
Beberapa menit mereka masih setia saling berpelukan dalam keadaan terharu bahagia. Setelah puas, Yola melepaskan pelukan Naku dan menghapus air mata sang kakak sambil tersenyum.
"Jangan nangis lagi, Kak. Kasihan wajah tampan Kakak nanti jelek loh, kalau kebanyakan nangis. Pokoknya sekarang kita harus bahagia terus, oke?"
"Isshh, Kakak. Ayolah, udah gak usah khawatir, Yola udah siap punya adik, kok. Walaupun nanti Mommy tidak sayang sama Yola, masih ada Kakak yang menyayangi Yola bahkan melebihi sayangnya Mommy sama Yola. Ya, 'kan,uhhh, lope lope yuyu, hihi ...."
Yola terkekeh sambil memberikan melambangkan cinta (Sarangheyo) menggunakan ibu jari yang ditempelkan oleh jari telunjuk hingga membentuk love.
Semua orang tersenyum menggelengkan kepala melihat tingkah Yola yang sangat menggemaskan. Naku sudah tidak kuat lagi melihat kelucuan Yola, hingga akhirnya langsung memberikan sentuhan jari jemari di pinggang serta perut Yola sampai menimbulkan suara tawa akibat rasa geli.
Tawa lepas dari wajah mereka menjadi bukti bahwa kesedihan telah terganti kebahagiaan. Pemandangan seperti inilah yang Becca dan Rio harapkan dari kedua anaknya dari pada harus mendengarkankeributan yang membuat pusing kepala.
Tidak hanya itu, Becca dan Rio juga ikut terkena sasaran dari kedua anaknya. Hanya saja, Naku dan Yola melakukannya dengan penuh kehati-hatian untuk mengelitiki Becca demi menjaga kandungan yang masih lemah.
Keluarga kecil Rio terlihat sangat bahagia setelah kedua anaknya kembali akur, tidak seperti sebelumnya yang selalu bertengkar atau adu mulut. Berbeda sama nasib seseorang yang saat ini sedang menjalani kehidupan yang sangat kesedihan setiap harinya di dalam jeruji besi. Siapa lagi jika bukan Gala, mantan suami Becca dan ayah kandung dari Naku.
Hari ini adalah hari di mana Gala baru saja di tempatkan ke lapas kelas 1 yang paling besar di Kota A. Rio membiayai kebutuhan Gala dari mulai masuk sampai keluar lapas semua Rio yang menanggungnya demi kenyaman Gala.
Biasanya satu kamar terdiri dari beberapa orang, tetapi berbeda sama Gala. Rio meminta pada petugas lapas untuk memberikan kamar yang jauh lebih layak agar Gala tidak harus tidur berdusel-duselan dengan para napi yang lain. Sehingga, Gala tinggal di satu kamar bersama kurang lebih lima napi yang saat ini telah menjadi teman Gala.
Ketakutan yang Gala bayangkan bercampur dengan napi-napi lainnya, perlahan mulai menghilang. Ternyata tidak semua pikiran negatif yang ada di dalam pikiran Gala itu benar. Ya, memang sebagian ada yang benar karena merasa berkuasa di tempat tersebut akibat sudah lama berada di lapas hingga membuat napi yanh baru-baru tidak berkutik.
__ADS_1
Namun, ada pula napi-napi yang baik seperti teman-teman Gala di dalam kamar. Mereka semua berasal dari orang baik yang harus menjadi jahat hanya demi membahagiakan keluarganya, tetapi tetap saja menggunakan cara yang salah.
Gala telah dijatuhkan hukuman berdasarkan pasal 310 ayat (1) KUHP. Berbunyi, "Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah."
Tidak hanya itu, Gala juga mendapatkan hukuman karena telah terbukti ikut serta mengikuti bisnis investasi bodong yang merugikan banyak orang.
Hukuman pelaku :
Pelaku investasi bodong dapat di pidana karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 (empat tahun) sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP.
Hukuman denda :
Gala harus menjalani hukuman kurang lebih selama 5 tahun dengan denda tertentu serta mengganti rugi semua uang korban, dibagi dua sama temannya yang juga sudah menjalani hukumannya tersendiri.
