Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 169. Keputusan Jenni


__ADS_3

Jenni masih diam, setelah mendengar ucapan dari tuan mudanya, ia juga sangat bingung dengan hal itu, tapi ia tidak ingin merusak rumah tangga orang lain, lalu ia langsung berbicara lagi pada tuan mudanya


" Iya tuan muda, saya tetap memilih pekerjaan itu, tapi bisakah saya minta satu permintaan?"


" Apa Jen?"


" Jika saya tewas dalam penyelidikan kasus korupsi, saya minta tuan muda bisa menjamin kehidupan adik saya, maksud saya, tuan muda harus bertanggung jawab dalam pengobatan adik saya."


Arga yang mendengar ucapan Jenni, ia tidak menyangka kalau ada seorang Gadis seperti Jenni. Jenni sama sekali tidak peduli dengan nyawanya, tapi Jenni hanya peduli dengan keluarganya, membuat hati Arga benar-benar sangat tersentuh. Walaupun Arga orang yang tertutup, tapi ia selalu saja banyak wanita yang mendekatinya, semua wanita-wanita itu Arga kenal pemikirannya satu-persatu, tapi tidak dengan Jenni. Jenni tidak tergiur dengan uang haram, ia hanya menginginkan uang hasil kerjanya sendiri


" Gadis yang unik, selama ini aku sering sekali melihat wanita-wanita yang hanya mengejar uang, apapun hasilnya yang penting dapat uang, tapi tidak dengan Jenni. Jenni benar-benar gadis yang unik, dia sama sekali tidak tergiur dengan uang berlipat-lipat, dia hanya ingin uang hasil kerja kerasnya." batin Arga


Setelah berpikir, Arga pun menyetujui permintaan Jenni. Walaupun ia tidak tega untuk mengirim Jenni ke Tajima YX Grup, tapi mau bagaimana lagi Jenni menyetujuinya, awalnya Arga hanya mengancam, tapi tidak di sangka Jenni benar-benar Gadis yang sangat berani mengambil resiko besar, dari pada merusak rumah tangga orang


" Baik, saya akan menyetujui permintanmu. Jika kau tewas dalam penyelidikan kasus korupsi, saya akan bertanggung jawab pada adikmu, termasuk dengan keluargamu."


" Terimakasih tuan muda."


Arga yang mendapat ucapan terimakasih, ia tidak menjawab ucapan dari Jenni, ia hanya menatap mata Jenni sambil berbicara di dalam hatinya

__ADS_1


" Jenni, aku berjanji, aku akan menjagamu, aku akan mengirim orang untuk mengikuti di setiap tindakanmu, semoga kau berhasil Jenni." batin Arga


Jenni langsung bertanya, kapan ia akan di kirim ke Tajima YX Grup


" Tuan muda, kapan saya di kirim ke Tajima YX Grup?"


" Besok pagi, kau sekarang boleh pulang untuk siap-siap penerbangan besok."


" Baik tuan muda."


Jenni langsung membukukan badan, lalu langsung pergi dari hotel itu. Romi yang melihat Jenni pergi, ia langsung pura-pura ijin ke toilet


" Iya."


Arga langsung masuk ke dalam kamar. Romi langsung lari keluar dari hotel itu, hingga ia sampai di samping Jenni, ia langsung memegang pergelangan tangan kiri Jenni untuk menghentikan langkah kaki Jenni. Jenni langsung menghadap ke arah Romi. Romi langsung melepaskan pergelangan tangan Jenni, lalu ia langsung berbicara pada Jenni


" Jenni, apa kau serius ingin pergi ke Tajima YX Grup?"


" Aku serius Romi."

__ADS_1


" Kau gila Jenni, aku tau kau bisa seni beladiri, tapi aku sangat kuatir, kau bukan tandingannya, kau hanya satu orang, apa lagi kau hanya seorang gadis. 5 tahun yang lalu aku juga bekerja di nyonya Lioni YX, aku di tugaskan untuk menyelidiki kasus korupsi, tapi aku di jebak, lalu aku di bawa ke rumah kosong, setelah itu, mereka langsung membakar aku hidup-hidup di rumah itu, tapi aku bersyukur karena Tuhan masih melindungiku, tiba-tiba saja hujan di kota London sangat deras, hingga banjir dan api itu langsung padam, aku tidak ingin nasib buruk menimpamu Jen, kau harus menerima tugas lain, aku mohon Jen, aku tau, kau tidak takut mati, tapi aku sangat kuatir."


