Jangan Renggut Kebahagiaanku!

Jangan Renggut Kebahagiaanku!
Kebahagiaan Rio & Becca


__ADS_3

Killa ataupun Rio sama sekali tidak terpikirkan tentang bukti yang akurat itu. Mereka kira hanya dengan menemui Becca, lalu menjelaskannya. Kemudian memberikan rekaman pertemuan mereka, urusan akan selesai dan masalah tersebut bisa hilang.


Tanpa lama-lama lagi, Killa langsung memberikan ponselnya untuk menunjukkan bukti transaksi yang Gala berikan padanya beberapa hari lalu. Transaksi atasa nama Gala terpampang jelas, bahkan nomor rekeningnya juga sama. Tidak ada yang beda sedikit saja, sehingga Becca masih tidak percaya. Apa yang Rio katakan memang benar, semua ini biang keroknya adalah Gala.


Sepandai-pandainya tupai melompat, dia tetap akan terjatuh. Sama seperti apa yang Gala lakukan, sepintar apapun dia untuk merencanakan pasti akan ketahuan. Mungkin awalnya berhasil, lama kelamaan akan terbongkar kedok aslinya. Apa lagi Gala tipe pria yang tidak ahli untuk merancang semuanya, jadi mudah baginya kembali masuk kedalam lubang yang sudah dibikin sendiri.


"Bagaimana, Nyonya? Apakah Nyonya sudah percaya bila Tuan Rio ini bukan pria yang seperti Nyonya tuduhkan? Jika memang belum, sebaiknya Nyonya pergi ketempat kejadian dan mintalah rekaman CCVT di sana. Saya pastikan kejadian itu terekam jelas, di mana posisi Tuan Gala berada dan apa yang dia perintahkan pada istri saya!"


Becca masih terdiam, sepang beberapa detik Becca menatap sendu kearah Rio begitu juga Naku. Tatapan mereka seperti sebuah penyesalan akibat tidak percaya padanya, bahkan sampai berpikir buruk tentangnya.


Killa tersenyum menatap suaminya, dibalik kemarahan yang suaminya tunjukkan pada Killa. Ternyata, suaminya merupakan super hero yang bertanggung jawab untuk membela kebenaran. Baru kali ini Killa melihat sosok lain dari suaminya yang melindungi Killa serta membela sampai titik da*rah penghabisan.


"Ka-kak, a-aku---"


"Sstt, tidak perlu berkata apa-apa lagi. Aku tidak apa-apa, kalian tidak salah. Wajar kalau kamu marah, itu artinya kamu sedang berusaha membatasi dirimu dengan hal-hal buruk yang mendekat dan terpenting kejadian ini sudah berlalu, jadikan pelajaran saja kalau ini sebagai bukti kekuatan cinta aku sama kamu."


"Mungkin, aku bukan pria yang sempurna untuk kamu. Akan tetapi, aku sedang berusaha menjadi pria set

__ADS_1


Jati yang tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan juga tidak akan bermain dengan perasaan. Meskipun pria sejati tidak pernah berjanji menggunakan kata-katanya, tapi dia akan berjanji untuk membuktikan jika ucapan juga hati itu sama tidak ada yang beda. Ibaratkan kaki langkah, yaitu satu jutuan. Apa bila pria sejati sudah mengatakan A, maka selamanya akan A dan tidak pernah berubah layaknya pikiran yang bisa dimanipulasi."


"Untuk ini, kalian tidak perlu meminta maaf. Kamu dan Naku sudah menjadi bagian dari hidupku. Kalian sudah ada didalam hatiku, jadi apa yang kalian lakukan ini bukan merupakan kesalahan. Melainkan rasa sayang yang tidak bisa diungkapkan menggunakan kata-kata, hingga bisa membuat kalian salah dalam mengartikannya."


"Aku hanya bisa mengatakan, terima kasih. Hadirnya kalian telah merupah hidupku yang gelap, sekarang mulai terang. Aku memang bukan orang yang sempurna, bahkan jauh dari kaya sempurna. Namun, izinkan aku untuk melukiskan kebahagiaan dikehidupan kalian sampai semua luka yang tertanam perlahan akan memudar."


"Tepat di hari ini, detik ini aku akan melarmarmu di depan Naku juga kedua orang yang sudah membantuku untuk membuatmu percaya. Jika cintaku ini tidaklah main-main, aku sungguh-sungguh mencintaimu tidak hanya hari ini, tapi juga untuk selamanya. Maka dari itu, maukah kamu menjadi istriku, sekaligus ibu yang baik untuk anak-anak kita? Dan, bisakah kamu menjadi teman hidupku sampai akhir hayat?"


