Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 109. Masa lalu Veronica


__ADS_3

Mey masih diam, ia masih menenangkan pikirannya, sambil menatap suaminya. Rangga langsung menghapus air mata istrinya, lalu mengajak istrinya untuk duduk, karena tadi Rangga memang sedang berdiri, lalu tiba-tiba istrinya masuk dan langsung memeluknya


" Mey, lebih baik kita duduk."


" Baiklah Rangga."


Rangga langsung memeluk pinggang istrinya, lalu mereka berjalan ke arah ranjang hingga ia sampai di ranjang. Rangga dan Mey, lalu langsung duduk. Rangga langsung bertanya pada istrinya, apa istrinya butuh obat penenang


" Mey, apa kau perlu obat penenang?, aku melihatmu sangat pucat dan sangat cemas."


" Tidak perlu Rangga, aku akan baik-baik saja."


Walaupun Rangga seorang dokter dulunya, tapi yang berkaitan dengan istrinya, ia selalu bertanya dulu dengan istrinya, itu kenapa kehidupan mereka tidak pernah bertengkar, karena saling memahaminya. Setelah pikirannya tenang Mey memutuskan untuk menceritakan tentang masa lalu Veronica pada suaminya


" Rangga, sebelum Veronica merusak rumah tanggaku, dulu Veronica pernah bercerita tentang masa lalunya. Saat Veronica masih gadis, dia menyukai seorang pria, yang tidak lain adalah ayahnya Yoga, tapi cintanya bertepuk sebelah tangan, karena Herman sudah memiliki kekasih, yaitu ibunya Yoga. Veronica melakukan segala cara untuk mendapatkan Herman, bahkan jika Herman tidak bisa dia miliki, wanita lain juga tidak bisa memiliki Herman, itulah yang selalu terlihat di dalam pikiran Veronica."


Setelah mengatakan itu, Mey menghentikan pembicaraannya untuk menarik nafas sejenak. Rangga masih diam, ia masih menunggu istrinya untuk melanjutkan pembicaraannya. Setelah menarik nafas, Mey lalu langsung melanjutkan pembicaraannya lagi


" Setelah itu, Veronica membuat bangkrut ayahnya Herman, dengan membocorkan semua dokumen kantor milik ayahnya Herman, hingga harga sahamnya menurut derastis, karena Veronica berharap Herman meminta untuk bekerja sama dengan perusahaan ayahnya Veronica, jadi Veronica akan mengajukan perjanjian agar Herman menikahinya, itu harapan Veronica, tapi ternyata di luar dugaan Veronica, tapi Herman sama sekali tidak meminta bantuan siapa pun, bahkan dalam waktu 1 bulan, kehidupan Herman kembali normal, Veronica sangat marah, lalu ia memutuskan untuk membunuh kekasihnya Herma, dia memasukkan obat kedalam air minum kekasihnya Herman, tapi aku juga tidak tau, obat apa yang Veronica berikan pada kekasihnya Herman, dan Gadis itu tidak mengetahui kalau air minumnya ada obatnya, dia meminum air minum itu hingga ia langsung terbaring lemas, lalu tidak lama asistennya Herma datang, dia langsung membawa gadis itu ke rumah sakit, dan bersyukur gadis itu masih hidup, tapi walaupun masih hidup, kehidupannya tidak seperti dulu, dan akan ada epek samping dari obat itu setelah 6 tahun kemudian, tapi Herman tetap menikah Gadis itu, walaupun Herman tau gadis itu nantinya akan sakit-sakitan karena ulah Veronica. Herman juga mencari tau, siapa orang yang telah membuat kekasihnya sakit, bahkan ia menemukan kebenaran kalau Veronica yang melakukan itu, Herman melihat dengan kepala sendiri dari cctv, untuk itu Herman mencari keberadaan Veronica. Veronica yang mengetahui kalau Herman sudah tau, dia memutuskan untuk kabur, dia pergi ke Batam, tanpa membawa barang berharga karena takut di penjara, hingga akhirnya Veronica bertemu denganku, lalu aku menolongnya. Setelah itu Veronica menceritakan tentang masa lalunya padaku, dan akhirnya aku menjadi kasihan pada Veronica, hingga kita menjadi teman, lalu Veronica mencari kerjaan, seluruh tempat dia telusuri, tapi dia sama sekali tidak berhasil mendapatkan pekerjaan, kebetulan suamiku sedang membutuhkan asistennya pribadi, jadi aku menyuruh Veronica untuk menjadi asisten pribadi suamiku karena aku sudah menganggapnya seperti keluarga, tapi ternyata Veronica dengan sadisnya menjadi wanita simpanan dari suamiku.

