Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 111. Jujur


__ADS_3

Intan sudah 2 hari di kamar, ia bahkan hanya merenung, sambil melihat foto-foto Yoga, sambil sesekali mengusap lembut pipi Yoga dalam foto itu


" Yoga, apa kau bahagia membuat aku menjadi seperti ini, apa kau benar-benar tidak memiliki rasa bersalah padaku sedikitpun?" batin Intan


Tidak lama ada ketukan pintu


Tok-tok


Intan yang mendengar ketukan pintu, ia langsung menyuruh masuk


" Masuk."


Ardi yang mendengar teriakan dari dalam, ia langsung masuk ke dalam hingga sampai di samping ranjang. Intan yang melihat Kaka sepupunya, ia langsung memeluk Kaka sepupunya yang masih berdiri, lalu langsung menangis sekencang-kencangnya dalam pelukan Ardi


Hiks.....hiks...hiks...


Ardi membelai rambut Intan dengan lembut


" Jangan menangis lagi, Kaka akan selesaikan masalah ini secepatnya, kau tenang saja."


" Apa Kaka akan memarahi Yoga?, aku mohon jangan marah Yoga kak, aku sangat mencintainya."


" Intan, aku tidak akan pernah marah pada Yoga, tapi aku, hanya ingin penjelasan dari Yoga."


" Baik kak."


Intan semakin mempererat pelukannya, suara tangisannya semakin pelan. Ardi masih terus memeluk adik sepupunya sambil terus membelai rambutnya. seharusnya hari ini, adalah hari pernikahannya, tapi Yoga yang membatalkan pernikahan itu begitu saja, Intan hanya bisa pasrah, tapi ia tidak pernah sedikitpun benci dengan Yoga, semua yang ada di pikirannya hanya cinta. Ardi juga tidak tau alasannya apa, kenapa sahabatnya begitu tega melakukan hal yang paling kejam, yang Ardi tau sahabatnya sangat mencintai adik sepupunya, tapi sekarang membatalkan pernikahan itu tanpa penjelasan yang tepat, kalau benar sahabatnya ingin membalas dendam, ia tidak percaya sama sekali dengan alasan sahabatnya, lalu ia langsung melepaskan pelukan adik sepupunya

__ADS_1


" Intan, kau tidak perlu menangis lagi, aku akan menanyakan alasannya pada Yoga."


Intan langsung memegang tangan kanan Kaka sepupunya


" Kaka, tolong jangan marahi Yoga."


" Aku hanya ingin alasan yang tepat, kenapa Yoga membatalkan pernikahan begitu saja, menurutku alasan itu tidak tepat."


" Baiklah kak."


Intan langsung melepaskan tangan Kaka sepupunya. Tidak lama ada suara ketukan pintu


Tok-tok


Ardi yang mendengar ketukan pintu, ia langsung menyuruh masuk


" Masuk."


" Ardi, ini memang bukan Yoga yang salah."


" Tante, lalu siapa yang salah Tante?, bukan'kah Yoga membatalkan pernikahan ini karena dia balas dendam terhadap Intan?"


" Bukan sayang, Tante akan menceritakan semuanya, kenapa Yoga membatalkan pernikahan itu begitu saja."


" Baiklah Tante."


" Dulu saat ibu kandung Intan masih Gadis, dia menyukai Herma, yang tidak lain adalah ayahnya Yoga, saat itu Veronica melakukan segala cara untuk mendapatkan hati Herman, tapi Veronica tetap tidak bisa mendapatkannya, hingga akhirnya, Veronica membuat bangkrut perusahaan ayahnya Yoga. Veronica berharap Herman akan memohon padanya, tapi dalam waktu sekejap, Herman bisa sukses kembali, hingga membuat Veronica sangat marah, lalu ia memberi obat pada air minum ibunya Yoga. Ibunya Yoga tidak mengetahui kalau air minumnya ada di obat, lalu ibunya Yoga langsung meminum air minum itu, setelah beberapa menit, dia langsung terkapar lemas, tidak lama asistennya Herman datang, dia langsung membawa ibunya Yoga pergi ke rumah sakit, ibunya Yoga memang sembuh, tapi tidak seperti semula, dia akan sering sakit-sakitan, tapi Herman masih tetap menikahi ibunya Yoga, dan Herman juga tau bahwa Veronica yang melakukan hal itu dari cctv, hingga Herman mencari keberadaan Veronica, tapi Herman tidak bisa menemukan Veronica, lalu ibunya Yoga juga melarang untuk memikat lanjuti kasus Veronica, mungkin itu kenapa Yoga membatalkan pernikahan kalian, mungkin Herman melarang Yoga untuk menikah denganmu, jadi di sini bukan salah Yoga, atau pun salah Intan."

