Jangan Renggut Kebahagiaanku!

Jangan Renggut Kebahagiaanku!
Rencana Rio & Becca


__ADS_3

Setelah acara di bubarkan, Becca dan Naku pun pergi keluar gedung. Di mana sudah ada sebuah mobil yang terpakir di dekat mobil Becca. Mata Naku langsung berubah, lantaran dia hapal betul dengan plat nomor mobil tersebut.


"Om Rio? Kok dia bisa ada di sini?" ucap Naku, melirik ke arah Becca.


"Nanti Mommy ceritakan di rumah, sekarang kamu pulang duluan sama Pak supir ya," ucap Becca mengelus dari pundak sampai lengan anaknya.


"Kenapa aku di suruh pulang duluan, terus Mommy mau kemana? Jangan bilang Mommy sama Om Rio---"


"Ada yang harus Mommy selesaikan sama Om Rio, jadi untuk hari ini saja izinkan Mommy pergi sama Om Rio. Mommy mau melihat kondisi wanita itu, Mommy takut jika sesuatu terjadi padanya. Apa lagi kondisi Daddymu dalam keadaan marah seperti itu. Kamu paham 'kan, apa yang Mommy bicarakan saat ini?"


Becca berusaha untuk menjelaskan pada Naku secara hati-hati dan juga lembut, agar anaknya itu bisa mengerti apa yang ingin dia sampaikan.


Rio yang melihat Becca seperti sedang berbicara sama Naku, dia pun segera turun dari mobilnya dan langsung menghampiri mereka.


"Maaf, kalau kedatangaku membuatmu kurang nyaman. Om ke sini, bukan karena Om sengaja mengikuti kalian. Hanya saja, Om dan Mommymu memiliki urusan yang cukup besar. Setelah urusan kami selesai, Om janji. Om akan menceritakan semuanya padamu, bersama Mommymu. Bisakah Om membawa Mommymu untuk pergi?"


Rio berjuang dengan segala cara, supaya dia bisa mengambil hati Naku. Terlihat dari tatapan Naku, dia seperti sangat keberatan bila melepas Becca bersama Rio. Naku hanya takut, kedekatan mereka bisa membuat hubungan yang lebih dari sekedar sahabat.


Naku hanya tidak ingin, Becca bersatu dengan Rio lantaran impian Naku selama ini hanya ingin memiliki keluarga utuh yang terdiri atas dirinya, Becca dan juga Gala. Bukan pihak ketiga yang bisa menggantikan salah satu dari mereka.


"Jaga Mommy baik-baik, sampai dia terluka sedikitpun maka nyawamu yang akan menjadi taruhannya. Paham!"

__ADS_1


Ancaman dari Naku, di angguki oleh Rio penuh senyuman, "Aku janji, aku akan menjaganya sebaik mungkin. Kamu tidak perlu khawatir, nyawapun akan aku berikan padanya ketika dia berada di dalam bahaya!"


Becca melihat ke arah Rio yang tersenyum. Di mana kata-katanya berhasil menyentuh hatinya, seakan Rio merupakan super hero kedua setelah anaknya sendiri.


Naku yang melirik ke arah Becca, merasa sedikit kesal karena dia memberikan senyuman manis kepada Rio. Tanpa berkata apa-apa, Naku langsung masuk ke dalam mobilnya.


Selepas perginya mobil Becca yang membawa Naku pulang ke rumah, Rio pun segera mengajak Becca untuk masuk ke dalam mobilnya dan mereka segera pergi menuju rumah sakit terdekat.


Selama perjalanan, mereka terdiam. Becca masih tersenyum saat mengingat kata-kata Rio kepada anaknya. Hanya dengan berkata seperti itu, membuat hati Becca bagaikan bunga yang sedang bermekaran.


Rio melirik ke arah Becca sesekali, sambil menatap laju mobilnya, "Kenapa, senyum? Apa ada yang membuatmu bahagia?"


