Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 187. Ingin lebih dari sahabat


__ADS_3

Jenni masih terus diam, ia masih bingung dengan simbol LA di gelang itu, nama tuan mudanya adalah Arga Yx, sedangkan gelang itu LA. Arga masih diam, ia bingung kenapa Jenni hanya diam saja. Setelaha lama berpikir, akhirnya Jenni mengetahui simbol LA, ia baru ingat, singkatan dari LA adalah Lioni Arga, itu adalah nama ibu dari tuan mudanya dan nama tuan mudanya, lalu Jenni langsung berbicara pada tuan mudanya


" Tuan muda, jadi LA itu adalah Lioni Arga."


Arga yang mendengar ucapan dari Jenni, ia langsung tersenyum, lalu langsung menganggukkan kepalanya. Arga langsung memeluk Jenni lagi. Jenni juga membalas pelukan dari tuan mudanya, kini ia menemukan jawabannya, kenpa trauma di masa lalunya tidak kambuh, karena tuan mudanya adalah pria yang bersamanya saat kecil. Arga langsung berbicara pada Jenni


" Cepat sembuh, aku ingin mengajakmu ke tempat kita awal bertemu, dan ke tempat-tempat yang lainnya."


" Iya tuan muda."


" Sunmei, berhentilah memanggilku tuan muda, panggil saja aku Arga."


" Tuan muda, tolong jangan panggil aku dengan nama Sunmei lagi, aku sangat membenci nama itu."


" Oh maaf Jen, tapi apa yang membuatmu membenci namamu sendiri?"


" Karena nama itu, telah membunuh semua keluargaku."


Setelah mengatakan itu, Jenni langsung memeluk tuan mudanya dengan erat, lalu ia langsung menangis di pelukan tuan mudanya, tapi tangisannya ia tahan, hanya isakan kecil yang ia keluarkan. Arga tidak tau apa yang terjadi pada keluarga Larissa, hingga Sunmei membenci namanya sendiri, dan mengganti namanya menjadi Jenni. Arga langsung berbicara pada Jenni


" Menangislah Jen, jangan kau tahan, aku tau kau selalu tegar dan pura-pura kuat, jangan pernah pura-pura tegar di depanku Jen."


Jenni yang mendengar ucapan dari tuan mudanya, ia langsung menangis sekencang-kencangnya

__ADS_1


" Hiks...hiks...hiks...hiks...hiks....hiks..., kau kemana saja, kenpa tidak mencariku, saat aku berpura-pura tegar dan selalu mencoba tersenyum, kau tidak ada di sampingku, dulu kau pernah bilang, kalau sudah dewasa kau yang akan menjagaku, bukan aku yang menjagamu, tapi di saat aku membutuhkan orang untuk bersandar, kau tidak pernah ada, hiks...hiks.."


Dulu Arga memang pernah mengatakan, kalau ia akan menjaga Sunmei setelah mereka dewasa, walaupun ia tidak pernah berjanji, tapi ternyata Sunmei masih mengingat semua pembicaraannya saat kecil, lalu Arga langsung minta maaf pada Jenni


" Maafkan aku Jen, aku sudah pernah mencarimu, tapi aku tidak pernah menemukan informasimu, sekali lagi aku minta maaf Jen."


Jenni hanya menjawab dengan anggukan kepala. Arga langsung melepaskan pelukannya, lalu ia langsung meninggikan bantal Jenni, agar Jenni duduk. Setelah membantu Jenni duduk, ia langsung duduk di samping ranjang, lalu langsung memeluk Jenni lagi sambil mengelus pucuk kepalanya yang masih di perban, hingga ia juga ikut menangis, kehidupan Gadis yang selama ini ia cari begitu menyedihkan, ia tidak pernah menyangka, Gadis yang selalu tersenyum saat berbicara itu adalah Sunmei, kalau saja ia tau, Jenni adalah Sunmei, mungkin Jenni tidak akan menjadi seperti. Jenni juga tetap membalas pelukan dari tuan mudanya, ia masih menangis. Selama ini Jenni selalu mencoba untuk tegar, walaupun kehidupannya sangat menderita, ia selalu tersenyum saat berbicara, tapi kali ini, air matanya langsung tumpah, setelah mengetahui tuan mudanya adalah pria yang ia cari. Jenni langsung berbicara lagi pada tuan mudanya


" Kau tau, aku kesini hanya ingin mencarimu, aku ingin sekali bisa bertemu sebelum aku mati, aku tidak berharap aku bisa selamat dari penyelidikan kasus ini, tapi aku berharap bisa bertemu denganmu, hiks...hiks.."


