
Sudah 2 hari tentang perdebatan Jenni dan Arga. Jenni juga sudah pergi ke Tajima YX Grup. Arga sekarang sedang duduk dengan dua orang, dia adalah orang bayarannya, ia tidak ingin melibatkan masalah Lisa dengan Romi, ia tau Romi kemarin dan sekarang juga pergi lagi mengunjungi Sella, adik dari Jenni, untuk itu ia tidak ingin melibatkan masalah itu pada asistennya. Arga memang tidak akan menjebak Ardi dengan Gadis itu, kerena Gadis itu sedang ada pekerjaan di luar kota selama setengah bulan, ia sudah mengetahui itu dari informasi yang di dapat dari asisten pribadinya, untuk itu ia memutuskan dengan cara lain, satu-satunya cara hanya membunuh Ardi, agar mereka berpisah. Arga langsung berbicara pada orang bayarannya
" Saya minta kalian untuk buat rem mobil Ardi blong. Saya tidak minta untuk kau membunuhnya secara terang-terangan, ingat, jangan sampai ada cctv, kau harus selalu hati-hati, dan jangan sampai ada bekas sidik jari kalian, saya akan membayar kalian 3 kali lipat dari bayaran yang biasa kalian dapat."
" Baik tuan muda."
" Kau boleh pergi sekarang juga."
" Baik tuan muda."
Orang bayaran itu langsung berdiri, lalu langsung membukukan badan pada Arga, setelah itu mereka langsung pergi dari hotel itu. Setelah pergi, Arga langsung menyadarkan kepalanya di sofa, sambil terus mikirkan langkah yang ia ambil, langkah itu salah atau benar, ia juga tidak tau, yang jelas, ia masih mengingat jelas ucapan Gadis kecil itu
" Kau adalah seorang pria, kenapa kau cengeng dan takut dengan mereka?, bagaimana kalau sudah dewasa, Kalau kau mencintai seorang Gadis, lalu temanmu juga mencintai Gadis yang sama, apa kau akan diam saja?, tidak akan memperjuangkannya?, benar-benar pria yang paling bodoh, tentu semua orang akan berusaha untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, termasuk pria-pria nakal tadi, mereka ingin memukulimu, dan mereka jauh-jauh mengejarmu hanya untuk memenuhi keinginannya, yaitu memukulmu, ingat, kau seorang pria, kau tidak boleh lemah dalam hal apapun, karena wanita paling benci dengan pria yang terlalu lembut."
Kata itu masih terus terdengar di telinganya, bahkan ia mengejar cinta Lisa kembali, karena ia membenci Ardi. Ardi adalah pria yang pernah menyakiti hati Lisa, tapi Lisa begitu mudah memafkan pria itu, lalu ia ingat ucapan Gadis masa lalunya, membuat keyakinannya ingin mendapatkan Lisa menjadi menggebu-gebu, tapi ia juga bingung, apa ia salah atau benar mengambil langkah itu, ia belum pernah melakukan kejahatan kriminal sekalipun, bahkan ia juga tidak pernah memiliki kebencian terhadap siapapun itu, dan ini baru pertama kalinya, Arga membenci seseorang yaitu Ardi. Tidak lama Romi datang, dengan wajah yang sangat cemas. Romi memang sangat cemas semenjak Jenni pergi ke Tajima YX Grup, ia memiliki kecemasan yang luar biasa, mungkin karena Jenni adalah Gadis baik-baik, membuat Romi selalu memiliki kecemasan. Romi melihat tuan mudanya, ia langsung menyapa tuan muda sambil membukukan badan
__ADS_1
" Siang tuan muda."
" Iya siang juga Romi, bagaimana keadaan Sella?"
" Sella tidak pernah ada perubahan tuan muda, tapi tuan muda tidak perlu kuatir, Sella kondisinya masih di bilang baik-baik saja."
" Baguslah kalau keadaan Sella baik-baik saja."
