Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 57. Dia bukan anak kandungku


__ADS_3

3 Hari berlalu setelah Lisa pulang. Sekarang datang seorang ibu para baya cantik dengan kaki yang jenjang memasuki rumah kediaman Ardian dengan amara yang dirinya tahan dari kemarin-kemarin karena mendengar anak yang belum pernah dirinya marahi itu berbuat ulah, ibu paru baya itu bernama Mey adik kandung dari Mirna, dirinya sudah tidak pernah kembali lagi ke Indonesia semenjak menikah dengan Rangga, ini pertama kalinya lagi dirinya mengijakan kaki di kediaman Mirna setelah 7 tahun berlalu. Mey langsung mendekati Mirna yang sedang melamun hingga dirinya sampai di samping Mirna


" Kaka."


Mirna pun menoleh ke suara tersebut lalu dirinya langsung berdiri dan langsung memeluk adiknya


" Mey, kenapa tidak bilang kalau mau ke rumah, Kaka bisa jemput di Bandara."


" Tidak apa-apa kak."


Mirna dan Mey berpelukan sangat lama karena keduanya sangat rindu, apa lagi semenjak Mey menikah lagi dan tidak pernah kembali lagi ke rumah Mirna setelah 7 tahun lamanya. Mirna dan Mey lalu melepaskan pelukannya


" Kaka, aku benar-benar minta maaf atas kesalahan Intan, seharusnya aku menutupi bangkai, seharusnya aku dari dulu jujur padamu Kaka, sekali lagi aku minta maaf."


" Apa maksudmu Mey, lebih baik kau duduk dulu tidak perlu langsung membicarakan masalah pribadi."


Mirna dan Mey pun lalu duduk, tapi perasaan Mirna salah mengartikan tentang Intan, tapi dirinya takut adiknya memiliki masalah dengan suaminya yaitu Rangga, bagaimana pun juga usia Rangga dan Mey berbeda sangat jauh selisih mereka 9 tahun dan Rangga lebih muda dari Mey. Tidak lama Intan pulang dari rumah sakit, dirinya melihat ibunya dan Tante yang duduk lalu langsung menyapa


" Sore mah, sore Tante."

__ADS_1


" Sore juga Intan."


" Sore juga."


Intan sedikit bingung kenapa ibunya itu datang ke rumah ini, apa lagi dengan jawaban suara yang sangat dingin hanya mengucapkan sore juga, ibunya itu tidak pernah sedingin itu, ini adalah pertama kalinya ibunya itu tidak memanggil sayang pada dirinya. Intan pun langsung duduk di samping ibunya dengan raut wajah yang sangat bingung apa lagi ibunya juga masih duduk saja, tidak memeluk dirinya, perubahan sikap dan suara itu sangat berbeda menurut Intan, lalu dirinya memutuskan untuk bertanya karena takut ibunya itu memiliki masalah


" Mamah, apa mamah baik-baik saja?"


" Menurutmu?"


" Apa maksud mamah?"


Mey langsung mengambil foto-foto yang dulu dirinya ambil dari ponsel Intan. Foto itu adalah fota Ardi bersama Intan, tapi Mey dulu sudah melihat rekaman video yang di rekam oleh Yoga, tapi rekaman itu dirinya hapus untuk melindungi Intan, orang yang dirinya anggap sebagai anak kandungnya sendiri. Mey langsung melempar foto itu pada Intan. Intan dan Mirna mengambil foto-foto yang di lempar Mey. Wajah Mirna yang awalnya kuatir pada adiknya sekarang wajahnya langsung berubah menjadi kecewa setelah melihat foto-foto Intan dan Ardi


Tubuh Mirna sudah mulai gemetar karena anak satu-satunya melakukan hal yang menurut dirinya tidak pantas karena mereka adalah sepupu. Mey menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan kasar, ternyata Kakanya saja salah paham dengan foto itu, apa lagi istrinya Ardi pasti sangat kecewa dan sangat marah melihat foto-foto itu


" tenang Kaka, Ardi tidak melakukan ini, ini hanya foto tidak benar adanya kak."


" Lalu apa ini?, tolong jelaskan Mey."

__ADS_1


Mirna langsung meneteskan air mata rasanya benar-benar sangat kecewa, lalu dirinya juga berpikir Lisa menangis kemungkinan besar karena melihat foto-foto yang dirinya pegang sekarang


" Kaka, ini adalah ulah Intan, ini bukan kesalahan Ardi."