Semua aset berharga Gala disita habis hingga tidak tersisa barang mewah satu pun. Mulai dari Perusahaan, bisnis di luar dari Perusahaan, dan lain sebagainya. Semua akan dikumpulkan untuk mengganti kerugian yang akan diberikan oleh para korban. Sehingga ketika Gala sudah dinyatakan bebas, hidupnya akan di mulai dari nol tanpa uang sepeser pun.
"Sudah nasibku seperti ini, mungkin semua adalah teguran yang harus aku jalani selama beberapa tahun ke depan. Aku yakin, aku bisa kuat demi menjalani hukuman agar bisa merubah diriku menjadi yang lebih baik. 5 tahun bukanlah waktu yang singkat juga lama, jadi aku harus bisa perlahan berubah demi anakku!"
"Naku, Daddy rindu sama kamu, Nak. Semoga saja saat Daddy keluar dari sini, kamu sudah tumbuh menjadi pria yang dewasa dan bisa memaafkan semua kesalahan Daddy. Aamin ...."
"Daddy tahu, langkah Daddy saat ini belum dimulai. Daddy harus menebus kesalahan yang pernah dibuat dulu, setelah itu Daddy bebas barulah perjalanan Daddy akan dimulai. Daddy tidak lagi hidup dengan kemewahan seperti dulu, semoga saja kamu masih mau menerima Daddy walaupun Daddy sudah jatuh miskin. Daddy janji sama Naku, suatu saat nanti Daddy bisa sukses dengan cara yang jauh lebih baik, bukan seperti cara yang dulu Daddy lakukan."
__ADS_1
"Doa'kan Daddy di sini ya, supaya Daddy selalu sehat dan bisa menjalaninya dengan rasa ikhlas. Hanya satu pinta Daddy sama kamu, jadilah pria yang bertanggung jawab dan tidak lupa untuk terus menyayangi keluargamu sebaik mungkin tanpa menyakitinya. Daddy tidak mau kamu merasakan apa yang Daddy rasakan ketika kehilangan Mommymu. Sungguh, Daddy menyesal sudah masuk ke dalam lingkaran menyesatkan. Seandainya dulu Daddy jujur dengan Mommymu apa yang terjadi, pasti saat ini kita masih bersama meski Daddy harus menjalani hukuman seperti ini."
Air mata Gala menetes sambil tersenyum ketika melihat foto Naku bersamanya di waktu kecil dan juga foto beberapa bulan lalu saat menjenguk. Foto itu sengaja dicuci agar bisa mengobati rasa rindu yang ada di dalam hati Gala kepada sang anak.
Di saat Gala sedang mencurahkan isi hatinya sambil mengelus sesekali mencium foto tersebut, tiba-tiba seorang temannya datang untuk mengajaknya makan sesuai dengan jam makan siang.
Gala kembali menyimpan foto tersebut penuh kehati-hatian agar tidak rusak ataupun hilang. Setelah itu Gala tersenyum mengusap air mata ketika temannya menepuk-nepuk punggung demi memberikan semangat.
"Sabarlah, jika kita berniat untuk memperbaiki diri, Tuhan akan kasih jalannya. Meskipun sulit, kita pasti bisa menjalaninya. Masa hukumanmu jauh lebih ringan dari pada diriku yang masih harus menunggu belasan tahun untuk bisa bebas. Sedangkan dirimu, kurang lebih 5 tahun. Jika kau beprilaku baik, maka masa tahananmu akan dipotong dan kamu bisa bebas lebih cepat!"
"Jadi, sekarang tersenyumlah hadapi semua hukuman ini dengan penuh semangat. Apapun yang terjadi ke depannya, aku yakin, putramu itu akan menerimamu kembali. Tapi, bukan Gala yang dulu dia kenal, melainkan Gala yang baru dengan penuh kebaikan. Udah akhh ... Ayo, kita makan. Aku sudah lapar sekali ini, belum lagi nanti kita harus bersih-bersih lapas, kalau gak punya tenaga bisa ma*ti mendadak di sini gara-gara sakit-sakitan terus. Dahlah, ayo!"
Gala hanya bisa tersenyum menganggukan kepala lalu mereka pergi ke ruangan khusus untuk mengambil jatah makan siangnya. Setelah selesai mereka kembali melakukan aktifitas seperti biasa sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh penjaga lapas, supaya bisa membuat para napi menjadi disipkin, bertanggung jawab dan lain sebagainya.
.......
.......
.......
...💜💜>Bersambung<💜💜...
__ADS_1