Jangan Renggut Kebahagiaanku!

Jangan Renggut Kebahagiaanku!
Pertemuan Pertama Menjadi Rahasia


__ADS_3

"Daddy mau nanya boleh?" ucap Gala sambil meneruskan mainnya.


"Apa?" sahut Naku, sedikit menoleh dan kembali pada fokus gamesnya.


"Waktu itu Daddy di rumah sakit, saat acara ulang tahun. Pria yang bersama dengan Mommymu itu siapa? Kenapa mereka terlihat akrab sekali? Apa dia pengganti Daddy?"


Pertanyaan Gala itu berhasil membuat Naku terdiam mematung. Dia tidak menyangka kalau Gala bisa berkata seperti itu. Lirikan tajam dari Naku, mewakilkan ketidak sukaannya terhadap pertanyaan itu.


"Stop! Jangan pernah lagi mengatakan hal itu, Daddyku hanya 1. Yatu, kau. Bukan dia!" pekik Naku, matanya membola tajam kearah Gala.


Melihat respon Naku seperti itu, diam-diam Gala tersenyum di balik rasa senangnya. Ternyata dugaannya benar, apa bila Naku tidak akan pernah setuju sama pria lain yang akan berniat untuk menggantikan posisi Gala.


"Sudah aku prediksi, tidak mudah bagi Becca untuk mendapatkan penggantiku. Sebab, peran anakku ini sangatlah kuat!"


"Bagus, Naku! Tetaplah seperti ini, sampai Daddy dan Mommymu bisa kembali rujuk. Daddy janji, tidak akan menyia-nyiakanmu!"


Gala bergumam di dalam hatinya. Dia begitu senang ketika Naku masih berada di pihaknya, meski Naku kecewa dengannya. Hanya saja, dia tidak rela posisi Daddynya di gantikan oleh orang lain. Pertanda, sekecewa apa pun Naku dia masih sangat menyayanginya.


"Kalau begitu, terus dia siapa Mommymu? Kenapa mereka terlihat sangat akrab?" tanya Gala, sekali lagi.


"Dia sahabat Mommy, sewaktu kuliah. Dia juga orang yang dulu pernah menyukai Mommy sebelum mommy menikah sama Daddy!"

__ADS_1


Mendengar semua penjelasan dari Naku, Gala langsung paham. Pantas saja dia tidak mengenal sosok Rio, karena dia hadir ketika mereka belum saling mengenal satu sama lain.


Naku mencoba untuk menjelaskan secara rinci apa yang Becca ceritakan dan juga Rio, agar Gala bisa mengerti kalau Rio itu hanyalah sekedar sahabat Becca yang selama ini membantunya.


Belum lagi, Naku juga menceritakan seberapa dekat antara mereka. Di mana mereka dekat hanya karena Yola, anak kecil yang sudah beberapa hari ini tidak menggangguk Naku.


Entah mengapa, ketika sedang menceritakan betapa lucunya Yola. Naku malah teringat akan tingkahnya yang selalu bisa membuatnya kesal, dan berujung candaan. Kenyamanan seorang Kakak mulai terasa di hati Naku, hanya saja Naku tidak ingin Becca dan Rio dekat karena Yola yang meminta Becca menjadi Mommynya.


Kata demi kata yang dia dengar dari anaknya, segera Gala rangkum menjadi satu. Cara itu akan lebih mudah mencerna kedekatan mereka satu sama lain. Di sini Gala bisa menyimpulkan kalau Rio memang ada maksud tertentu kepada Becca, sebab kuncinya berada pada Yola. Anaknya yang memiliki kedekatan tersendiri bersama Becca.


"Jadi, gitu? Bagaimana kalau nanti Mommymu memiliki hubungan spesial dengan Om Rio, Rio itu? Apakah kamu akan setuju?"


"Kalau Mommymu kekeh untuk menikah dengan dia, apa yang akan kamu lakukan?"


"Sampai kapan pun aku tidak mau punya Daddy 2! Banyak teman-temanku yang punya Daddy 2, tapi menyera hanya sayang kepada anaknya sendiri. Sedangkan anak sambungnya tidak pernah di urusi, dan aku tidak mau kalau Mommy akan lebih sayang pada Yola dari pada diriku!"


"Jika kamu tidak ingin Mommymu menikah dengan pria lain, apa kamu mau membantu Daddy kembali dekat dengannya? Bagaimana caranya, bantu Daddy supaya bisa mendapatkan Mommymu kembali. Agar kita bisa berkumpul seperti dulu. Daddy masih cinta sama Mommymu, jadi Daddy akan berjuang sampai titik da*rah penghabisan!"


Setelah mereka berbincang-bincang dari mulai obrolan biasa sampai obrolan serius. Kini, Gala sudah mengerti. Kuncinya saat ini hanya ada pada Naku.


Gala terus mencoba menghasut Naku, di mana Naku terdiam membisu mencoba mencerna apa yang Gala sampaikan. Beberapa detik, entah apa yang merasuki Naku, dia malah menyetujui apa yang di katakan Gala.

__ADS_1


Dia akan membantu Gala demi impiannya yang padam kembali bangkit. Padahal tanpa sosok Gala pun, impian Naku bisa terwujud apa bila dia mengijinkan Becca dekat dengan Rio.


"Aku akan membantu Daddy kembali pada Mommy, agar Om Rio tidak lagi mendapatkan kesemoatan untuk mendekati Mommy!"


"Terima kasih, Sayang. Daddy bangga sama kau, pilihanmu itu sudah tepat. Ingatlah! Ayah kandung jauh lebih baik dari pada Ayah tiri, dia hanya akan sayang pada anaknya sendiri dari pada anak sambungnya. Jadi, Daddy minta sama kamu. Awasi terus pergerakan Mommymu dengannya, jangan berikan dia celah untuk bisa mendekati Mommymu. Mengerti?"


Naku mengangguk, Gala tersenyum sambil mengusap kepala anaknya. Lalu, dia kembali memainkan gamesnya. Sampai akhirnya pembantu Becca memberitahu pada Naku, kalau makan siang sudah siap.


Mereka berdua pergi ke ruang makan untuk makan siang bersama. Sekian lamanya Naku dan Gala tidak pernah merasakan makan bersama semenjak perpisahan itu.


Tidak lupa, Naku mencoba memberikan peringatan pada pembantunya serta security untuk tidak memberitahu Becca soal Gala. Awalnya pembantu itu bingung, tapi saat melihat tatapan Naku dia hanya menganggukan kepalanya.


Selesai makan siang, Gala pun berpamitan sama Naku untuk pulang sebelum Becca pulang lebih dulu. Pertemuan pertama ini, biarlah menjadi rahasia mereka berdua agar Becca tidak mengetahuinya.


.......


.......


.......


...***💜💜>Bersambung

__ADS_1


__ADS_2