
Yoga tidak menjawab ucapan Intan, ia hanya diam sambil memegang bibirnya sendiri, ia juga tidak menyangka, kalau ciuman pertama itu, bukan ia yang menciumnya, tapi melainkan Intan yang menciumnya duluan. Intan yang melihat Yoga hanya diam sambil memegang bibirnya, lalu ia langsung mendekati telinga Yoga
" Apa itu ciuman pertamamu?"
Setelah bertanya Intan langsung menjauhkan wajahnya dari telinga Yoga. Setelah mendengar pertanyaan dari Intan, Yoga langsung menurunkan tangannya yang ada di bibirnya, lalu langsung menatap Intan dengan tatapan mata tajam yang tidak bisa di artikan. Intan yang mendapat tatapan tajam ia langsung menundukkan kepala, lalu memutuskan untuk minta maaf
" Aku minta maaf, karena telah menciummu tanpa seijinmu."
Yoga langsung menarik tangan Intan hingga Intan menyadar di dinding, lalu tangannya mengunci Intan, setelah itu Yoga langsung mendekati wajah Intan
" Yoga, kau mau apa?, jangan macam-macam."
" Tentu saja, aku akan melakukan yang kau lakukan tadi."
Intan yang mendengar jawaban dari Yoga, menjadi sangat gugup dan wajahnya mulai merah karena malu, tidak tau kenapa sekarang nyalinya menjadi menciut setelah mendapat tatapan tajam dari Yoga
" Intan, aku tidak akan melakukan itu, kau belum menjawab pertanyaanku."
" Pertanyaan apa Yoga?"
" Kau mau kita pacaran atau langsung menikah?"
" Yoga, aku tidak tau, yang jelas apapun yang kau mau, aku akan melakukannya."
" Maksudmu termasuk enak-enak sekarang?"
" Dasar brengsek!"
" Kenapa kau sangat emosi?"
" Tentu saja emosi, bukan'kah kau tadi mengatakan tidak akan melakukan sepertiku tadi?"
Yoga langsung tersenyum saat mendengar pertanyaan dari Intan. Intan yang mendapat senyuman dari Yoga langsung bertanya lagi
__ADS_1
" Kenapa kau tersenyum?"
" Intan, maksudku aku tidak ingin seperti yang kau lakukan, karena itu hanya mencium sekilas, dan aku ingin melakukan itu sangat lama."
" Yoga, aku tidak habis pikir kau sangat mesum."
" Kau telah mengambil ciuman pertamaku, jadi kau harus bertanggung jawab apa yang telah kau lakukan terhadapku."
Intan yang mendengar ucapan Yoga, yang tadi sangat gugup dan merah karena malu, tapi sekarang menjadi tersenyum, setelah tau Yoga belum pernah mencium seseorang, bahkan ciuman pertamanya saja Intan yang mencium duluan. Yoga yang mendapat senyuman dari Intan lalu ia langsung bertanya
" Kenapa kau tersenyum?"
Setelah mendengar pertanyaan dari Yoga, intan langsung tersenyum nakal pada Yoga
" Tentu saja, aku tersenyum, karena mendengar ucapanmu tadi, aku sangat beruntung bisa mencicipi bibirmu lebih dulu."
Setelah melihat senyuman nakal dan mendengar ucapan Intan, Yoga sedikit merinding ia tidak percaya kalau Intan tanpa malu-malu mengatakan mencicipinya, lalu Yoga pun berpikir
" apa bibirnya itu makanan seenaknya saja cicip mencicip, dasar Gadis aneh, bisa-bisanya aku mencintai Gadis aneh seperti Intan." batin Yoga
" Intan, apa kau sudah pernah mencium seseorang? hingga kau sangat berani dan tidak malu padaku?"
