Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 162. Terharu


__ADS_3

Lisa masih terus saja menangis, ia sangat terharu dengan ucapan suaminya, yang sangat dewasa, hingga ia sampai di rumah. Lisa langsung turun dari mobil, sebelum supirnya membukakan pintu, karena ia melihat mobil suaminya yang sudah ada di bagasi rumah, lalu ia langsung berlari kecil masuk ke dalam di ikuti oleh Dandi yang dari tadi masih terus tersenyum, saat melihat nona mudanya menangis bahagia. Lisa melihat suaminya yang sedang mengambil ponselnya dari saku celana, ia terus berlari kecil hingga sampai di depan suaminya, Lisa langsung memeluk suaminya dengan erat sambil menangis


Hiks...hiks...hiks..


Ardi yang mendengar tangisan istrinya, ia bingun dan sangat kuatir, lalu ia langsung bertanya pada istrinya


" Mommy sayang, ada apa?, apa kau baik-baik saja?"


Lisa yang mendengar pertanyaan dari suaminya, ia hanya menjawab dengan menggeleng-gelengkan kepalanya, masih sambil memeluk suaminya dengan erat. Dandi sampai di depan tuan mudanya, lalu ia langsung menyapa tuan mudanya


" Sore tuan muda."


Ardi yang mendapat sapaan dari Dandi, ia langsung menjawab dengan anggukan kepala. Setelah itu Dandi langsung berjalan akan masuk kamar, tapi langkah kakinya terhenti saat tuan mudanya berbicara


" Dandi, apa yang terjadi pada nona muda?, apa kau tidak bisa menjaga nona muda dengan baik?"


" Saya menjaga nona muda dengan baik tuan muda."


Ardi yang mendengar jawaban dari supir istrinya, ia langsung emosi, karena Dandi tidak menjelaskan apa-apa, bahkan Dandi seperti sedang membela diri, apa lagi ia melihat istrinya menangis. Ardi langsung melepaskan pelukan istrinya, lalu ia langsung berjalan mendekati Dandi, ia langsung memegang kerah baju Dandi, dan langsung mengepalkan tangan kanan, ia akan melayangkan pukulan. Lisa yang melihat suaminya mengepalkan tangannya, ia buru-buru langsung memegang tangan kanan suaminya, lalu ia langsung berbicara


" Pih, ini bukan salah Dandi, Dandi tidak salah pih, aku hanya menangis bahagia."


Ardi yang mendengar ucapan dari istrinya, ia langsung melepaskan kerah baju Dandi, lalu ia langsung berbalik menatap istrinya, setelah itu ia langsung bertanya pada istrinya


" Bahagia karena apa mommy, jangan buat papih kuatir, cepat katakan?"

__ADS_1


Lisa langsung memegang kedua tangan suaminya, sebelum ia berbicara pada suaminya, ia langsung menyuruh Dandi untuk ke kamar


" Dandi, kau boleh istirahat."


" Baik nona muda, kalau begitu saya permisi dulu tuan muda, nona muda."


Dandi langsung berjalan ke arah kamarnya. Setelah Dandi pergi, Lisa langsung berbicara pada suaminya


" Pih, terimakasih karena sudah menjadi suami yang baik, dan setia pada mommy, mommy sangat bahagia, terimakasih selalu mengerti perasaan mommy yang selalu bersikap kanak-kanakan, dan selalu marah-marah pada papih, tapi papih tetap mencintai mommy, dan menyayangi mommy, mommy benar-benar sangat terharu, saat papih bersikap dingin pada wanita lain, sekali lagi mommy ucapkan terimakasih padamu pih."


" Mommy sayang, kenapa mommy mengatakan hal itu?, apa mommy sedang mengalihkan pembicaraan atas tangisan mommy?, mommy, tolong cerita kenapa menangis?"


" Pih, mommy menangis karena sangat terharu, karena papih selalu setia pada mommy, dan mommy juga hampir saja mengira papih memiliki wanita lain selain mommy, tapi ternyata papih tetap setia pada mommy."


Ardi yang mendengar ucapan istrinya, ia benar-benar masih tidak paham dengan ucapan istrinya, apa lagi istrinya selalu mengucapkan terimakasih, lalu ia langsung bertanya lagi pada istrinya


Lisa langsung menekan ponselnya, untuk mencari foto suaminya bersama wanita lain, lalu ia langsung menujukan foto itu pada suaminya


" Pih, ini fotonya."