Becca menoleh dan terus tersenyum menatap Rio, "Ya, a-aku bahagia karena semuanya sudah terungkap. Akhirnya aku bisa hidup tenang juga saat melihat pelakor itu mendapatkan karmanya sendiri, tapi ...."


"Ya, aku kasihan aja, sebenarnya bukan seperti ini yang aku inginkan. Aku hanya ingin Gala tahu kebohongan Lola, tapi bukan menyiksanya seperti tadi. Itu di luar dari rencana kita, Kak. Apa ini bagian dari rencana yang Kakak buat sendiri? Kalau benar, kenapa Kakak merencanakan semuanya sekejam ini? Bukannya, Kakak bilang kita hanya ingin membongkar kebohongannya bukan menyiksanya?"


Becca menatap Rio dengan tatapan bingung, dari tadi ketika semua kejadian menimpa Lola. Sebenarnya Becca bingung, karena sebagian rencana yang sudah di rencanakan pada Lola itu semua di luar ekspetasinya.


Tanpa Becca sadari, Rio sendiri juga bingung. Semua kejadian di dalam gedung, tidak luput dari pengawasannya. Rio hanya menjalankan rencana sesuai sama apa yang mereka rencanakan.


Entah mengapa sedikit bumbu yang telah di taburkan malah menjadi sebuah bumerang bagi Lola sendiri. Seolah-olah takdir berada di tangan Becca, sampai akhirnya kejadian itu terjadi yang membuat mereka sendiri menjadi terkejut.

__ADS_1


"Tidak, Ca. Aku tidak melakukan apapun, semua itu sesuai sama rencana awal kita. Di mana kamu memintaku untuk membantumu supaya kehamilan palsu Lola bisa terungkap di depan semua orang," jawab Rio, ekspresi wajahnya terlihat kebingungan. Sama halnya Becca, dia terus menanyakan bagaimana semua ini bisa terjadi.


Tanpa berkata bohong sedikitpun, Rio langsung menceritakan semua rencana yang sudah dia susun sebelum Becca dan Naku datang ke gedung tersebut.


Rio datang lebih dulu sesuai dengan alamat yang Becca kirimkan. Rencana itu mereka rencanakan setelah pertemuan Beca, Naku, Gala dan juga Lola. Dari situ Rio bertekat ingin membantu Becca, untuk membuka kedok Lola agar dia malu. Sama seperti Lola yang sudah mempermalukan Becca di Mall pada waktu itu.


Rio datang menyamar untuk menjadi seorang tamu undangan di acara Gala, dia masuk sesuai dengan undangan. Di mana Becca memberikan barkot khusus agar bisa memasuki gedung mewah itu.


Di dalam sana, Rio mencoba melihat ke semua sudut serta meneliti satu persatu orang yang bisa dia andalkan. Tidak lupa Rio juga memantau situasi, supaya semua rencananya dengan Becca bisa berjalan lancar.


Ada satu orang pelayan yang datang menghampiri Rio untuk memberikan minuman padanya. Saat mengambil satu gelas minuman itu, Rio membisikan sesuatu padanya yang diangguki oleh pelayan tersebut tanpa mengatakan apapun


Di situ Rio membisikan padanya untuk segera menemuinya di dekat gudang yang ada di Gedung tersebut. Sebelumnya Rio sudah menelusuri gedung itu, dan menemukan tempat ternyaman untuk memulai semua rencana yang akan di terima oleh Lola.


Rio pergi lebih dulu tanpa membuat satu orang yang curiga terhadapnya. Sandiwara yang Rio lakukan memang sangatlah baik, dia bisa menjalankan rencana tanpa ketahuan oleh siapa pun. Tidak salah, Bila Becca mempercayai Rio untuk ikut serta membantunya membongkar kedok Lola.


.......


.......


.......

__ADS_1


...***💜💜>Bersambung


__ADS_2