Istriku Mantanku

Istriku Mantanku
BAB 159 Romi dan Jenni


__ADS_3

Rahma terus saja meneteskan air mata, ia sangat tidak menyangka Kalau Ardi akan menolaknya lagi, entah harus dengan cara apa, lagi-lagi Ardi menolaknya. Jelas-jelas Rahma tidak meminta yang lebih, ia hanya meminta menjadi wanita simpanan, tapi sama sekali tidak ia dapatkan


" Ardi, kau memang pria kejam." batin Rahma


Setelah berpikir, ia juga pergi dari situ, ia juga tidak ingin menjadi pusat perhatian banyak orang. Sedangkan di sebrang sana, dari tadi melihat Ardi dan Rahma, bahkan mereka mengambil beberapa foto Ardi dan Rahma, awal yang sangat baik bagi mereka, awalnya mereka akan melakukan seperti yang di suruh oleh tuan mudanya, tapi tidak di sangka, adegan tadi mempermudah mendapatkan foto-foto Ardi yang di minta oleh tuan mudanya. Dia adalah Romi dan Jenni, awalnya mereka berdua akan melakukan sesuai yang tuan mudanya perintahkan, tapi nasib baik berpihak pada mereka berdua, hingga mereka mendapatkan bukti yang cukup bagus. Romi langsung mengirimkan foto-foto tersebut pada tuan mudanya, setelah mengirimkan foto-foto itu ia langsung berbicara dengan Jenni


" Jen, tugas kita selsai."


" Iya Romi, tugas kita memang selsai, tapi jika sampai foto itu membuat rumah tangga mereka hancur, kita sangat dosa besar, dan itu membuat aku tidak tenang Romi."


" Tenanglah Jen, Kalau sampai kita di pecat oleh tuan muda, bagaimana?, ingat, kau juga membutuhkan pekerjaan ini untuk mengobati adikmu, dan aku juga butuh pekerjaan ini, untuk memenuhi kebutuhan kekasihku, jadi sudahlah, tidak perlu berpikir seperti itu, sekarang mencari kerjaan itu susah, apa lagi dengan pendidikan kita yang hanya lulus SMA, bagaimana kita mencari pekerjaan lain?"


" Rom, kita memang sangat membutuhkan pekerjaan, tapi kita tidak harus melakukan kejahatan, dan menurutku, tuan muda itu sangat tidak waras, kenpa tuan muda ingin merusak rumah tangga orang lain, memang istri dari Setiawan Grup itu seperti apa?, sampai tuan muda sangat tergila-gila, apa dia cantik?, bukan'kah pria tadi itu sangat tampan, dan biasanya jarang sekali pria tampan memiliki istri yang cantik, kebanyakan yang cantik itu dengan yang jelek, dan yang jelek dengan yang cantik, tidak semuanya cantik dengan yang tampan."

__ADS_1


Jenni berbicara seperti itu, karena ia belum mengetahui wanita yang di cintai tuan mudanya, ia biasanya di tugaskan untuk menyelidiki kasus korupsi, karena ia adalah seorang wanita, jadi ia belum pernah tau wanita seperti apa yang di cintai tuan muda. Jenni juga berbicara seperti itu, Karena yang di lihat Jenni kebanyakan kalau tampan dengan yang jelek, dan yang cantik juga dengan yang jelek, dan itu hampir mereta yang di lihat oleh Jenni, apa lagi dari Setiawan Grup tadi sangat tampan, jadi tidak mungkin memiliki istri seperti bidadari. Romi yang mendengar ocehan dari Jenni, ia langsung berdecak kesal


" Kalau punya mulut itu di jaga Jen, kau tau?, karena gadis itu, tuan muda melanjutkan kuliah di luar negeri dulu, tuan muda ingin melupakan gadis itu, tapi ternyata semua sia-sia, tuan muda tetap mencintai gadis itu hingga 5 tahun berlalu, gadis itu memang memiliki aura dingin, bahkan dulu dia menjadi dokter di rumah sakit Harapan, tapi dia sudah mengundurkan diri, kalau tidak salah sekitar 6 bulan yang lalu."


" Kenapa dia mengundurkan diri?, apa ada masalah?"