Ardi langsung mengambil ponsel yang di serahkan istrinya, ia sangat terkejut, saat melihat foto-foto ia bersama Rahma, Gadis yang selalu mencintainya, lalu ia langsung mencoba menjelaskan pada istrinya, ia takut istrinya marah, walaupun istrinya mengatakan terimakasih, tapi istrinya tadi menangis


" Mommy, ini tidak seperti yang di pikiran oleh mommy, papih dan Rahma tidak memiliki hubungan apapun, selain memiliki hubungan kontrak kerja sama."


" Mommy tau pih, mommy sudah melihatnya, kalau papih sangat setia pada mommy, untuk itu mommy ucapkan terimakasih pada papih, karena sudah mengerti sikap mommy, dan selalu sayang pada mommy."

__ADS_1


" Mommy, dari mana mommy tau?, apa mommy diam-diam mengikuti papih?"


" Tidak pih, mommy menerima video dari nomer ponsel yang tidak di kenal, dan mommy juga menerima foto itu dari nomer yang tidak di kenal juga pih, coba saja papih buka WhatsApp mommy."


Ardi yang mendengar ucapan istrinya, ia langsung membuka pesan WhatsApp istrinya, ia juga tidak mengenali kedua nomer itu, tapi ia sangat bersyukur karena istrinya menerima video itu, Kalau tidak, mungkin ia dan istrinya akan bertengkar lagi, dan itu sudah pasti terjadi, apa lagi ia juga sudah paham dengan sikap istrinya yang selalu bersikap kanak-kanakan, lalu ia langsung bertanya pada istrinya


" Mommy, apa perlu melacak kedua nomer ini?"


" Tidak perlu pih, bagi mommy tidak penting, yang penting kita tidak memiliki salah paham lagi."


" Baiklah mommy."


Ardi langsung memeluk istrinya dengan erat sambil membelai rambut istrinya, walaupun ia sangat penasaran siapa yang mengirim video itu, tapi ia tidak bisa apa-apa, selain menuruti keinginan istrinya, baginya selama istrinya tidak salah paham, itu sudah cukup buat ia, tapi ia juga sangat penasaran siapa yang mengirim foto-foto itu


" Siapa sebenarnya yang mengirim foto-foto itu, dan tidak mungkin Rahma yang mengirim foto-foto itu, bahkan Rahma saja baru tau saat aku menjelaskan kalau aku sudah memiliki istri, pasti orang terdekat yang ingin membuat rumah tanggaku hancur, karena kalau ini ada kaitannya dengan pembisnis sepertinya tidak mungkin, tidak banyak yang tau kalau aku sudah menikah, sudahlah, jangan terlalu memikirkan hal itu, yang jelas aku dan istriku tidak bertengkar atas masalah ini." batin Ardi


Lisa yang di peluk oleh suaminya dengan erat, ia juga membalas pelukan itu, ia sangat bahagia, kebahagiaan yang sangat sempurna yang baru saja ia rasakan, karena suaminya mengakui kalau ia sudah memiliki istri, dan bahkan wanita itu menginginkan menjadi wanita simpanan, tapi ternyata suaminya tetap menolaknya, hingga membuat ia sangat terharu pada suaminya


" Kak, terimakasih selalu menjadi suami yang baik untuk aku, semoga kita tidak memiliki kesalah pahaman lagi, dan semoga saja tidak ada yang mengganggu rumah tangga kita lagi, semoga kita selalu bahagia seperti ini." batin Lisa


Lisa masih meneteskan air mata, entah kenapa rasa terharu itu masih saja ada dalam perasaannya hingga membuat ia terus meneteskan air mata. Ardi dan Lisa langsung melepaskan pelukannya. Ardi langsung menghapus air mata istrinya sambil berbicara


" Sudah jangan terus menangis, dan sampai kapanpun mommy adalah wanita satu-satunya di hati papih, jadi papih mohon, kalau terjadi foto-foto yang seperti ini, mommy jangan mudah percaya."


" Iya pih, mommy tidak akan mudah percaya."

__ADS_1


" Baiklah mommy sayang."


Ardi mengatakan itu, ia takut ada orang yang mengirimkan foto-foto rekayasa pada istrinya, dan membuat rumah tangga berantakan, jadi sebelum kejadian itu terulang lagi, ia langsung menasehati istrinya, agar tidak mudah percaya


__ADS_2