Ketika Becca ingin meminta maaf kepada Rio, sebisa mungkin Rio mengalihkan semua itu. Dia tidak ingin mendengar kata maaf dari Becca, lantaran Rio sama sekali tidak mempermasalahan semuanya. Dia malah sangat terima kasih atas musibah yang menimpa mereka berdua. Tanpadi sengaja musibah itu membuat Rio membuktikan kesungguhan hatinya untuk mempersunting Becca.


Killa meneteskan air matanya ketika melihat cinta Rio yang sangat besar pada Becca, rasakan Killa benar-benar menyesal sudah memisahakan mereka hanya demi uang. Ya, memang sih, Killa tidak terlalu salah dia melakukan semua itu demi kesembuhan suami tercintanya.


"Maaf apa bila aku melamar mommymu tanpa seizin darimu, untuk itu izinkan aku meminang Becca. Berikan aku tanggung jawab yang penuh atas kehidupan serta kebahagiaan kalian berdua. Aku siap jika harus menanggung semua beban kehidupan kalian, karena aku tidak hanya mencintai ibunya melainkan aku juga menyayangi kamu sebagai anakku sendiri. Hubungan da*rah memang lebih kental dari air, tapi aku bisa membuktikan jika air pun bisa jauh lebih berharga. Ibaratkan bumi, lautan lebih luas 71 persen dari daratan yang hanya 29 persen. Itu artinya air di muka bumi sangat melimpah, itu artinya air sangat penting bagi kehidupan manusia."


Naku terdiam. Dia terkejut atas perkataan yang Rio katakan padanya, baru kali ini Naku merasakan bahwa peran Rio jauh lebih penting dari Gala. Kebaikan serta kasih sayang yang Rio berikan melebihin ayah kandung sendiri.


Sampai akhirnya, Naku meminta Rio untuk berdiri lalu dia langsung memeluknya. Kini, tumpahlah air mata Naku yang tidak bisa lagi dibendung. Air mata merupakan saksi bisu ketika Naku telah berhasil mengikhlaskan juga merelakan semua yang sudah terjadi padanya, demi kebahagiaan mommynya.

__ADS_1


"Ma-maafkan aku, Om. Maafkan aku, selama ini aku sudah mencoba untuk mengharangi Om, serta pernah berkata kasar hanya karena aku tidak ingin mommy menikah lagi kalau bukan sama daddy. Cuman kali ini aku salah, aku setuju kalau Om benar-benar ingin menjadi pendamping mommy. Naku rela, Naku ikhlas jika Om menjadi ayah sambung Naku untuk selamanya."


"Jadi, Naku minta sama Om Naku titip mommy. Berikan dia kebahagiaan yang tidak pernah didapatkan, tunjukkan pada dunia kalau Om adalah satu-satunya pria yang bisa menjadi contoh baik untuk semua pria. Jika Om adalah suami yang sangat mencintai keluarga juga seorang ayah yang begitu melindungi anak-anak dari kejamnya dunia. Naku tidak bisa berkata apa-apa lagi, intinya Naku setuju Om menikah dengan mommy!"


Naku menangis membuat semua orang ikut menangis kecuali suami Killa, tanpa mengurangi rasa hormat. Suami Killa langsung berpamitan pada mereka semua karena tugas mereka sudah selesai, dan tidak ingin mengganggu suasana indah ini. Tidak lupa mereka berdua juga mendoakan supaya Becca, Rio juga Naku bisa bahagia bersama tanpa adanya seseorang yang akan menghancurkannya.


Becca menganggukan kepalanya, disaat matanya sudah mulai sembab akibat melihat pemandangan yang begitu indah. Rio melepaskan pelukan Naku, lalu mencium keningnya sebagai bukti kalau dia akan selalu menyayangi Naku seperti Rio menyayangi Yola.


Setelah itu, Rio menatap Becca sambil memasangkan cincin dijari manisnya. Kemudian Becca memeluk Rio dengan penuh cinta, mereka bertiga menangis bukan berarti sedih. Hanya saja keterharuan ini membuat perasaan mereka menjadi campur aduk. Rio juga membawa Naku kedalam pelukannya, hingga mereka berpelukan sama-sama dalam beberapa menit.


Selesai berpelukan, Rio menghapus air matanya. Perlahan mengusap air mata Becca dan Rio secara bergantian. Senyuman demi senyuman terukir dibibir mereka sampai akhirnya entah apa yang lucu, mereka malah tertawa bersama.


Namun, disela-sela kebahagiaan mereka bertiga, tiba-tiba seseorang kembali mengganggunya yang membuat tawa mereka mulai sirna. Siapakah orang tersebut? Cus, lihat diepisode berikutnya. Terima kasih.


.......


.......

__ADS_1


.......


...💜💜>Bersambung<💜💜...


__ADS_2