" Romi, tidak perlu kuatir padaku, aku tau kau sangat cemas, tapi ini keputusanku yang tidak bisa di ganggu gugat, aku tidak bisa merusak rumah tangga orang lain, aku tidak ingin ada karma buruk dalam kehidupanku. Romi, aku berharap, aku bisa menemukan pria yang telah memberiku gelang, aku berharap bisa bertemu dia lagi di aula itu, ini adalah kesempatanku untuk pergi ke London, aku ingin tau, seperti apa pria cengeng itu?, apa dia sekarang sudah menjadi pria yang berani."


" Jenni, kenpa kau begitu keras kepala, Jen, aku tau kau masih berharap bertemu dengan pria cengeng itu, tapi berhenti berharap yang tidak pasti, bagaimana kalau kau tewas sebelum bertemu pria cengeng yang ingin kau lihat?"


" Romi, aku percaya dengan takdir. Jika memang aku tidak bisa bertemu dengan pria itu, bagiku tidak masalah, aku berharap pria cengeng itu baik-baik saja, dan bisa menjaga dirinya berdiri."


Jenni memang ingin menyelidiki kasus korupsi, ia tidak bisa merusak rumah tangga orang lain, dan ia juga berharap bisa bertemu dengan pria cengeng yang selalu ada di ingatannya, memang ia tidak memiliki janji apa-apa dengan pria itu, bahkan nama pria itu saja Jenni tidak tau, tapi Jenni masih memiliki gelang yang pria itu berikan. Walaupun Jenni tidak pernah memakai gelang itu, ia hanya menyimpan gelang itu di dalam dompetnya, ia takut gelang itu patah atau hilang, untuk itu Jenni tidak memakai gelang itu. Pria itu adalah orang yang di tolong oleh Jenni, dan pria itu orang yang tidak menganggap Jenni Gadis aneh. Memang dengan kecerdasan Jenni dan memiliki seni beladiri di usia muda, tidak mudah untuk Jenni, banyak orang yang benci dan menganggap Jenni Gadis aneh. Mungkin mereka benci karena Jenni memiliki kecerdasan dalam hal apapun, bahkan hingga membuat keluarganya hancur. Romi yang mendengar jawaban dari Jenni, ia hanya menghela nafas berat. Walaupun Jenni belum pernah gagal dalam menyelidiki kasus korupsi, tapi sekarang Jenni bukan tandingan mereka, bahkan nyonya Lioni YX saja tidak bisa menemukan siapa orang yang selalu korupsi di kantornya, ia juga tidak ingin bertanya satu-persatu, karena tidak ada yang mengaku. Romi langsung mencoba untuk membujuk Jenni lagi, bagaimana pun juga Jenni adalah sahabatnya, ia tidak ingin Jenni kenapa-napa


" Jenni, tolong jangan pergi, aku mohon, dan berhenti berharap dengan pria tidak jelas itu."


" Aku tidak berharap, aku hanya ingin bertemu dengannya."


" Di kota yang luas, apa akan menemukan pria itu?, Jenni, kejadian itu sudah 15 tahun yang lalu, walaupun kalian berpapasan, kalian tidak akan mengenalinya."


" Aku yakin bisa mengenalinya, berhenti membujukku, aku tidak ingin melakukan kejahatan, aku dulu sudah pernah kehilangan Kakaku, jadi aku tidak ingin bayi dalam kandungan nona Lisa kehilangan ayahnya karena mereka bercerai, dan aku tidak ingin itu terjadi. Romi, aku tau kau adalah orang yang paling baik padaku, kau adalah orang yang paling peduli padaku, tapi ini keputusanku. Romi, setelah aku pergi ke London, tolong jaga adikku, dan jangan pernah katakan apa-apa kepada adikku, karena kau adalah orang terdekat adikku."


" Kau tidak perlu kuatir Jenni, aku pasti akan menjaga adikmu, dan akan sering datang ke sana, tapi berjanjilah kau akan baik-baik saja."

__ADS_1


" Maafkan aku Romi, aku tidak bisa berjanji, aku tidak tau, akan hidup atau mati."


__ADS_2