Romi yang mendengar jawaban dari tuan mudanya, ia hanya menganggukkan kepalanya, tapi perasanya tidak bisa di bohongi, ia melihat tuan mudanya yang sangat kuatir, entah apa yang ada dalam pikiran tuan mudanya, hingga tuan mudanya memiliki kekutiran, tapi ia tidak ingin bertanya pada tuan mudanya, ia tidak ingin menjadi masalah. Setelah mengatakan itu, Arga hanya diam, entah kenapa ia memikirkan Gadis itu, ia merasa rindu dengan Gadis itu, tapi ia tidak tau Gadis itu ada di mana, bahkan saat ia kuliah di luar negeri, ia sempat mencari tentang informasi Gadis itu, tapi Gadis itu seperti di telan bumi, tidak ada satu informasi yang ia temukan, entah kemana perginya. Arga langsung mengambil ponselnya, ia langsung menekan tombol ponselnya, untuk membuka Galeri, lalu ia langsung melihat foto ia dengan Gadis itu, tiba-tiba saja ia yang memiliki kekuatiran langsung tersenyum, lalu langsung berbicara dengan foto di ponselnya
Romi yang mendengar ocehan tuan mudanya, ia hanya mengerutkan keningnya, ia sangat penasaran, siapa orang yang tuan mudanya maksud, apa lagi tuan mudanya mengatakan pria cengeng, ia semakin penasaran dengan masa kecil tuan mudanya
" Apa tuan muda dulu cengeng?, kalau tuan muda cengeng memang sangat wajar, dia juga memang pria baik dan ramah, tapi semenjak tuan muda mengetahui nona Lisa menikah dengan mantan kekasihnya, aku tidak mengenal sosok tuan muda, tuan muda menjadi lebih dingin, pikiran dan hatinya hanya memikirkan nona Lisa. Jelas-jelas keluarga Argantara tidak menyukai kekerasan, atau pun memaksa, tapi tuan muda akan melakukan apapun hanya untuk nona Lisa, aku bersyukur, karena Gadis ulat itu pergi ke luar kota, kalau tidak, mungkin tuan muda sudah menyuruhku untuk menjebak mereka, aku juga tidak ingin merusak rumah tangganya seperti Jenni. Aku tidak ingin melakukan kejahatan hanya untuk uang, aku ingin mengikuti jejak Jenni." batin Romi
Romi memang tidak mengetahui kalau tuan mudanya telah mengirimkan orang bayaran untuk membuat Ardi kecelakaan, karena ia baru saja pulang dari rumah Sella. Arga melihat asistennya, berdiri sambil terus berpikir, ia langsung bertanya pada asistennya
__ADS_1
" Apa yang kau pikirkan Romi?"
" Tidak ada tuan muda."
" Lalu kenapa kau seperti memikirkan sesuatu?, jangan coba-coba untuk berbohong."
Romi yang mendengar ucapan dari tuan mudanya, ia sangat kesal, ia memang orang yang tidak bisa menyembunyikan apa yang ia pikirkan, pasti kalau ia sedang berpikir, tuan mudanya akan tau, tapi kalau ia jujur, ia yakin tuan mudanya akan sangat marah, lalu ia langsung menjawab ucapan dari tuan mudanya, dengan berbohong
" Saya, memikirkan Jenni tuan muda."
" Kau itu sangat aneh, kau selalu saja menghawatirkan Jenni."
Romi yang mendengar ucapan dari tuan mudanya, ia hanya diam, ia tidak bisa menjawab ucapan dari tuan mudanya. Arga juga yang mendengar kata Jenni, membuat ia juga ikut memikirkan Gadis itu, Gadis yang menurut Arga unik
" Jenni, apa kau akan baik-baik saja?, seandainya kau tidak mengancamku, aku tidak akan pernah mengirimu ke Tajima YX Grup, aku juga sangat tidak tega, apa lagi kau adalah seorang Gadis, kalau kau kenapa-napa, aku tidak akan pernah memafkan diriku sendiri. Jenni, aku harap kau bisa menjaga dirimu dengan baik." batin Arga
__ADS_1
Arga terus saja berpikir, ini baru pertama kalinya Arga kuatir dengan seorang Gadis yang bukan siapa-siapa, mungkin ia juga menaro simpati pada Jenni, hanya saja, ia tidak menyadari hal itu