Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 175. Menyesal


__ADS_3

Romi tadi sudah mengikuti Ardi, dari Ardi pergi miteeng hingga Ardi masuk ke dalam rumah sakit R D Cempaka, dan ia juga sudah bertanya siapa yang sakit, tapi ternyata istri Ardi masuk rumah sakit karena syok, sedangkan ia juga tau, asisten dari istri Ardi, kepalanya di perban. Sekarang Romi sudah ada di hadapan tuan mudanya, ia akan melaporkan hasil dari ia selidiki tadi


" Tuan muda, tuan Ardi tidak kenapa-kenapa, hanya saja, nona Lisa yang masuk rumah sakit."


Arga yang mendengar penjelasan dari asistennya, membuat detak jantungnya sangat kencang, lalu ia langsung bertanya pada istrinya


" Apa yang sebenarnya terjadi?, kenapa Lisa masuk rumah sakit?"


" Yang memakai mobil tuan Ardi adalah nona Lisa, katanya rem mobil tuan Ardi blong, membuat mobil itu menabrak kereb jalan, dan asisten pribadi nona Lisa di perban, sedangkan nona Lisa, hanya syok atas kejadian itu, membuat nona Lisa pingsan, lalu asisten nona Lisa langsung membawa nona Lisa pergi ke rumah sakit."


" Di mana Lisa di rawat?"


" Nona Lisa di rawat di R D Campaka, tuan muda."


Tubuh Arga langsung gemetar, ini adalah pertama kalinya Arga melakukan tindakan kriminal, tapi ternyata yang kena imbasnya adalah orang yang ia cintai, bukan Ardi


" Lisa, aku minta maaf, aku tidak bermaksud untuk melukaimu." batin Arga


Arga langsung menyadarkan kepalanya di sofa, ia merasa kepalnya sangat berat, dan ia juga tidak bertanya lagi pada asistennya, ia hanya sangat menyesal, seandainya saja ia tidak melakukan hal itu, mungkin bukan wanita yang ia cintai yang harus masuk rumah sakit karena ulahnya. Romi melihat tuan mudanya sangat murung, membuat ia juga tidak enak hati, ia yakin, kalau yang membuat nona Lisa masuk ke rumah sakit oleh ulah tuan mudanya, ia mengingat kejadian tadi pagi, saat tuan mudanya memberikan sebuah amplop tebal pada orang yang tidak ia kenal, tapi ia hanya diam, ia tidak ingin mengeluarkan suaranya, ia tidak ingin membuat suasana hati tuan mudanya semakin kacau, tapi tetap saja, ia melihat tuan mudanya seperti itu sangat kasihan, bagaimana pun juga tuan mudanya belum pernah melakukan kejahatan, ia sangat mengenal sosok tuan mudanya

__ADS_1


" Kasian tuan muda, baru saja membuat tindakan kriminal, tapi sudah salah orang, aku yakin yang tuan muda incar adalah suami dari nona Lisa, hanya saja mobil itu kebetulan di pakai oleh nona Lisa, tapi aku bersyukur juga, karena tuan muda gagal untuk membuat tuan Ardi kecelakaan, kalau sampai tuan Ardi kecelakaan, mungkin kejahatan tuan muda akan semakin banyak, tuan muda akan terus membuat kejahatan untuk membuat rumah tangga mereka hancur, tapi sekarang tuan muda menjadi menyesal atas perbuatan yang tuan muda lakukan, aku berharap dari kejadian ini, tuan muda tidak akan lagi melakukan kejahatan, aku harap tuan muda melepaskan keinginannya untuk memiliki nona Lisa, aku tau tuan muda orang yang sangat baik, bahkan ia tidak pantas untuk gagal dalam hal percintaannya, tapi aku percaya, Tuhan memiliki rencana yang baik untuk tuan muda, semoga saja, tuan muda mencintai orang yang bisa membalas cintanya, agar tuan muda tidak melakukan kejahatan lagi." batin Romi


Romi memang sangat menyayangi tuan mudanya, karena tuan mudanya adalah orang yang sangat baik, tuan mudanya melakukan kejahatan juga karena cinta, jadi di mata Romi, tuan mudanya tetap orang yang sangat baik, apa lagi saat melihat tuan mudanya sangat menyesal, ia sangat kasihan pada tuan mudanya. Arga masih tetap diam, sambil berpikir


