
"Mas, Zahra nggak mau mandi!" rengek Zahra saat ustad Zaki bersiap dengan handuk yang melingkar di lehernya.
"Dek, bentar lagi magrib, kalau dek Zahra nggak mandi sekarang takutnya nanti kedinginan." bujuk ustad Zaki pada istri kecilnya itu, "Tadi katanya habis sholat ashar, sekarang sudah mau magrib masak masih di tunda lagi sih, dek."
"Sehari ini aja deh nggak mandi nggak mandi nggak pa pa ya. Lagian kan kita juga nggak ngapa-ngapain, mas." Zahra masih bertahan di atas tempat tidur, karena dokter belum menganjurkan mereka untuk berhubungan suami-istri, menjadikan Zahra alasan untuk malas mandi.
Hehhhh ....
Ustad Zaki menghela nafas dan duduk di samping sang istri,
"Tapi tetap saja dek, dek Zahra sudah dua hari loh nggak mandi."
"Jadi menurut mas ustad, Zahra bau. Zahra nggak cantik, nggak menarik kalau nggak mandi?"
'Waduhhhh, salah ngomong lagi kayaknya.' batin ustad Zaki.
"Nggak dek,"
"Jadi beneran nggak cantik? Nggak harus? Nggak menarik?" Zahra semakin cemberut.
'Astagfirullah hal azim,' ustad Zaki hanya bisa beristigfar dalam hati.
"Dek Zahra yang paling cantik, paling menarik buat mas. Pokoknya nggak masalah dek kalau dek Zahra nggak mandi berapa hari aja, menurut mas dek Zahra tetap yang paling harum." bujuk ustad Zaki sambil mengusap kepala Zahra.
"Beneran?"
"Iya dek. Ya udah kalah dek Zahra nggak mandi, biar air hangatnya buat mas saja, mas yang mandi."
"He'eh, mas bau acem." keluh Zahra sambil menutup hidungnya membuat ustad Zaki menciumi ketiaknya.
'Masak sih, perasaan harum. Baru satu jam lalu aku mandinya.' batin ustad Zaki tidak terima, tapi ya sudahlah demi sang istri ustad Zaki menerimanya.
"Kalau begitu mas mandi ya." ustad Zaki pun menyerah dan berdiri meninggalkan Zahra.
Tapi langkah ustad Zaki terhenti tepat di depan pintu kamar mandi saya tiba-tiba Zahra kembali memanggilnya.
"Mas,"
Ustad Zaki pun menoleh,
__ADS_1
"Iya?"
"Zahra mau mandi, tapi sama mas ustad."
Mendengar ucapan Zahra, ustad Zaki tersenyum senang sekaligus khawatir. Bagaimanapun ia seorang pria normal dan sudah beberapa Minggu tidak melepaskan libidonya.
"Kenapa? Zahra nggak boleh mandi ya?" tanya Zahra cemberut. Semenjak hamil sepertinya Zahra lebih sensitif.
"Boleh kok dek, ya sudah mas gendong dek Zahra sampai di kamar mandi ya."
Ustad Zaki pun kembali menghampiri Zahra dan menggendongnya ke kamar mandi.
***
"Dek, lain kali kalau mandi, lebih baik dek Zahra mandi sendiri aja ya sampai dokter mengijinkan." ucap ustad Zaki menyesal karena nyatanya mereka tidak hanya mandi.
Tangan ustad Zaki tengah cekatan mengeringkan rambut zahra.
"Tapi kan itu tadi mas ustad ya mulai."
"Maaf," ucap Ustad Zaki, meskipun tadi ustad Zaki langsung berkonsultasi pada dokter dan memastikan Zahra baik-baik saja, ustad Zaki tetap merasa bersalah.
"Harusnya Zahra yang minta maaf, andai Zahra bisa lebih dewasa."
Cup
Ustad Zaki mengecup kening istrinya dengan begitu lembut dan penuh cinta.
"Aduhh, aduhhh aduhhh...," keluh Zahra tiba-tiba membuat senyum ustad Zaki berubah khawatir.
"Dek, kenapa? Apa yang sakit?" tanya ustad Zaki sambil berjongkok di depannya.
"Kita ke rumah sakit sekarang ya," ucap ustadz Zaki lagi dan hendak berlari meninggalkan Zahra, tapi Zahra segera menahan tangan sang suami.
"Jangan."
"Kita harus ke rumah sakit dek, biar mas telpon Amir." ucap ustad Zaki dengan begitu panik.
"Enggak mas, Zahra pengen es krim."
__ADS_1
Plongggggg
Seketika ustad Zaki bernafas lega, ia kembali berjongkok di depan sang istri.
"Jadi nggak ada yang sakit?"
"Ada."
"Apanya?"
"Perutku lapar mas, pengen es krim."
"Astaghfirullah hal azim, dek. Mas sudah benar-benar takut tadi, mas kira-kira gara-gara kita melakukannya tadi,"
"Jadi mas nggak mau belikan es krim buat Zahra?" tanya Zahra sambil cemberut.
"Mau dek, mau! Tapi mas sholat magrib dulu ya, bentar lagi azan. Nggak pa pa kan?"
"Zahra ikut ke masjid."
"Kamu yakin?"
"Iya,"
"Tapi_,"
"Pokoknya ikut."
"Baiklah."
Akhrinya ustad Zaki hanya bisa menyetujui permintaan sang istri, apa boleh buat ia harus menjaga mood Zahra agar tetap stabil.
Bersambung
Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar bisa up lagi
Follow akun Ig aku ya
Ig @tri.ani5249
__ADS_1
...Happy Reading 🥰🥰🥰...