Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 56. Ingin memiliki satu kisah cinta


__ADS_3

Setelah dari rumah Yoga Ardi langsung pergi ke rumah mertuanya. Tadi dirinya sudah ngobrol-ngobrol dengan ibu mertua dan Ayah mertuanya, tapi keduanya tidak mengatakan tentang apa pun tentang rumah tangga Ardi, tapi Ardi yakin ibu mertuanya sudah menasehati istrinya karena melihat istrinya yang tertidur pulas dari tadi, bahkan Ardi sudah duduk di sisi ranjang sekitar 34 menit, tapi istrinya masih saja terlelap. Ardi bersyukur istrinya ingin pulang karena satu-satunya orang yang bisa menasehati istrinya adalah ibunya. Ardi tau, walaupun istirnya itu keras kepala, tapi istrinya tidak pernah membantah apa kata ibunya itu. Ardi terus saja memandangi wajah istrinya lalu dirinya langsung mencium kening istrinya sekilas


" Lisa, aku benar-benar sangat merindukanmu." batin Ardi


Setelah lelah duduk Ardi pun memutuskan untuk tidur lalu dirinya merebahkan tubuhnya di samping istrinya sambil terus saja menatap wajah istrinya hingga Ardi pun tertidur. Tidak lama Lisa pun terbangun dari tidurnya setelah membuka mata Lisa sangat terkejut dan seperti mimpi karena melihat suaminya yang tertidur pulas, lalu dirinya mengucek kedua matanya ternyata yang dirinya lihat benar ada suaminya. Lisa pun memutuskan untuk duduk lalu menyadarkan kepalanya di kepala ranjang sambil terus memandangi wajah suaminya


" Kak, aku sangat merindukanmu, tapi apa benar kau tidak memiliki hubungan bersama adik sepupumu. Jika di pikir memang sangat rumit kak, mana mungkin kau memiliki hubungan dengan adik sepupumu, bukan'kah wanita lain di luar sana masih banyak kenapa harus adik sepupu bukan'kah sangat mustahil, tapi jika mengingat foto-foto itu rasanya sangat sakit dan benar-benar sakit hatiku." batin Lisa


Lisa terus saja memandangi wajah suaminya yang tertidur lalu wajah dirinya langsung mendektkan pada wajah suaminya


" Kaka, kau sangat tampan, dan membuatku mudah untuk cemburu hanya foto yang belum jelas kebenarannya. Kaka tau, aku selalu berharap kita berakhir dengan bahagia, tidak akan pernah berpisah karena aku hanya ingin memiliki satu kisah cinta yaitu bersamamu untuk selamanya dan berakhir karena maut memisahkan kita bukan perceraian yang memisahkan kita. Aku minta maaf karena masih selalu egois. Aku juga minta maaf belum bisa menjadi istri yang baik untukmu."


Lisa mengucapkan kata maaf pada suaminya benar-benar tulus hingga tidak terasa air mata dirinya itu menetes. Lisa langsung berbaring lalu kepala dirinya di sandarkan pada dada suaminya, tangan dirinya memeluk suaminya sambil menangis tersedu-sedu, tapi sekuat tenaga dirinya tahan takut suaminya bangun. Lisa memang sangat merindukan suaminya, tapi sifat egois yang sangat besar membuat dirinya tidak bisa mengalahkan rasa cintanya, dirinya tetap saja egois. Ardi sebenarnya sudah bangun saat istrinya bilang dirinya tampan, dan dirinya juga mendengar semua ucapan istrinya membuat dirinya merasa lega karena istrinya baru saja mengucapkan kata maaf walaupun tidak secara langsung tapi dirinya sangat bahagia dan ingin sekali membalas pelukan istrinya lalu mengusap air mata yang ada di wajah istrinya, tapi dirinya urungkan karena takut istrinya marah jika tau dirinya tidak tidur


" Lisa, terimakasih karena kau tidak meminta cerai, sekarang kau tidak seperti awal kita menikah dan kau menginginkan aku menjadi satu-satunya kisah cinta dalam hidupmu. Aku akan berusaha jadi suami yang baik yang bisa memberimu kenyamanan dan ketenangan. Aku juga minta maaf belum bisa menjadi suamimu yang baik, tapi aku akan berusaha jadi yang terbaik." batin Ardi

