
Setelah sampai rumah, Arga langsung berjalan buru-buru, ia langsung mencari keberadaan ibunya dengan wajah yang sangat datar, bahkan sapaan dari seluruh pelayan saja ia abaikan, emosinya sangat meluap dari tadi, saat ia memutuskan untuk berjalan pulang. Setelah sampai di kamar ibunya, ia langsung mengetuk pintu
Tok-tok
Argantara dan Lioni yang mendengar ketukan pintu, ia langsung menyuruhnya masuk, karena mereka sedang menonton televisi. Arga langsung masuk ke dalam kamar ibunya, hingga ia sampai di depan ibunya, ia langsung berbicara tanpa duduk terlebih dahulu
" Apa mamah sekarang puas?, kenapa mamah ikut campur dengan masalah pribadiku?, tidak bisakah masalah cinta aku yang menentukan?"
Argantara yang mendengar ocehan anaknya, ia langsung melihat ke arah istrinya, ia bingung, apa lagi ia juga tidak tau anaknya habis dari mana, yang ia tau, mobil anaknya tidak ada di garasi. Lioni yang mendengar pertanyaan dari anaknya, ia langsung mengepalkan kedua tangannya, ia pikir Romi bercerita tentang ia yang melarang anaknya bersama Jenni. Arga yang belum mendengar jawaban dari ibunya, ia langsung berbicara lagi
" Mamah tau?, Jenni baru saja pulang tadi, dan sekarang ia sudah ada di dalam pesawat, seandainya mamah tidak ikut campur dengan masalah pribadiku, Jenni tidak akan pulang malam-malam mah! Aku ini sudah dewasa mah, aku bukan anak-anak lagi yang selalu apa-apa di atur oleh mamah! Kalau sampai Jenni kenapa-napa di jalan, aku tidak akan pernah memafkan mamah!"
Lioni yang mendengar penjelasan dari anaknya, ia tidak menyangka kalau Jenni adalah Gadis yang sangat nekad, ia tidak pernah tau, kalau Jenni ternyata bisa membaca karakter seseorang, jelas-jelas ia belum bilang apa-apa pada Jenni, ia hanya bilang pada anaknya, tapi Jenni sudah pulang lebih dulu. Argantara terus menatap istrinya yang hanya diam, ia ingin penjelasan apa maksud dari anaknya yang sangat marah besar, apa lagi ini pertama kalinya Arga berbicara kasar pada ibunya. Arga yang belum mendapatkan jawaban dari ibunya, ia semakin marah
__ADS_1
" Kenapa mamah hanya diam?, apa mamah sudah benar-benar puas sekarang?, mah, aku sangat kecewa, di saat aku mencintai wanita yang benar-benar belum memiliki ikatan, tapi mamah melarang aku, mamah selalu saja mementingkan diri sendiri, mamah tidak pernah peduli dengan perasaan aku bagaimana, mah, aku benar-benar mencintai Jenni, Kalau mamah masih ikut campur dalam urusan percintaanku, aku tidak akan pernah lagi datang kemari!"
Setelah mendengar ucapan panjang lebar dari anaknya, kini Argantara mengerti, pasti istrinya telah melarang anaknya untuk berhubungan dengan Jenni, karena Jenni hanya bawahan anaknya, dan yang jelas istrinya pasti memandang derajatnya, bagaimana pun juga Argantara menikah dengan istrinya sudah lama, dan istrinya adalah wanita sosialita, tentu istrinya tidak memandang sopan, baik, ramah, penyayang dan lembut, istrinya hanya memandang derajatnya sama dengan dia, lalu Argantara langsung berbicara pada istrinya
" Mah, kita sebagai orang tua, tidak boleh ikut campur dengan urusan Arga, biarkan Arga memilih pendamping hidupnya sendiri. Arga sudah dewasa, dia berhak menentukan calon pendamping hidupnya, kita sebagai orang tua, yang penting anak kita mencintai Gadis itu, dan Gadis itu mencintai anak kita, itu sudah cukup mah, dan papah tidak ingin kejadian kemarin terulang lagi, apa jadinya kalau anak kita mencintai istri orang lain, jadi biarkan dia mencintai Jenni, Jenni adalah Gadis yang sangat baik, dia Gadis yang sangat sempurna, hanya kekurangannya adalah dia anak dari orang biasa, hanya itu, jadi kita tidak perlu ikut campur."
