Jangan Renggut Kebahagiaanku!

Jangan Renggut Kebahagiaanku!
Menyadari Kesalahan


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu, kini keadaan Lola sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Setiap menit Lola berusaha untuk menghubungi Gala, tetapi selalu di rejek. Dan sekarang nomor Lola telah di blockir oleh Gala, karena baginya hubungan mereka telah selesai di hati itu juga.


Surat demi surat sudah masuk ke dalam persidangan dengan bantuan pengacara Gala agar segera selesai di urus tanpa kendala sedikit pun.


Lola yang sudah pasrah akan hidupnya setelah di ceraikan oleh Gala, sekarang harus mengadu nasib mulai dari nol. Meski, dia memiliki sejumlah uang yang cukup untuk membuat usaha tersendiri untuk kehidupan selanjutnya.


Saat Lola baru saja ingin pergi dari rumah sakit, tiba-tiba seseorang datang sambil membawakan 2 koper besar yang berisikan barang-barang Lola selama menjadi istri Gala.


Melihat itu, Lola benar-benar yakin kalau hubungan dengan Gala telah selesai. Dia tidak lagi bisa untuk menemui Gala, jika Lola masih ingin hidup dengan tenang.


Semua itu karena Gala menyampaikan sebuah ancaman khusus bagi Lola melalui orang suruhannya. Apa bila Lola kembali berani menginjakkan kaki ke rumahnya atau menunjukkan wajahnya, maka Gala akan membuat hidupnya jauh lebih menderita dari apa yang di rasakan saat ini.


"Semua yang sudah aku perjuangkan, benar-benar telah berakhir. Tidak ada lagi kesempatan yang bisa aku dapatkan dari Gala, terlihat dari cara dia memperlakukanku."


"Ya, wajar saja sih. Karena apa yang aku lakukan ini memang sangat salah, aku telah menyakiti beberapa hati dan membuat kehidupan mereka hancur. Jadi, aku pantas mendapatkan semua ini!"


"Mungkin, ini merupakan teguran untukku supaya bisa menjadi manusia yang jauh lebih baik lagi. Setidaknya aku masih di berikan hidup setelah kejadian di malam itu, agar aku bisa menebus semua kesalahanku di masa lalu!"


"Walaupun, Gala sangat membenciku. Dia masih baik padaku, semua yang aku milikintermasuk perhiasan dan juga uang di tabungan dia berikan semuanya tanpa sedikit pun mengambilnya. Itu artinya, aku masih punya tujuan hidup buat memperbaiki keadaan ekonomiku selanjutnya!"

__ADS_1


"Tuan, Nyonya. Maafkan semua kesalahanku, karena aku telah merenggut kebahagiaan kalian. Aku hanya bisa berdoa agar kalian bisa kembali bahagia, atau pun kalian bersatu. Dengan begitu, kalian tidak lagi merasakan sakit satu sama lain."


Lola tersenyum sambil meneteskan air matanya, lalu dia pun perlahan berjalan keluar dari kamarnya sambil menggeret kedua koper besar di kana dan kirinya secara bersamaan.


Setelah menyadari kesalahannya, Lola berusaha untuk bersikap baik kepada semua orang demi menebus dosa-dosanya. Tidak lupa Lola juga menolong seseorang yang membutuhkan pertolongannya ketika Lola masih sibuk mencari tempat tinggal.


Tanpa di duga, Lola menyisihkan sedikit uangnya agar bisa memberikan beberapa nasi bungkus untuk para pengemis atau pengamen yang ada di jalan.


Melihat mereka bisa makan dengan lauk enak dengan sangat lahap, berhasil membuat air mata bahagia Lola mulai menetes di balik senyuman lebarnya.


Dia tidak menyangka, hanya dengan memberikan nasi bungkus kepada orang bisa membuat hatinya terasa senang.


Di saat Lola sedang menikmati makan bersama dengan semuanya dengan perasaan senang. Berbeda halnya dengan Gala. Berulang kali Gala mengamuk karena pekerjaannya tidak ada yang beres satu pun.


Semua yang dia kerjakan selalu saja salah, dan harus mengulangnya dari awal. Sehingga Gala bisa menghabiskan beberapa waktu, hanya demi menyelesaikan satu pekerjaannya.


Sementara pekerjaan semakin lama semakin menumpuk, dan itu juga sudah di bantu oleh sekretaris serta asisten pribadinya. Akan tetapi, namanya juga pekerjaan pasti akan terus bertambah apa bila tidak segera di selesaikan.


"Aarrghhh ... Si*al! Kenapa bayangan Becca dan Rio selalu muncul di dalam pikiranku, ketika aku harus menyelesaikan semua pekerjaan ini dengan cepat!"

__ADS_1


"Siapa sebenarnya pria itu? Kenapa dia terlihat dekat sekali dengan Becca, layaknya seseorang yang sudah kenal lama. Setahuku Becca tidak memiliki teman pria, yang tidak aku ketahui. Semua teman-temannya aku tahu, hanya pria itu yang tidak aku ketahui!"


"Jangan bilang, kalau dia punya niat untuk merebut Becca dariku? Jika benar begitu, aku harus selalu mantau mereka. Bagaimana pun mereka tidak boleh sampai bersatu. Jika harus bersatu, itu hanya aku dan Becca. Bukan dia!"


Tangan Gala mengepal cukup kuat ketika dia kembali teringat sama wajah Rio yang berhasil membuat hatinya terbakar api cemburu.


Sorotan mata lurus ke arah depan, di mana bola mata Gala mulai memerah penuh amarah yang telah berkorban. Seakan-akan dia telah mengibarkan bendera peperangan antara dia dan Rio, kalau sampai Rio berhasil merebut Becca darinya.


Intinya, Gala tidak bisa terima semua itu. Apa pun cara akan dia lakukan supaya Becca dan Naku bisa kembali ke dalam pelukannya.


Namun, langkah pertama Gala harus mencari tahu siapa Rio yang sebenarnya. Dari latar belakang, pekerjaan atau sebagainya. Supaya Gala bisa memprediksi, apakah lawannya ini sebanding dengannya, atau lebih di atasnya. Syukur-syukur Rio berada di bawah Gala. Jadi, dengan mudahnya Gala bisa menjauhkan Rio dari Becca.


Gala tersenyum miring, lalu mengambil ponselnya dan menelepon seseorang untuk di minta pertolongan agar bisa menjadi mata-mata ke mana pun Becca pergi. Dengan begitu, Gala akan lebih mudah mencari tahu informasi mengenai siapa Rio yang sebenarnya.


.......


.......


.......

__ADS_1


...💜💜>Bersambung


__ADS_2