
Hari demi hati telah berlalu, tidak hanya membutuhkan waktu lama Gala dan Lola sudah resmi bercerai. Kurang lebih selama 2 bulan proses perceraian di antara mereka, semua itu karena Gala mempercayai pengacaranya untuk mempercepat segalanya. Agar Gala tidak lagi hidup di dalam bayangan Lola yang selalu menghantuinya.
Gala kembali menikmati harinya tanpa lagi bisa merasakan belaian kasih sayang dari orang di sekelilingnya.
Kini, tidak ada lagi Becca yang selalu memanjakannya dengan segala cinta tulusnya. Dan, tidak ada lagi wanita yang akan merebut kebahagiaannya.
Fokus Gala sekarang, hanya ingin membalikkan kembali apa yang sudah di hancurkan supaya bisa utuh seperti semula. Sesusah apa pun ujiannya, Gala akan bayar semua itu dengan hasil kerja kerasnya sendiri.
Segala cara akan Gala lakukan demi bisa memantau perkembangan Naku dan juga Becca. Tanpa mereka sadari, ternyata Gala sudah mengetahui di mana mereka tinggal selama ini. Sehingga, tidak mudah bagi Gala untuk kembali mendekatinya.
Di saat Becca tengah sibuk mengurus pekerjaannya di luar, Gala mencari kesempatan itu untuk menemui Naku di rumahnya. Apa lagi, hari ini merupakan hari libur bagi anak sekolah. Jadi, sudah di pastikan Naku akan ada di rumah, lantaran dia bukan tipe pria yang suka keluyuran di luar rumah.
Security yang selalu menjaga gerbang rumah Becca, tidak bisa melarang Gala untuk tidak masuk ke dalam pekarangan rumah karena dia adalah Ayah kandung dari Naku.
Semua bukti sudah Gala berikan untuk menunjukkan, apa bila dia merupakan Ayah biologis dari Naku. Di situ security tidak memiliki kekuasaan apa pun, lantaran Becca sendiri tidak pernah memberitahu pada orang rumah, tentang Gala.
Jadi, menurut penjaga di rumah hubungan antara Gala dan Becca terbilang baik. Sehingga tidak ada pikiran untuk menghubungi Becca terlebih dahulu, supaya bisa memberikan akses masuk kepada Gala.
Gala masuk ke dalam perkarangan rumah dengan sangat mudah, lalu dia keluar dari mobilnya berjalan menuju pintu utama. Kemudian berdiri sangat gagah sambil tersenyum, sesekali tangan satunya memencet bel rumah.
__ADS_1
Senyuman itu semakin melebar demi menyambut anaknya yang sudah lama tidak dia temui. Suara bel terus berbunyi di dalam rumah, tetapi pintu masih juga tertutup rapat.
Pembantu yang ada di rumah tidak mendengar suara bel sama sekali, karena sedang mencuci pakaian di belakang rumah.
Naku yang sedikit terganggu sama suara bel rumah ketika sedang asyik bermain PS, segera bangkit untuk melihat siapa yang datang ke rumah di jam 10 pagi menjelang siang seperti ini.
"Hahh, udah tahuborang lagi asyik main, malah di ganggu. Jadi kalah, 'kan! Arrghhh, si*al!"
"Lagi pula, Bi Iyah, kemana sih? Masa bunyi bel rumah sekenceng ini tidak denger. Dasar budek!"
Naku menggerutu sepanjang langkah kakinya berjalan mendekati pintu utama. Sesampainya di sana, tangan Naku langsung memcoba membuka pintu bersamaan munculnya Gala yang spontan membuat bola mata Naku membesar.
Selama Becca dan Gala berpisah, Naku hanya bertemu Gala 2 kali. Itu pun saat acara menjelang ulang tahun Gala, di mana Becca sama Rio telah merencanakan sesuatu untuk membuka kebohongan Lola selama ini.
Setelah itu, Naku tidak lagi bertemu Gala. Pertemuan itu sengaja Naku hindari untuk menjaga perasaan Becca, karena Naku tahu pasti Becca akan merasa sedih kalau Naku kembali dekat dengan Gala.
Akan tetapi, saat Naku telah mengetahui nasib yang di derita oleh Gala atas perbuatan Lola. Entah mengapa, membuatnya merasa kasihan. Sekecewa apa pun Naku pada Gala, tetap tidak membuat Naku lupa kalau Gala adalah Ayah kandungnya sampai kapan pun itu.
"Sudah lama, Daddy mencari alamat kalian. Sampai akhirnya, Daddy berhasil menemukanmu lagi, Daddy sangat bahagia karena Daddy bisa kembali memelukmu seperti ini!"
__ADS_1
"Sekali lagi maafkan semua kesalahan Daddy pada waktu itu. Daddy khilaf, Naku. Daddy khilaf! Daddy tidak bermaksud untuk menyakiti kalian, tapi wanita itu yang telah berhasil menipu Daddy. Kamuntahu sendiri, 'kan? Daddy selalu menanamkan sifat tanggung jawab kepadamu, apa bila melakukan kesalahan. Maka, dari itu Daddy hanya berusaha untuk bertanggung jawab atas apa yang sudah Daddy perbuat!"
"Namun, nyatanya. Wanita itu hanya membohongi Daddy, demi mencapai tujuan dia selama ini. Dan membuat Daddy sampai kehilangan kalian. Sekali lagi Daddy minta maaf atas semua kesalahan Daddy, Daddy janji. Daddy akan memperbaiki semuanya, asalkan kamu tidak lagi menjauhi Daddy. Daddy sayang banget sama Naku, jadi please ... Maafin Daddy!"
Naku terdiam mematung di tempatnya dengan pandangan lurus ke arah depan. Matanya mulai berkaca-kaca ketika semua kejadian itu kembali teringat di dalam isi kepalanya.
Satu sisi, Naku kecewa dengan Gala yang sudah menyakiti Becca serta membuat impiannya hancur berantakan. Di sisi lainnya, Naku juga tidak tega menjauhi Gala ketika dia sudah mendapatkan ganjaran atas perbuatannya sendiri.
Tidak henti-hentinya Gala terus meminta maaf sambil memeluk Naku, dengan harapan Naku bisa memaafkan semua kesalahannya supaya hubungan mereka bisa membaik seperti sediakala.
Hanya cara itu satu-satunya yang bisa Gala lakukan saat ini. Setelah Naku kembali ke dalam genggaman, maka jalan Gala untuk bersatu sama Becca akan sangat mudah. Gala hanya perlu sedikit menyeting pikiran anaknya agar bisa berpihak padanya, da mereka bisa kembali menjadi satu keluarga seperti semula.
.......
.......
.......
...***💜💜>Bersambung
__ADS_1