Setelah mendengar ucapan dari papahnya, Arga langsung tersenyum, ia tau kalau papahnya akan setuju kalau ia bersama Jenni. Lioni yang mendengar ucapan dari suaminya, ia sangat emosi
" Pah, Jenni itu tidak pantas dengan anak kita, Jenni hanya Gadis biasa, mamah tetap tidak akan setuju kalau Arga masih bersama Jenni."
" Pah, bisa saja Gadis itu berpura-pura masih sakit, agar Arga tetap di sampingnya."
Setelah mendengar ucapan dari ibunya, Arga tidak terima, kalau ibunya bilang Jenni pura-pura sakit, ia langsung berbicara pada ibunya
__ADS_1
" Jenni tidak pura-pura sakit, Kalau tidak percaya, tanyakan saja pada dokter Calista, dan di sini yang sangat mencintai itu aku, aku yang sangat mencintai Jenni. Jenni kemarin sudah menolakku, tapi aku ingin berjuang mendapatkan hati Jenni, aku mencintainya mah, dan aku ingin menepati ucapanku dulu, aku ingin menjaga Jenni."
Setelah mendengar penjelasan dari anaknya, Argantara langsung bertanya pada anaknya
" Arga, apa kau sudah tau siapa Jenni yang sebenarnya?"
" Iya pah, Arga sudah tau, dan bodohnya Arga tidak bisa mengenali Gadis itu, bahkan Jenni menerima pekerjaan pergi ke London karena ingin bertemu denganku, tapi aku tidak bisa mengenali dia, Kalau saja aku tidak melihat foto layar utama Jenni, mungkin sampai saat ini aku belum bisa mengenali Gadis itu, pah, kenapa papah tidak bilang, kalau Jenni adalah Gadis yang aku cari saat kuliah?, kalau saja aku bertemu Jenni saat kuliah, aku pasti sudah melupakan Lisa, dan tidak akan merusak rumah tangga mereka!"
Setelah mendengar jawaban dari anaknya, Argantara tidak menyangka kalau anaknya diam-diam mencari Gadis masa lalunya, sedangkan Lioni, ia semakin di buat bingung oleh anak dan suaminya, mereka sudah mengenal Gadis itu sudah sejak lama, tapi ia baru mengenal Gadis itu saat Gadis itu mulai bekerja di perusahaan suaminya, lalu ia langsung bertanya pada mereka
" Pah, Arga, kalian sudah mengenal Jenni sejak lama, memangnya siapa Jenni?, bukan'kah kita kenal Jenni saaat Jenni mulai bekerja di perusahaan papah?"
Setelah mendengar pertanyaan dari istrinya, Argantara langsung menjelaskan, siapa Jenni yang sebenarnya
__ADS_1
" Mah, Jenni adalah anak dari Larissa Grup, dia adalah Sunmei Larissa, Gadis yang selama ini papah cari, saat papah mendengar keluarganya ada yang membantai, papah langsung mencari keberadaan Sunmei, bagaimana pun juga, Sunmei adalah Gadis yang sangat cerdas, bahkan Sunmei juga sempat menolong papah, saat papah akan tertembak, dan Sunmei juga adalah Gadis yang menolong anak kita, saat Arga di kejar-kejar anak-anak nakal, itu alasan papah mempekerjakan Jenni dengan Gajih yang sangat tinggi, karena Jenni adalah tulang punggung keluarga juga, Jenni harus membiayai adiknya yang sakit, Jenni berjuang mati-matian hanya untuk kuarganya, kaki papahnya Jenni cacat, kakanya Jenni meninggalkan saat pembantaian, ibunya yang mengurus rumah dan menjaga adiknya Jenni, dan ada pamannya yang lumpuh, masih harus menjalani terapi, coba mamah bayangkan, dia menerima pekerjaan apapun yang penting tidak melakukan kejahatan, bahkan Jenni menerima nyawanya menjadi taruhan, hanya untuk mencukupi keluarganya, mah Jenni bukan Gadis yang materialistis, kalau dia Gadis seperti itu, Jenni akan merayu pria yang sangat kaya dengan kecantikannya dan kecerdasannya, tapi Jenni adalah Gadis baik-baik, bahkan Jenni menolak anak kita, jadi mamah jangan pernah berpikir jelek tentang Jenni."