" Maafkan aku Jen, kenpa kau tidak memakai gelanga dariku Jen?, atau kau memakai kalungmu, agar aku bisa mudah mengenali identitasmu."


" Aku tidak ingin memakai gelang darimu, karena aku takut gelang itu hilang, dan aku tidak bisa bertemu denganmu."


Arga yang mendengar jawaban dari Jenni, ia semakin sedih, sebegitu pentingnya'kah ia hingga Jenni diam-diam mencari ia selama di London, dan begitu bodohnya, ia tidak bisa mengenali kepribadian Jenni, kalau Jenni adalah Sunmei, jelas-jelas dari sikap dan perilaku Jenni seperti Sunmei, tapi ia begitu bodoh masih tidak mengenalinya. Jenni langsung melepaskan pelukannya, bagaimana pun juga yang ia peluk sekarang adalah atasannya, dan sekarang ia hanya seorang bawahan, ia tidak pantas terus memeluknya, setidaknya ia sudah mengeluarkan unek-unek yang selama ini ia pendam, lalu ia langsung minta maaf pada tuan mudanya


Arga yang mendengar ucapan dari Jenni, ia langsung menarik Jenni kedalam pelukannya lagi, lalu ia langsung menjawab ucapan dari Jenni


" Berhentilah memanggilku tuan muda, kita dulu adalah sahabat, panggil aku Arga."


" Tidak bisa, bagaimana pun juga aku adalah bawahanmu."


" Apa mau aku pecat?"

__ADS_1


" Kebiasaan buruk, kau pasti selalu saja mengancamku, lalu apa aku bisa menjadi sahabatmu lagi?"


" Jen, aku tidak ingin menjadi sahabatmu lagi, tapi aku ingin kita lebih dari sahabat, aku menginginkan itu Jen, maafkan aku, aku tidak bisa mengenalmu, aku menyayangimu."


Entah apa yang ada di dalam pikiran Arga, tiba-tiba saja Arga langsung mengatakan tidak ingin lagi menjadi sahabatnya, ia hanya ingin lebih dari sahabat. Jenni yang mendengar tidak ingin menjadi sahabat, dan ingin lebih dari sahabat, ia langsung menyimpulkannya di dalam hatinya


" Mungkin maksud tuan muda ingin aku menjadi kekasihnya?, tapi tidak mungkin, aku dan tuan muda sekarang seperti langit dan bumi, dan aku juga tau, tuan muda sangat mencintai nona Lisa, aku tidak ingin hanya menjadi wanita pengobat kesepiannya, dan tidak mungkin juga langsung menjalin hubungan, setelaha tidak bertemu bertahun-tahun lamanya." batin Jenni


Arga yang belum mendengar jawaban dari Jenni, ia langsung berbicara lagi pada Jenni


" Jen, aku ingin lebih dari sahabat, aku tidak ingin menjadi sahabatmu lagi."


Jenni yang mendengar ucapan dari tuan mudanya, ia pun sadar dari lamunannya, lalu langsung melepaskan pelukannya, setelaha itu ia langsung bertanya pada tuan mudanya


" Maksudnya apa?"


Arga langsung memegang kedua tangan Jenni, lalu ia langsung berbicara pada Jenni


" Jen, aku ingin menjadi kekasihmu, aku ingin kita mengenal lebih dekat satu sama lain, apa lagi kita sudah tidak bertemu bertahun-tahun, jadi biarkan aku menjadi kekasihmu, untuk mengenalmu."


" Kenapa tidak bersahabat saja untuk saling mengenal?, bukan'kah sahabat lebih dari cukup?"


" Jen, aku tidak ingin menjadi sahabatmu lagi, aku tau, aku pria cengeng menurutmu, tapi aku akan berusaha menjadi dewasa, aku akan berusaha menjadi yang kau inginkan, biarkan aku yang akan selalu menjagamu sekarang, aku memang sangat menyayangimu."

__ADS_1


" Bagaimana bisa kau mengatakan sayang padaku?, sedangkan kita sudah sering bertemu sebelumnya?, kita sudah saling mengenal sebagai atasan dan bawahan, tapi kau mengatakan sayang padaku baru sekarang, bukan'kah itu sangat tidak masuk akal?"


" Jen, tolong beri aku kesempatan untuk menjadi kekasihmu, jangan kau tolak seperti karyawan-karyawan yang ada di kantorku, kau selalu saja menolaknya."


__ADS_2