" Apa aku minta maaf saja pada Lisa, aku benar-benar sangat bersalah padanya, tapi bagaimana kalau sampai Lisa membenciku, bagaimana kalau Lisa memasukkan aku ke dalam penjara, bagaimana dengan keadaan Jenni, aku pasti tidak bisa menepati janjiku untuk menjaganya, kalau sampai aku masuk ke dalam penjara, dan kalau sampai Jenni kenapa-napa, aku akan sangat menyelesal." batin Arga


Arga langsung berdiri, ia langsung memejamkan mata, ia mencoba mengambil keputusan yang benar harus bagaimana, setelah itu ia langsung membuka matanya lagi. Romi melihat tuan mudanya berdiri, ia langsung bertanya pada tuan mudanya


" Tuan muda mau kemana?"


" Romi, sepertinya saya harus menemui Lisa, saya harus minta maaf pada Lisa, saya tidak ingin terus memiliki rasa bersalah pada Lisa."


" Kalau sampai saya di penjara, itu tidak masalah, dari pada saya memiliki rasa bersalah seumur hidup, tapi jika sampai saya di penjara atas kejadian ini, saya minta kau untuk memegang ponsel saya, saya tidak ingin terjadi apa-apa terhadap Jenni, kalau sampai Jenni kenapa-napa, saya tidak akan pernah memafkan diri saya."


Romi yang mendengar ucapan dari tuan mudanya, ia hanya menghela nafas berat, tiba-tiba saja ia berpikir, lebih baik ia yang masuk ke dalam penjara, ia takut tidak bisa memenuhi permintaan tuan mudanya untuk menjaga Jenni, dan akan membuat tuan mudanya memiliki rasa bersalah seumur hidup terhadap Jenni. Romi langsung berbicara pada tuan mudanya


" Tidak tuan muda, saya tidak akan membiarkan tuan muda untuk masuk penjara, saya akan mengakui kejahatan itu."


" Romi, apa kau gila?, ini adalah masalah saya, kau jangan ikut campur dalam masalah ini."

__ADS_1


" Tuan muda, saya tidak bisa menjamin kesalamatan Jenni, tapi saya bisa menjamin keselamatan tuan muda, saya bisa memastikan tuan muda baik-baik saja, sedangkan saya tidak bisa untuk memastikan Jenni baik-baik saja, jadi saya minta, biarkan saya yang mengakui kalau saya yang membuat rem mobil tuan Ardi blong."


" Romi, semua itu tidak masuk akal, kau tidak mengenal Ardi, dan kau juga tidak mengenal Lisa, bagaimana mungkin kau mengakui hal itu?"


" Saya tau tidak masuk akal, tapi saya akan tetap mengakui itu, ingat, tuan muda memiliki janji pada Jenni, tuan muda akan menjaga Sella dengan baik, jadi lebih baik tuan muda penuhi keinginan Jenni."


Arga yang mendengar ucapan dari asistennya, ia hanya menghela nafas berat, bagaimana mungkin ada pria bodoh yang ingin masuk ke dalam penjara, apa lagi itu bukan kejahatannya, melainkan kejahatan dari orang lain, lalu ia langsung menjawab ucapan dari asistennya


" Tidak bisa Romi, ingat, kau adalah bawahan saya, bagaimana mungkin kau menyuruh saya untuk menuruti keinginanmu, apa mau saya pecat?"


" Tuan muda boleh memecat saya, tapi saya akan tetap mengakuinya."


" Sudahlah Romi, jangan terus berdebat, saya akan ke rumah sakit R D Cempaka sekarang juga, dan ini ambil ponselnya, dan kalau ada pesan dari Erick, kau langsung baca pesan itu."


" Tapi tuan muda."


" Tidak ada kata tapi, turuti saja perintah saya."


Romi langsung mengambil ponsel yang di serahkan oleh tuan muda. Setelah asistennya mengambil ponselnya, Arga langsung berjalan keluar dari hotel itu, ia akan pergi ke rumah sakit R D Cempaka

__ADS_1


__ADS_2