Jangan Renggut Kebahagiaanku!

Jangan Renggut Kebahagiaanku!
Telah Resmi


__ADS_3

Selang 2 bulan lamanya, kini akhirnya Becca dan Gala sedang di hadapi oleh sidang terakhir. Penentuan apakah di sidang ini mereka akan resmi bercerai, atau mereka akan kembali menghadapi sidang lainnya.


Itu semua taktik dari Gala, agar dia bisa mengulur waktu supaya tidak segera pisah dari istrinya. Jadi dia memberikan alibi-alibi yang membuat posisi Becca naik-turun.


Serangkaian penjelasan dari Becca dan Gala menjadi bukti pertimbangan jaksa ketua hakim yang terhormat. Saksi dari Naku juga berhasil membuat posisi Becca menjadi lumayan kuat. Semua itu Naku lakukan bukan untuk melawan Gala, melainkan menegakkan keadilan dan juga kejujuran di dalam dirinya sendiri.


"Tepat di hari Kamis, 29 Juni 2023. Dengan ini, saya selaku ketua hakim memutuskan jika saudari Becca dan saudara Gala telah resmi bercerai!"


Ketua hakim langsung memukul palu kesayangannya sebanyak 3 kali, artinya detik ini juga. Becca dan Gala telah resmi bercerai serta berstatus duda-janda beranak 1.


Becca menangis terharus, akhirnya dia berhasil berpisah dari Gala, meskipun mereka harus melewati semua rintangan yang cukup menyulitkan. Di mana Gala selalu mencoba untuk mengulur waktu di persidangan, sampai tibalah saat mereka sudah benar-benar tidak lagi memiliki hubungan apa-apa selain hubungan bersama Naku.


Namun, ada yang lebih bahagia lagi dari itu. Yaitu, ketika hak asuh Naku sudah berada di tangannya. Semua itu karena Naku yang memilih sendiri untuk bersama Becca, dari pada Gala.


Tidak hanya itu, Becca juga mendapatkan 35 persen dari harta Gala yang bisa dia gunakan untuk membangun usaha sendiri untuk menghidupi anaknya. Dan, biaya pendidikan Naku atau setengah biaya hidup di tanggung oleh Gala dengan biaya sebesar 200 juta perbulan.


Untuk masalah pertemuan, Gala bisa saja bertemu hanya di hari Sabtu dan Minggu. Itu pun atas izin Becca selaku wali yang mendapatkan hal asuk atas anaknya. Jikalau pun ada urusan di lain hari yang di tentukan, itu bisa di bicarakan melalui pengacara satu sama lain.

__ADS_1


Biaya khusus yang Naku terima, itu tidak masuk ke dalam rekening milik Becca. Melainkan ke rekening khusus pendidikan Naku, yang akan di kelola oleh lawyer atau pengacara Becca.


Becca juga tidak akan mengutak-ngutik semua itu, setidaknya dia masih bisa menghidupi anaknya walau tanpa Gala di sampingnya. Itu sudah lebih dari cukup, selagi Naku ada di sampingnya setiap hari.


Becca dan Naku kembali ke rumah dalam keadaan wajah tersenyum. Hanya saja, Becca yang jauh merasa lebih bahagia ketimbang Naku. Becca bisa bebas lepas dari bayangan Gala, sedangkan Naku masih belum sepenuhnya menerima kenyataan, jika rumah tangga orang tuanya sudah hancur tidak tersisa.


"Mommy, seneng deh, sekarang kita sudah bebas dari Daddy. Jadi, kita fokus untuk menjalani kehidupan ke depannya ya. Naku tidak boleh merasa sedih, karena Mommy akan selalu ada buat Naku. Meskipun kelak, Daddymu akan jauh lebih sibuk mengurus anaknya yang akan lahir, Mommy tetap akan menjadi orang yang pertama kali Naku cari. Pokoknya Mommy sayang banget sama Naku, i love you super hero Mommy. Muachh!"


Becca memeluk Naku di dalam mobil grab, serta mencium pipinya berulang kali. Sementara Naku, terdiam membisu. Dia berusaha mencoba mengontrol detak jantungnya yang masih terasa menyakitkan.


"Berhenti!" titah Gala, membuat sang supir sedikit terkejut dan segera menghentikan laju mobilnya.


"Loh kok berhenti di sini? Rumah kita 'kan masih di depan, Sayang," sahut Becca, bingung.


"Mommy pulang duluan aja, Naku mau di sini!" seru Naku, langsung turun dari mobil dalam keadaan wajah begitu datar.


Becca sedikit mengkhawatirkan tentang kondisi anaknya, akan tetapi dia juga memang membutuhkan waktu untuk sendiri menerima kenyataan semuanya. Jika Becca dan Gala tidak lagi bisa bersatu, seperti sedia kala.

__ADS_1


"Sayang, jangan lama-lama ya. Cepatlah kembali sebelum hujan turun, Mommy tunggu di rumah!" teriak Becca, hanya mendapat tatapan dari Naku serta dia kebali pergi.


"Ayo, Mas. Jalan lagi, biarkan saja. Mungkin anak saya mau main ke taman. Jadi, saya langsung di antar ke rumah saja," ucap Becca tersenyum, lalu diangguki oleh sang supir.


Sesekali Becca melihat dari belakang mobil, dimana Naku sedang memasuki taman. Rasanya Becca tidak tega harus merasa bahagia di atas penderitaan anaknya. Lagi pula, mana ada sih anak yang menginginkan semua ini bahkan tidak merasa kecewa. Pasti semua anak akan merasa seperti itu, tetapi mereka tidak bisa memilih takdirnya sendiri, agar sesuai sama apa yang dia inginkan.


Tanpa Becca sadari, ternyata ada sebuah mobil mewah berwarn hitam yang dari tadi mengikutinya selepas pulang dari persidangan. Mobil itu sangat pandai menjaga jarak dari arah belakang secara diam-diam, supaya tidak ketahuan.


Perlahan ketika mobil yang di naiki Becca menjauh, mobil itu berhenti di taman sambil melirik ke arah Naku. Senyuman terukir ke arahnya membut di perlahan membuka sabuk pengamannya. Posisi Naku duduk di kursi panjang dalam keadaan melamun dan tatapan mata lurus ke arah depan.


.......


.......


.......


...***💜💜>Bersambung

__ADS_1


__ADS_2