Jangan Renggut Kebahagiaanku!

Jangan Renggut Kebahagiaanku!
Menemukan Noda Di Kemeja


__ADS_3

Hari demi hari telah berganti, bulan demi bulan telah terlewati. Sampai akhirnya kejadian tersebut telah berlalu kurang lebih 3 bulan lamanya.


Naku yang baru merasakan ketenangan di dalam rumah melihat hubungan kedua orang tuanya semakin membaik, membuat dia merasa bahagia. Walaupun Naku tidak mengungkapkannya menggunakan kata-kata, Becca dan Gala tetap bisa melihat perubahan anaknya yang sedikit mulai mencair.


Sayangnya, kebahagiaan itu kembali sirnah. Rumah tangga Gala dan Becca lagi-lagi di guncang oleh sebuah bukti yang ada di kemeja putih milik Gala.


Entah mengapa hari ini Becca ingin sekali mengerjakan sebagian pekerjaan rumah, layaknya tugas istri yang sesungguhnya.


Becca membersihkan kamarnya dan juga Naku. Mulai dari menyapu, mengepel lantai, membersihkan debu dan juga mencuci pakaian.


Akan tetapi, saat Becca telah selesai mencuci baju Naku dan dirinya. Kini, saatnya giliran punya Gala. Satu persatu baju serta Jas Becca masukan ke dalam mesin cuci sambil memeriksanya, kemudian di berikan air dan juga detergen pembersih baju.


Namun, kemeja yang berwarna putih ataupun Jas. Itu Becca sisihkan terlebih dahulu. Bertujuan agar tidak terkena noda lainnya dari pakaian yang berwarna.


Sehabis semua baju yang dia giling tadi telah selesai. Saatnya Becca memasukan kembali kemeja berwarna putih sambil mengecek semuanya. Di situ mata Becca membola besar, ketika harus melihat satu gambar bibir tercetak samar di sela-sela kerah belakang kemeja suaminya.


"Li-lipstik siapa ini? Kenapa bisa ada di sini? A-apa maksud dari semua ini Gala?"


"Ja-jangan bilang dugaanku selama ini benar? Ka-kamu memang melakukan perselingkuhan di belakangku? Ta-tapi dengan siapa?"


"Tidak, aku tidak bisa seperti ini! Sudah cukup selama ini aku berusaha mempercayai dia, sekarang tidak lagi!"

__ADS_1


"Pokoknya, aku harus mencari tahu semua ini tanpa membuat mereka merasa curiga!"


"Aku yakin, wanita itu pasti Lola. Beberapa kali aku sempat mengecek chat mereka ketika pesan itu belum di hapus oleh Gala."


"Ya, memang tidak ada yang aneh. Akan tetapi chat itu tidak pernah berhenti berbunyi setiap malam, seakan-akan dia selalu menganggu kebersamaanku dengan suamiku."


"Setiap kali aku bertanya, Gala selalu bilang masalah kerjaan, kerjaan dan kerjaan. Hanya saja dia seperti berusaha menjauh dariku bila mereka sedang berkomunikasi. Apa itu pertanda jelas, bila kedekatan mereka bukan hanya sebatas rekan kerja?"


"Jika semua itu benar-benar terbukti, jika mereka berselingkuh. Maka aku tidak akan memberikan kesempatan padamu, Gal. Ingat itu!"


"Sudah cukup selama ini aku berusaha untuk tetap mempercayai mulut manismu, tetapi sekarang tidak lagi. Kau sudah mengkhianati pernikahan suci ini, lihat saja nanti. Akan aku pastikan Naku berada tepat di tanganku!"


Bulir-bulir air tidak terasa mulai menetes bersamaan dengan tangan Becca yang meremas kemeja suaminya.


Rumah tangga yang terlihat harmonis di depan banyak orang, ternyata menyimpan duka yang sangat mendalam. Kasus perselingkuhan ini berhasil menghilangkan rasa kekaguman Becca terhadap suaminya sendiri.


Sifat Gala yang terbilang manis, romantis, perhatian, pengertian dan sebagainya. Sudah tidak bisa lagi Becca percayai, semua itu di lakukan hanya demi menutupi apa yang Gala lakukan di belakang istrinya.


Kecurigaan yang sudah hilang, sekarang telah kembali dengan kepercayaan yang kuat. Bila Gala memang menyembunyikan seusatu dari Becca.


Tanpa basa-basi lagi, Becca membuang kemeja yang ada di tangannya lalu pergi ke arah dapur untuk menemui asisten rumahnya.

__ADS_1


"Mbak, tolong urus cucian di belakang. Saya ada urusan penting!" ucap Becca, wajahnya terlihat seperti orang yang sedang menahan emosi.


"Nyo-nyonya baik-baik saja, 'kan?" tanyanya, penuh kekhawatiran.


"Saya, gapapa. Ya sudah, Mbak. Saya mau siap-siap dulu, nanti kalau Naku pulang. Tolong siapkan makan siang untuknya!"


"Ohya, satu lagi. Jika dia menanyakan kemana saya pergi, bilang saja. Saya pergi ingin menjenguk teman di rumah sakit. Saya juga belum bisa memastikan kapan saya pulang, nanti saya akan kabari lagi."


Asisten rumah tangga Becca hanya bisa mengangguk, dia sangat memperhatikan gerak-gerik Becca yang terbilang begitu aneh. Terlihat jelas, kalau Becca menahan air matanya serta amarah di dalam hatinya.


Selepas Becca pergi, asisten itu menaruh curiga. Pasti Becca seperti ini karena dia lagi-lagi mengetahui sesuatu tentang suaminya. Apa lagi semua isi rumah memang sudah tahu bagaimana keributan yang pernah terjadi antara Becca dan Gala.


Beruntungnya mereka berdua memiliki semua asisten rumah yang sangat baik, bahkan sampai tukang kebun, supir ataupun security tidak ada satupun yang membocorkan huru-hara di rumah itu. Mereka selalu menceritakan kebaikan serta keharmonisan keluarga Maverick.


Ya itulah, di balik kejadian. Gala dan Becca memang adalah sosok majikan yang sangat baik. Mereka terlalu royal dengan para pekerja tanpa pelit sedikitpun. Maka dari itu, tidak ada satupun dari pekerja di rumahnya yang memanfaatkan semua kejadian.


Bagi mereka itu urusannya majikannya, selama pekerjaan mereka aman terkendali. Mereka tetap akan tutup mulu dan juga berupaya menjaga rahasia dapur Becca dan Gala.


.......


.......

__ADS_1


.......


...***💜💜>Bersambung


__ADS_2