
"Cukup, Pah. Papah salah paham, Tuan Rio ini sudah memiliki calon istri bernama Nyonya Becca. Aku baru mengenalnya hari ini, itu juga beberapa jam lalu ketika aku melakukan apa yang seseorang suruh untuk menghacurkan hubungan mereka. Jika aku berhasil, maka aku akan mendapatkan uang 50 juta. Aku pikir, dengan uang sebanyak itu bisa membayar semua pengobatanmu untuk beberapa bulan kedepan, karena uang di tabungan kita sudah mulai menipis!"
"Saat itu aku bertemu dengan seorang pria hampir seperti Tuan Rio, dia juga orang kaya dan pada waktu itu aku sedang menebus obatmu di situ aku tidak bisa membayar semuanya. Sehingga aku hanya bisa membayar setengah dari obat itu dengan uang yang pas-pasan, tapi ada seorang pria di belakangku yang membayar semuanya untuk menolong. Dia Tuan Gala, mantan suami dari Nyonya Becca. Dia tidak rela jika mantan istrinya menikah lagi, jadi dia menawarkan kerja sama yang sangat menguntungkan untukku."
"Semua itu aku lakukan bukan karena aku matre, melainkan aku memang butuh uang itu demi membantu pemulihan sakitmu, Pah. Jika tidak karena uang dia, mungkin beberapa bulan ke depan papah tidak bisa berobat lagi. Padahal itu sangat penting untuk penyelesaian masa pengobatan, jika berhenti kita akan kembali di titik awal yang begitu menguras keuangan di tabungan supaya bisa menebus semua obat-obatanmu. Aku tidak ingin kamu kembali sakit-sakitan, Pah. Aku mau kita hidup seperti dulu, kamu bisa sehat dan cari kerja lagi untuk membiayai sekolah anak kita. Hanya itu yang aku bisa lakukan saat ini, ketika aku dilanda kebingungan harus mencari ke mana uang pinjaman tersebut."
"Makannya tadi kamu sempat nanya sama aku, 'kan? Kenapa tumben sekali aku dandan secantik ini dan sebagainya, terus aku jawab karena ingin menyenangkan hatimu Akan tetapi, nyatanya aku melakukan semua ini demi rencana yang sudah di rancang 1 hari sebelum di lakukan. Jadi, aku dan Tuan Rio tidak ada hubungan apa-apa. Aku hanya melakukan perintah, udah itu aja, Pah. Tidak ada maksud lain untuk mengkhianati papah atau mencari selingan sebagai penggantimu!"
"Mamah minta maaf, please ma-maafin mamah! Mamah tahu apa yang mamah melakukan ini hal yang salah, tapi mamah tidak punya pilihan. Semua ini mamah lakukan hanya demi kesehatan papah, itu doang tidak ada lagi. Kesehatan papah lebih penting, sebab kalau papah seperti ini bagaimana kita bisa mencari uang. Sementara pekerjaan mamah hanya cukup buat sehari-hari itu juga terkadang kurang, sedangkan papah udah lama tidak kerja semenjak sakit ini. Jadi, bagaimana kita punya tabungan buat anak kita sekolah ke jenjang lebih tinggi nanti, Pah. Kalau kita tidak mencarinya dari sekarang? Usia kita sudah semakin tua, tidak mungkin kekuatan kita bisa seperti saat masih muda."
Killa menangis sambil menatap suaminya, dia mencoba memegang tangan suaminya. Saking tidak kuat berdiri terlalu lama, suami Killa duduk dengan pandangan mata masih terlihat syok. Tidak heran memang, karena apa yang di lakukan Killa terbilang cukup menyakitkan hati suaminya. Apa lagi, dia melakukakan kesalahan yang membuat hubungan orang lain kandas begitu saja.
Rasa malu di wajah suami Killa memang terlihat jelas. Dia sangat syok sama apa yang istrinya lakukan pada hubungan orang lain, sampai tidak berani menatap wajah Rio yang masih setia berdiri di hadapannya.