__ADS_1


Setelah mendengar ucapan ibunya, Intan langsung memeluk ibunya dengan erat sambil menangis


Hiks....hiks....hiks....


Mey juga membalas pelukan anaknya, ia jelaskan semuanya, karena ia tidak ingin anaknya membenci Yoga, untuk itu ia jelaskan kesalah pahaman itu. Setelah mendengar ucapan dari Tantenya, Ardi hanya diam mematung, ia tidak pernah menyangka, kalau percintaan adik sepupunya dan sahabatnya itu terus saja memiliki masalah, dulu Intan yang tidak menyukai Yoga, setelah Intan menyukai Yoga, tapi sekarang harus di hadapan dengan masalah masa lalunya, bahkan masalah ini memang sangat menyakitkan, Walaupun Yoga tidak akan mungkin membenci Intan, tapi Ardi yakin kalau ayahnya Yoga, tidak merestui hubungan mereka berdua karena ada masalah dari masa lalu. Intan masih memeluk ibunya, rasanya benar-benar terpukul, bukan terpukul karena masa lalu ibunya, tapi ia terpukul karena Yoga yang menutupi masalah ini darinya, lalu Intan pun berpikir, munu Yoga rela di benci, dari pada dirinya harus mengetahui masa lalunya, kenyataan itu begitu menyakitkan, ia sangat bersyukur karena tidak membenci Yoga dan tidak mencaci maki Yoga saat itu. Intan dan Mey langsung melepaskan pelukannya. Intan memutuskan untuk berbicara pada ibunya


" Mamah, kenapa mamah tidak menceritakan ini padaku dari kemarin-kemarin, kenapa mamah tidak menjelaskan ini semua?, Yoga tidak pantas untuk di benci, kenapa Yoga menutupi ini semua dariku mah, hiks... hiks... Aku tidak menyangka, Yoga ternyata memang selalu memiliki sikap dewasa, aku pikir, dia sangat membenciku, tapi ternyata dia begitu mencintaiku hingga menutupi semua masa lalu ibuku."


Mey tidak menjawab ucapan anaknya, melainkan langsung menghapus air mata anaknya ia juga sangat sedih, bahkan ia juga sangat takut untuk menceritakan masa lalu ibunya, tapi ia tidak ingin terus saja menutupi kebenaran itu, ia tidak ingin anaknya membenci Yoga, untuk itu ia terpaksa menceritakan semuanya pada anaknya. Ardi langsung membelai rambut adik sepupunya. Intan langsung memeluk Kaka sepupunya lagi. Ardi juga membelas pelukan adik sepupunya, sambil berkata


" Sabar Intan, tolong jangan menangis lagi, aku yakin semuanya pasti baik-baik saja."


" Kak, kenapa semuanya selalu saja ada kaitannya dengan ibu kandungku, kenapa ibuku begitu jahat, jadi sebelum merusak rumah tangga mamah Mey, dia telah menghancurkan hati ibunya Yoga dan ayahnya Yoga."


" Sabar Intan, semuanya pasti baik-baik saja, aku akan mencoba menyelesaikan masalah ini."


" Kaka, aku mohon, aku ingn ikut, aku ingin minta maaf pada ayahnya Yoga dan Yoga secara langsung, dan aku juga tidak ingin Yoga menutupi ini semua padaku."


" Intan, kau tidak perlu ikut, aku akan menyelesaikan masalah ini sendiri, kau cukup istirahat saja, tidak perlu menangis lagi, kau harus percaya semuanya pasti baik-baik saja."


" tapi kak."


" Tidak perlu Intan, kau cukup di rumah saja, kau harus nurut sama aku, tolong dengarkan ucapanku."


" Baiklah kak, kau harus janji, segera menyelesaikan masalah ini."


" Aku janji akan segera menyelesaikan masalah ini, kau harus istirahat, kau tidak boleh memikirkan masalah yang sudah terjadi, mengerti?"

__ADS_1


" Aku mengerti kak."


" Baiklah."


__ADS_2