" Tidak tau, apa alasannya, yang aku tau, sekarang dia sedang hamil, bahkan dia juga mengikuti olahraga semester di rumah sakit Hardika."


Jenni yang mendengar ucapan dari mulut temannya, ia sangat kesal, saat mendengar dia sedang hamil, lalu ia langsung berbicara


" Sudahlah Jen, sudah terlanjur, buktinya sudah aku kirim pada tuan muda."


Jenni yang mendengar ucapan Romi, ia hanya menghela nafas berat, ia sangat tidak menyangka kalau harus merusak rumah tangga orang lain hanya untuk uang, ia memang sangat membutuhkan uang, untuk pengobatan adiknya, tapi ia tidak menyangka kalau tuan mudanya menyuruh ia menjadi aneh-aneh, ia adalah penyelidik kasus korupsi di kantor, tapi ia tidak menyangka kalau harus terseret dalam kasus perusak rumah tangga orang lain, lalu Jenni meminta Romi untuk menunjukkan foto wanita itu

__ADS_1


" Rom, apa kau memiliki foto wanita itu?"


" Tentu saja ada, aku mengikuti Instagram nya."


Romi langsung menekan ponselnya, ia langsung mencari Instragram milik Lisa, lalu ia langsung menujukan foto Lisa pada Jenni


" Kau lihat ini, ini adalah foto wanita yang tuan muda cintai."


Jenni langsung mengambil ponsel milik Romi, ia langsung melihat foto itu, bahkan ia juga melihat beberapa foto Lisa, setelah selesai ia langsung memberikan ponselnya pada Romi lagi sambil berbicara


" Tidak heran kalau tuan muda sangat tergila-gila, gadis itu memang sangat cantik, bahkan senyumannya, bikin siapa saja tergoda padanya, tapi bukan berarti harus merusak rumah tangga orang lain juga. Oh tuan, jangan sampai kau mengutukku karena sudah melakukan kejahatan yang sangat patal."


Jenni memang baru pertama kali melakukan kejahatan yang luar biasa menurutnya, biasanya di kasus korupsi, ia hanya tipu-menipu saja, tapi kali ini, ia benar-benar melakukan kejahatan yang di luar dugaannya, tapi mau bagaimana lagi, ia juga sangat membutuhkan uang, termasuk Romi. Romi juga sebenarnya tidak enak hati, rasa bersalahnya sangat besar jika sampai rumah tangga mereka berantakan, tapi tidak ada pilihan lain, selain menuruti perintah tuan mudanya, kalau tidak, ia akan di pecat, sedangkan mencari pekerjaan sekarang sangat sulit, untuk itu ia hanya bisa menuruti perintah dari tuan mudanya

__ADS_1


" Tuhan, tolong ampuni kesalahanku, aku melakukan ini hanya terpaksa, aku tidak ingin kehilangan Ica, kalau sampai di pecat, Ica pasti akan meninggalkan aku." batin Romi


Ica adalah kekasihnya Romi. Romi sangat mencintai gadis itu, bahkan ia rela melakukan pekerjaan apapun agar ia bisa membelikan barang-barang untuk Ica, dan kalau sampai ia tidak bisa menurutinya, Ica akan marah, dan akan bersikap dingin padanya, untuk itu, ia sebisa mungkin melakukan apapun untuk mendapatkan uang, selama uang itu tidak dari perbuatan kejahatan, tapi kali ini ia harus melakukan kejahatan atas perintah dari tuan mudanya, ia tidak bisa menolak, ia takut tuan mudanya memecatnya. Jenni hanya diam, perasaannya sangat tidak nyaman, andaikan saja ada pekerjaan lain, ia tidak ingin melakukan kejahatan itu. Walaupun Jenni belum mendengar cekcok rumah tangga mereka, ataupun berpisah, karena baru saja mengirim pesanya tadi, tapi tetap saja, pikirannya merasa tidak nyaman, rasa bersalah itu sangat besar di hatinya, mungkin karena ia tidak pernah melakukan kejahatan, untuk itu, rasa bersalahnya sangat besar, tidak seperti orang yang sudah biasa melakukan kejahatan, ia benar-benar sangat bersalah


__ADS_2