
Jenni yang mendengar jawaban dari tuan mudanya, membuat ia bingung, entah kenapa tuan mudanya tiba-tiba melarang ia untuk memanggil dengan panggilan saya, lalu ia langsung berbicara lagi pada tuan mudanya
" Tuan muda, saya tidak terbiasa untuk memanggil diri sendiri dengan panggilan aku di depan tuan muda."
Arga yang mendengar jawaban dari Jenni langsung tersenyum, lalu ia langsung berbicara lagi
" Baiklah, kalau kau tidak terbiasa berbicara di depanku dengan panggilan aku, mulai dari sekarang, aku akan selalu di belakangmu atau di sampingmu, agar kau memanggil dirimu dengan panggilan aku."
Jenni yang mendengar ucapan dari tuan mudanya, ia sangat bingung dengan pikiran tuan mudanya, lalu ia langsung berbicara di dalam hatinya
" Apa otak tuan muda eror, atau dia sakit, karena cintanya di tolak oleh nona Lisa." batin Jenni
Arga langsung memasang oksigen Jenni lagi, lalu ia langsung berbicara pada Jenni
" Jangan banyak bicara dulu, dan aku akan memanggil dokter Calista, untuk mengecek keadaanmu."
Arga langsung merogoh ponselnya, tapi tiba-tiba Jenni langsung menahan tangannya, lalu langsung melepaskan oksigennya, setelah itu ia langsung berbicara padanya
" Tuan muda, aku sudah baik-baik saja, aku tidak perlu di panggilkan dokter."
" Tapi Jen, kau masih sakit."
" Aku sudah baik-baik saja."
" Baiklah."
Arga langsung duduk lagi, setelah itu ia langsung berbicara lagi pada Jenni
" Jen, tapi kau harus janji, kau harus baik-baik saja."
" Baik tuan muda."
" Jen, kau belum menjawab pertanyaan dariku, di mana Sunmei berada sekarang?, tolong katakan?"
Jenni yang mendapat pertanyaan dari tuan mudanya, ia sangat bingung, lalu ia langsung berbicara di dalam hatinya
__ADS_1
" Apa tuan muda orang baik-baik, apa aku jujur saja, kalau aku adalah Sunmei." batin Jenni
Arga masih setia menunggu jawaban dari Jenni, ia memang ingin tau di mana Gadis itu berada sekarang, dan ia juga ingin tau, bagaimana kehidupannya setelah teragedi tragis yang menimpa keluarganya. Arga tau kalau Larissa Gurup kebakaran, tapi ia tidak tau apa-apa selain mendengar kebakaran itu, karena saat Larissa Grup kebakaran, Arga sudah pindah ke Indonesia, walaupun Arga ingin menatap disini, tapi karena nenek dari papahnya yang sakit-sakitan, membuat ia harus pindah ke Indonesia. Setelah berpikir, Jenni langsung bertanya pada tuan mudanya
" Tuan muda, apa alasan tuan muda ingin mencari Gadis itu?"
" Aku hanya ingin tau kehidupannya, tolong katakan, di mana sekarang Gadis itu Jen?"
Jenni yang mendengar jawaban dari tuan mudanya, ia memutuskan untuk jujur
" Tuan muda, aku adalah Sunmei."
Arga yang mendengar jawaban dari Jenni, ia tidak percaya, kalau Jenni adalah Sunmei Larissa, bagaimana mungkin tiba-tiba namanya berbeda, dan dari keluarga yang berbeda
" Jen, jangan berbohong, aku mohon, di mana Gadis itu?"
Jenni yang mendengar pertanyaan dari tuan mudanya, ia sangat bingung, kenapa tuan mudanya itu tidak percaya, lalu ia langsung menjawab pertanyaan dari tuan mudanya lagi
" Benar tuan muda, aku adalah Sunmei Larissa."
" Apa yang tuan muda ketahui tentang Sunmei?"
" Dia hanya menyukai baju berwarna putih, dan dia mengatakan kalau putih itu bersih."
" Lalu, tuan muda tidak percaya dengan pengakuan saya, karena saya selalu memakai baju warna-warni?"
" Iya, aku yakin Sunmei tidak akan memakai baju warna-warni, Sunmei akan selalu memakai baju putih."