Mirna pun melirik ke arah Intan. Intan benar-benar sangat kecewa kalau ibunya itu ternyata tau tentang hal itu


" Intan cepat jelaskan pada Tante! Kau yang membikin masalah kenapa diam! Seharusnya aku tidak pernah memanggapmu sebagai anak kandungku, harusnya aku saat itu membuangmu di panti asuhan!"


Intan tidak mengerti kenapa ibunya hingga begitu pada dirinya karena ibunya tidak pernah bilang apa pun pada dirinya dan hari ini adalah pertama kalinya ibunya itu membentak dirinya. Mirna langsung melirik ke arah adiknya, dirinya tidak mengerti apa yang di maksud oleh adiknya lalu Mirna memutuskan untuk bertanya


" Apa maksudmu Mey?"


Mey tidak menjawab pertanyaan Kakanya, dirinya langsung meneteskan air mata rasanya sangat sakit saat mengingat kejadian 22 tahun yang lalu, dirinya memendam rasa sakit itu seorang diri tanpa siapapun yang tau, saat itu dirinya juga sedang mengandung, tapi ternyata suaminya memiliki wanita simpanan yang tak lain adalah teman sendiri, dulu Mey mengenalkan Veronica pada suaminya karena suaminya sedang membutuhkan asisten pribadi, sedangkan asisten pribadi yang dulu perempuan untuk itu Mey mengenalkan Veronica yang membutuhkan pekerjan, tapi ternyata suaminya itu berselingkuh dengan Veronica, bahkan usia kandungan dirinya hanya berbeda 2 minggu dengan Veronica. Mey yang terus terpuruk dengan keadaan itu hingga stress membuat kandungan dirinya keguguran, setelah keguguran dirinya mengenal seorang dokter muda yang bernama Rangga. Rangga terus saja menyemangati Mey hingga Mey bangkit dari ketepurukan dan dirinya memutuskan untuk mengejar karirnya kembali menjadi seorang model di perusahaan XI, ternyata pemilik perusahaan itu adalah Rangga, di situ akhirnya kisah mereka di mulai, walaupun Mey saat itu masih mencintai suaminya yang sudah meninggal karena kecelakaan sedangkan Veronica meninggal saat melahirkan Intan, mungkin menerut Mey itu adalah karma untuk orang-orang yang sudah berhianat pada dirinya, lalu Rangga menasehati Mey agar mengambil anak dari simpanan suaminya karena anak itu tidak bersalah, Mey mengambil Intan, dirinya membesarkan Intan seorang diri selama 14 tahun karena dirinya belum siap membuka lembaran baru, tapi karena pengorbanan Rangga yang selalu ada untuk dirinya selama 14 tahun akhirnya dirinya menerima Rangga untuk menjadi suaminya. Rangga juga orang yang menasehati Mey agar menganggap Intan sebagai anak kandungnya agar tidak seperti ibunya yang merusak rumah tangga orang, tapi apa sekarang bahkan Intan seperti ibu kandungnya yang baru saja merusak rumah tangga Kaka sepupunya, Mey benar-benar kecewa, tidak seharusnya dirinya merahasiakan siapa ibu kandung Intan agar Intan itu sadar kalau dirinya bukan siapa-siapa di keluarga ini, dia hanyalah anak simpanan dari mantan suaminya dulu, dirinya pikir selama dirinya menganggap Intan sebagai anak kandungnya tidak akan pernah seperti ibunya, tapi di luar dugaan Mey ternyata Intan sama saja seperti ibu kandungnya. Mirna yang melihat adiknya menangis dirinya pun bertanya lagi pada adiknya karena dirinya tidak mengerti maksud adiknya


" Mey, apa maksudmu?"


" Kak, Intan bukan anak kandungku, aku memang saat itu sedang hamil, tapi janin dalam kandunganku keguguran."


" Lalu Intan anak siapa?"

__ADS_1


" Dia adalah anak dari wanita simpanan mas Rudi."


Rudi adalah suami Mey yang sebelumnya. Rumah tangga Mey awalnya baik-baik saja sebelum Mey mengenalkan temannya yang bernama Veronica. Veronica menjadi orang ketiga dalam rumah tangga dirinya, yang awalnya dirinya menganggap Veronica adalah wanita baik-baik, tapi dengan sadisnya Veronica menjadi orang ke tiga dalam rumah tangganya


__ADS_2