__ADS_1
"Aku tidak tahu harus ngomong apa lagi, bagiku apapun yang kamu lakukan tetap salah. Bagaimana jika semua itu berbalik pada hubungan kita? Apa kamu sudah siap kehilanganku? Tidak, bukan! Maka dari itu, janganlah melakukan sesuatu yang kamu sendiri tidak ingin merasakannya. Sekarang kamu jelaskan pada Tuan Rio dan minta maaflah sebelum kamu di laporkan atas pencemaran nama baik serta telah merusak hubungan seseorang!"
Tatapan yang di berikan suaminya membuat Killa langsung menoleh ke arah Rio yang tetap tersenyum walaupun beberapa jam lalu telah di fitnah habis-habisan oleh Killa. Tidak sedikit pun Rio membentak Killa agar memintanya untuk jujur, malah suaminya yang memaksa semua itu agar Killa bisa menyadari atas kesalahan yang dia perbuat pada Rio.
Killa menuruti semua apa yang di lakukan suaminya, sebab Killa tidak mau hubungan rumah tangga yang sudah dibina puluhan tahun kandas begitu saja. Dia sujud di depan kedua kaki Rio, spontan membuatnya mundur beberapa langkah untuk menjauhinya.
Baru Rio ingin meminta Kill bangun dari sujudnya, tetapi suami Killa tidak membiarkan itu. Dia malah menyuruh Kila untuk tetap bersujud demi pengampunan atas segala dosa yang di perbuat pada Rio.
"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, Tuan. Karena saya, hubungan Tuan dan Nyonya menjadi berantakan. Saya juga sudah mengacaukan pertemuan kalian dengan mengaku sebagai pasangan, Tuan. Nyatanya, saya hanya orang suruhan dari Tuan Gala dengan tawaran yang menarik. Hanya saja, semua itu saya lakukan demi pengobatan suami saya, bukan berarti saya sengaja melakukannya supaya bisa melihat hubungan kalian kandas."
Killa mengemis pengampunan dari Rio, membuat Rio berpikir berulang kali. Apakah dia harus memaafkan Killa atau tidak? Sebab, apa yang dilakukan Killa memang keterlaluan. Akan tetapi, kembali lagi pada kenyataan. Melihat dari ketulusan Killa pada suaminya, Rio jadi paham. Jika apa yang di lakukan Killa hanya semata-mata untuk suaminya, bukan kesenangannya sendiri.
Hampir saja Killa ingin mencium kaki Rio, tapi Rio langsung minggir dan menjauhinya. Rio benar-benar terkejut atas apa yang Killa lakukan, dia seperti tidak memiliki urat malu padahal semua orang sudah melihatnya dengan merekam Killa dan memposting di sosmed.
__ADS_1
"Bangunlah, lihat! Semua orang memandangmu dengan tatapan menjijikkan, jadi saya minta bangkit sebelum semua menganggap kalau saya ini orang yang sangat kejam kepadamu!"
"Saya minta, kami sebagai suami harusnya bisa menolong istrimu jangan biarkan dia seperti ini. Saya tahu dia salah, tapi bukan begini menghukumnya. Kasihan dia, semua orang menatap remeh padanya hanya karena dia melakukan yang pada dasarnya semua itu dia lakukan demi dirimu!"
Rio menasihati suaminya, karena Killa sudah menjadi tontonan banyak orang yang ada di sana. Meski hatinya masih cukup dongkol, suaminya terpaksa membangunkan Killa. Lalu mendudukkannya di kursi panjang sebelahnya, di mana Killa langsung memeluk suaminya dan meminta maaf sebanyak-banyaknya.
Namun, ada satu permintaan yang Rio berikan pada Killa sebelum dia memaafkannya. Killa dan suaminya hanya bisa menerima semua itu, apapun akan mereka lakukan asalkan Rio bisa memaafkan mereka dan tidak melaporkan Killa ke pihak berwajib atas apa yang dia lakukan padanya.
.......
.......
.......
__ADS_1
...💜💜>Bersambung<💜💜...