__ADS_1


Rangga yang mendengar ucapan istrinya, yang mengatakan Veronica sadis, lalu ia langsung bertanya pada istrinya, apa istrinya itu masih menyukai suami sebelumnya


" Apa kau masih menyukai almarhum suamimu Mey?"


Mey yang mendengar pertanyaan suaminya, lalu ia langsung menyangga pipi suaminya dengan kedua tangannya


" Aku hanya mencintaimu Rangga, berapa kali aku harus mengatakannya?, kalau aku hanya mencintaimu, kalau aku tidak mencintaimu, mana mungkin aku selalu memiliki rasa takut kehilanganmu, hingga kau pergi dinas saja aku selalu ikut, dalam hidupku yang aku takutkan adalah takut kau tidak mencintaiku lagi."


Setelah mengatakan itu, Mey langsung mencium kening suaminya, lalu langsung memeluk suaminya. Rangga juga membalas pelukan istrinya sambil tersenyum. Mey memang selalu ikut kemana pun suaminya pergi, walaupun dulu ia ragu-ragu pada Rangga, tapi melihat Rangga yang begitu perhatian dan selalu bersikap lembut, membuat ia memiliki kecemburuan yang besar, ia takut kalau suaminya itu tergoda dengan wanita lain, apa lagi dengan usia suaminya yang masih sangat muda, untuk itu ia selalu ikut kemana suaminya pergi, agar tidak ada wanita lain di hati suaminya, sudah cukup dulu ia di hianati suaminya, untuk itu ia selalu waspada pada suaminya. Rangga dan Mey langsung melepaskan pelukannya. Rangga memutuskan untuk bertanya lagi tentang Veronica


" Apa Veronica hingga kematiannya belum pernah minta maaf pada Herman?"


" Tidak, dia tidak pernah minta maaf pada Herman, mungkin itu kenapa Herman menyuruh Yoga untuk membatalkan pernikahannya."


" Aku tidak tau Rangga, bukan'kah biasanya kau sangat cerdas?"


" Mey, masalah ini sangat rumit, walaupun Intan di sini tidak salah, tapi tetap saja, ibunya Intan adalah orang yang membuat istrinya Herman menjadi sakit-sakitan."


" Rangga, apa aku ceritakan saja tentang masa lalu ibunya pada Intan, tapi Yoga juga menutupi kebenaran itu, bahkan Yoga berbohong, Yoga bilang mencintai Karina, dia adalah gadis SMA."

__ADS_1


" Aku tidak tau Mey, aku takut Intan terpukul setelah mengetahui kebenaran itu, aku takut Intan sangat sedih, sudah cukup Intan mengetahui kalau dia bukan anak kandungmu, dan sekarang dia harus mendengar cerita masa lalu ibunya yang begitu kejam, pasti dia sangat sedih."


" Lalu harus bagaimana Rangga?"


" Aku akan menemui Herman, aku akan mencoba untuk membujuk Herman agar tidak membatalkan pernikahan mereka, apa lagi aku juga sangat kasihan pada Yoga, dia mencintai Intan dari dulu, tapi mereka tetap tidak bisa bersama, pasti hatinya sangat sedih."


" Terimakasih Rangga."


" Mey, Intan itu anak kita, tentu saja aku akan mencobanya."


Walaupun Mey sangat sedih, tapi setelah mendengar jawaban dari suaminya, ia sedikit lega, kehidupan Mey memang sempurna setelah adanya Rangga. Mey, lalu langsung bertanya pada suaminya karena ia takut gagal


" Rangga, bagaimana kalau gagal?, bagaimana dengan Intan?"


" Mey, kita harus mencoba dulu, kita tidak perlu memikirkan gagal, kalau pun gagal, aku yakin mereka akan ada jalan keluarnya."


" Baiklah Rangga."


Mey mencoba untuk tenang, walaupun pikirannya tidak tenang, pikirannya sangat kacau

__ADS_1


" Veronica, apa kau bisa melihat, kehidupan anakmu hancur oleh masa lalumu, apa kau juga merasakan hal yang sama sepertiku, kau memang wanita yang paling kejam, hingga anakmu yang harus menjadi korban. Intan tidak salah apa-apa, tapi Intan yang harus menanggung segalanya." batin Mey


" Mey, aku akan berusaha untuk meyakinkan Herman, walaupun aku tidak bisa janji untuk bisa membujuk Herman, tapi aku akan berusaha untuk kebagian Intan." batin Rangga


__ADS_2