin mengurus administrasi Lisa. Kevin dengan setia menggendong Lisa kemobil mereka yang sudah terparkir didepan pintu masuk rumah sakit.
Lisa melihat kedua bayi mereka digendong oleh dua orang perawat berbaju warna merah muda dan biru.
__ADS_1
Kevin ternyata sudah mempersiapkan perawat bayi untuk anaknya. Lisa memperhatikan kedua perawat itu. Kemudian bertanya kepada Kevin
"kapan kamu mencari baby sister... " Lisa heran sejak kapan Kevin mencari perawat bayi mereka
"tadi malam. " jawab Kevin jujur
"benarkah.... "
Kevin hanya menganggukkan kepalanya. Ia masih sangat mengantuk sekarang.
Lisa memperhatikan jalan pulang berbeda dengan jalan menuju apartemen mereka.
"kita mau kemana.... " tanya Lisa
"pulang." jawab Kevin
"ini bukan arah ke apartement. " protes Lisa
"kita pulang kerumah baru kita. "
"haaah... " Lisa terkejut dengan perkataan Kevin. Rumah baru lagi... Sepertinya memang uang Kevin tidak memiliki seri. Selalu ada. Membeli rumah baginya sama seperti membeli permen di toko. Lisa bahkan tidak mengetahui Kevin sudah membeli rumah baru untuk mereka tinggali.
40 menit perjalanan dari rumah sakit ke rumah baru mereka. Gerbang tinggi berwarna perak disekelilingnya pohon tinggi mengelilingi rumah. Ternyata dibagian dalam ada pagar besi yang mengelilingi rumahnya. Jika dilihat dari luar tidak terlihat kalau ada pagar yang mengelilingi rumah mereka.
Lisa kagum melihat kemewahan rumah mereka dari luar, sangat jauh berbeda dengan rumah di desa bunga. Desain luar sangat sederhana, tapi bagian dalam sangat mewah. Rumah ini terlihat mewah dengan desain rumah eropa, ada air mancur didepan pintu rumah. Tanaman bunga mawar dan bunga matahari mempercantik taman didepan rumah mereka.
Lisa tidak berhenti berdecak kagum dengan keindahan rumah dari luar, sangat asri dan ada pohon besar di perkarangan rumah mereka. Sesuai dengan perkataan Lisa waktu itu. Lisa melihat Kevin dan merasa puas dengan hasil kerja Kevin.
Kevin tersenyum melihat Lisa kemudian turun dari dalam mobil dan menggendong Lisa keluar dari dalam mobil menuju dalam rumah.
__ADS_1