__ADS_1


Lisa terus saja memeluk suaminya sambil menangis tapi Isak tangisnya sekarang mulai tidak ada suaranya, dirinya mulai memiliki ketenangan hingga dirinya pun tertidur masih dengan posisi kepala dirinya di dada suaminya. Ardi bahkan menjadi tidak bisa tidur lagi karena baju dirinya itu basah dengan air mata istrinya, tapi dirinya tetap diam walaupun dirinya tau istrinya itu sudah terlelap, lalu dirinya membelai rambut istrinya sambil tersenyum


" Lisa, aku juga sama ingin memiliki satu kisah cinta hanya bersamamu hingga akhir hayatku, terimakasih karena kau menginginkan selalu bersamaku, aku benar-benar sangat bahagia, aku tau kau masih saja egois, tapi aku tidak masalah apa pun itu selama kau ada di sampingku." batin Ardi


Ardi melihat jam yang sudah menujukan pukul 03.45 WIB, lalu dirinya memutuskan untuk tidur, dirinya langsung memejamkan mata hingga dirinya tertidur. Pagi hari jam sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB, Ardi bangun lebih dulu dirinya hanya mematikan alarm jam saja, karena itu kebiasaan istrinya selalu memasang alarm setiap pukul 08.00 WIB. Ardi masih tetap diam sebentar dirinya sudah sangat lelah tanpa menggerakkan tubuhnya sama sekali dari semalam, tapi karena kepala istrinya masih di dada dirinya membuat dirinya tidak bisa mengerakan tubuhnya. Tidak lama Lisa pun bangun dari tidurnya dengan kepala yang masih di dada suaminya lalu mata dirinya melihat ke arah wajah suaminya, ternyata suaminya itu sudah bangun sedang melihat dirinya sambil tersenyum. Lisa lalu langsung duduk sambil membelakangi suaminya lalu suaminya juga ikut duduk di samping dirinya


" Pagi sayang."


" Pagi juga."


" Tidak ada."


Ardi tau istrinya itu sangat keras kepala, semalam istrinya sudah minta maaf walaupun secara tidak langsung, tapi sekarang jawaban istrinya sangat dingin dan bahkan menjawab tanpa menoleh ke arah dirinya, lalu Ardi langsung turun dari ranjang dirinya langsung berdiri di depan istrinya sambil memegang kedua bahu istrinya


" Sayang, kenapa lagi?. Aku benar-benar minta maaf atasan kejadian foto itu, tapi aku benar-benar tidak tau saat itu memang aku sedang tidur."

__ADS_1


Lisa langsung menatap mata suaminya, pandangan mata mereka bertemu satu sama lain, dirinya mencari kebenaran tentang foto itu di mata suaminya, memang terlihat jelas bahwa suaminya tidak tau tentang foto itu, tapi suaminya yang bilang akan menunjuk bukti membuat dirinya masih egois


" Lalu mana bukti yang akan kau berikan padaku."


" Bukti itu ternyata sudah di hapus, tapi aku benar-benar tidak menyentuh sedikit pun tubuhnya. Aku tidak akan menyentuh wanita yang tidak pernah aku cintai, sayang tolong mengerti perasaan aku. Aku hanya mencintaimu."


Ardi lalu langsung memeluk istrinya yang masih duduk di atas ranjang. Lisa tidak menjawab perkataan suaminya dan sama sekali tidak membalas pelukan suaminya, tapi dirinya juga tidak menolak karena sudah tau kalau suaminya tidak melakukan itu, tapi tetap saja semenjak kejadian itu membuat dirinya tidak ingin lagi ke rumah mertuanya, karena mengingat dirinya seperti wanita bodoh membentak suaminya yang belum jelas tentang foto itu. Ardi masih terus memeluk istrinya tidak peduli walaupun tidak di balas pelukannya selama istrinya itu tidak menolak lalu dirinya memutuskan untuk bertanya pada istrinya karena perkataan dirinya tidak di jawab oleh istrinya


" Sayang, apa yang kau inginkan agar kau Percaya bahwa aku tidak pernah melakukan hal itu?"


" Kasih aku waktu untuk mempercayaimu."


" Baiklah sayang."


Bagi Ardi tidak masalah istrinya meminta agar dirinya mengasih waktu, dirinya tau pasti sangat sulit untuk mempercayai dirinya karena tidak ada bukti sama sekali, yang penting istrinya itu sedikit percaya pada dirinya

__ADS_1


__ADS_2