Jenni yang mendengar jawaban dari tuan mudanya, ia langsung berbicara di dalam hatinya
" Itu dulu, sebelum aku mengganti namaku, sebelum aku menjadi miskin, tapi setelah aku menjadi miskin, aku tidak pernah memilih-milih pakaian, yang penting harganya pas di dompetku dan cocok di tubuhku, aku akan membelinya, karena aku sadar, aku bukan lagi orang kaya, aku hanya Gadis miskin, dan harus menjadi tulang punggung keluarga, aku harus bertanggung jawab atas kesalahanku di masa lalu, tuan muda, siapa sebenarnya kau, kenapa kau ingin mengetahui tentang masa laluku." batin Jenni
Arga yang melihat Jenni terus berpikir, ia langsung bertanya lagi pada Jenni
" Jen, di mana Sunmei?, tolong katakan."
__ADS_1
Jenni yang terus berbicara di dalam hatinya, ia pun sadar saat mendengar pertanyaan dari tuan mudanya lagi, lalu ia langsung menjawab pertanyaan dari tuan mudanya
" Tuan muda, aku sekarang menjadi orang miskin, mana mungkin aku akan selalu memakai baju putih bermerek, dan harganya jutaan, aku tidak sanggup untuk membelinya, tuan muda juga tau, aku adalah tulang punggung keluarga, jadi aku harus menghemat, yang penting aku bisa berganti-ganti pakaian, bagiku sudah cukup."
Arga yang mendengar penjelasan dari Jenni, memang sangat masuk akal, kalau kehidupan Sunmei berubah menjadi orang miskin, karena teragedi tragis yang menimpanya, tapi kenapa Sunmei mengganti namanya menjadi Jenni, dan menurut Arga, itu tidak masuk akal, apa alasannya mengganti namanya. Arga memutuskan untuk bertanya pada Jenni, apa buktinya kalau Jenni adalah Sunmei Larissa
" Kalau kau benar-benar Sunmei, apa yang bisa kau buktikan untuk meyakinkan aku?"
" Tuan muda, siapa yang mengganti pakaian saya, di situ ada dompetnya?"
" Iya ada."
Arga langsung menarik laci mejanya, lalu ia langsung mengambil dompet Jenni, setelan mengambil dompetnya, ia langsung bertanya pada Jenni
" Apa buktinya di sini?"
" Iya, di situ ada kalung nama, dan ada foto keluarga saat kecil, buka saja."
Arga langsung membuka dompet Jenni, ia langsung melihat foto kelurga, ia langsung menarik foto itu dari dalam dompet Jenni, di situ ada ibunya ayahnya dan kakanya, Sunmei, dan adiknya. Setelah itu Arga langsung membuka lipatan dalam dompetnya,ia melihat kalung bernama Sunmei Larissa, dan ada gelang pemberian dari ia, ia langsung mengambil gelang itu. Jenni yang melihat tuan mudanya, mengambil gelang dari pria cengeng, ia langsung berbicara pada tuan mudanya
" Tuan muda, tolong jangan lihat gelang itu, saya tidak menyuruh untuk mengambil gelang itu, gelang itu adalah pemberian dari seorang pria cengeng."
Arga yang mendengar kata-kata pria cengeng, ia sangat terkejut, ia tidak menyangka kalau Jenni adalah Sunmei Larissa. Arga langsung berdiri, lalu langsung memeluk Jenni yang masih terbaring, sambil memanggil Jenni
" Super girl."
Jenni yang mendengar panggilan tidak asing, ia langsung bertanya pada tuan mudanya
" Tuan muda, kenpa kau memanggilku dengan panggilan itu?"
Arga langsung melepaskan pelukannya, lalu ia langsung mengakui kalau yang memberikan gelang itu adalah ia
" Jen, yang memberikan gelang ini adalah aku, aku adalah pria cengeng yang pernah kau tolong."
Jenni hanya mengerutkan keningnya, ia tidak percaya kalau tuan mudanya adalah pria cengeng yang ia cari, memang dari sikapnya, tuan mudanya sangat cengeng, tapi gelang itu bersimbol LA, tidak ada kemiripan dari simbol gelang itu dengan tuan mudanya. Jenni langsung berpikir tentang simbol gelang itu
__ADS_1