Intan yang mendengar pertanyaan dari Yoga hanya menghela nafas berat, ia tidak menyangka jika Yoga akan menanyakan hal itu, padahal tadi melakukan itu juga karena ia memang sangat mencintai Yoga, membuat ia kehilangan akal, karena sudah beberapa hari Intan selalu saja memikirkan hal mesum setiap melihat bibir Yoga, dan itu juga pertama kalinya Intan memiliki sifat mesum yang terus-menerus hanya pada Yoga, lalu ia pun memutuskan untuk menjawab pertanyaan dari Yoga
" Yoga, aku tidak pernah di cium atau mencium, aku hanya menciummu, aku belum pernah melakukan hal itu dengan siapapun."
" Lalu kenapa kau sangat berani padaku?"
" Aku tidak tau Yoga."
Setelah menjawab pertanyaan dari Yoga, wajah Intan seketika langsung merah, entah kenapa ia memiliki sifat mesum setiap kali melihat bibir Yoga. Yoga langsung bertanya lagi
" Intan, tidak tau itu bukan jawaban, dan aku juga ingin kau mencintaiku sepenuhnya."
__ADS_1
Setelah mendengar ucapan Yoga, membuat Intan kecewa karena ucapan Yoga membuat ia benar-benar meluki hatinya
" Yoga, apa kau pikir aku melakukan itu karena nafsu semata, aku benar-benar mencintaimu, dan aku juga tidak tau kenapa memilik sifat mesum setiap melihat bibirmu." batin Intan
Setelah berpikir, Intan memutuskan untuk menjawab pertanyaan dari Yoga
" Yoga, aku benar-benar tidak tau, kenapa pikiranku menjadi mesum setiap melihat bibirmu, tapi aku jujur, aku juga tadi adalah ciuman pertamaku, aku tau maksud kata-kata, yaitu kau pikir aku hanya mempermainkanmu, tapi aku benar-benar mencintaimu, selama kau belum memiliki kekasih, aku akan selalu berani untuk melakukan apapun hanya untuk bersamamu."
Setelah mendengar jawaban dari Intan, Yoga langsung berniat menggoda Intan sambil tersenyum nakal
" Baiklah, tapi aku perlu bukti, bagaimana kalau kita enak-enak sekarang, aku juga ingin mencicipi semua yang ada dalam tubuhmu."
Intan yang melihat senyuman nakal dan mendengar ucapan Yoga ia tidak takut, ia sudah tau Yoga tidak akan pernah berani melakukan hal itu, lalu Intan langsung menjawab ucapan Yoga
" Aku juga sangat tidak sabar ingin sekali mencicipi seluruh tubuhmu, apa lagi bibirmu, aku ingin sekali menyantapnya hingga habis tidak tersisa."
Yoga yang mendengar jawaban dari Intan, lalu langsung melepaskan tangannya yang dari tadi mengunci Intan di sandarkan di dinding, lalu ia langsung berjalan ke sofa, karena kesal ia berniat menggodanya, tapi ternyata Intan sama sekali tidak takut, apa lagi tadi juga ia mencium lebih dulu. Yoga langsung duduk di sofa, lalu langsung menyadarkan kepalanya sambil memejamkan mata. Intan yang melihat Yoga seperti itu, ia takut kalau Yoga marah, lalu langsung menghampiri Yoga hingga ia sampai di sofa, setelah itu langsung duduk di samping Yoga
" Yoga, aku minta maaf, mungkin ucapanku sangat keterlaluan."
" Simpan saja kata maafmu."
" Yoga kenapa kau memejamkan mata, tolong buka matamu, apa kau marah padaku?"
" Tidak."
" Lalu kenapa kau memejamkan mata, apa kau lelah?"
" Tidak."
Intan yang mendengar jawaban terus saja tidak hanya menghela nafas berat, ia tau mungkin Yoga kesal karena tidak berhasil menggodanya, karena ia lebih tau, kalau Yoga tidak akan berani melakukan hal itu, lalu Intan langsung mendekati wajah Yoga, setelah itu ia langsung mencium bibir Yoga sekilas
" Buka matamu, kalau tidak, aku akan menciummu lagi."
__ADS_1
Yoga yang mendengar ucapan Intan hanya tersenyum