RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
Cahaya pergi


__ADS_3

Cahaya memutuskan pergi ke kota *** walaupun mamahnya sempat melarangnya namun cahaya bersikeras untuk pergi. Reno mengantarkan Cahaya kembali ke rumah ayahnya disana ia ditemani mbok jum dan pak tejo. Reno memberitahukan kondisi Cahaya yang tengah hamil kepada mbok jum.


Reno tidak bisa berlama-lama dikota tersebut karena pekerjaannya yang tidak bisa ia tinggalkan namun sesekali ia datang membawa keperluan Cahaya.


Reihan kebingungan mencari keberadaan Cahaya nomor telponnya pun tidak bisa ia hubungi.


Clara semakin gencar mendekati Reihan setelah ia tahu Cahaya pergi dan Reihan tidak bisa menemukannya.


Widia masih berusaha untuk menyatukan Clara tidak henti-hentinya ia berusaha agar Reihan mau menerima Clara sebagai isterinya.


Reihan semakin kesal dengan sikap mamahnya yang selalu membuatnya dekat dengan Clara, berulang kali ia menolaknya namun mamahnya tidak berhenti begitu saja.


______


Usia kandungan Cahaya sudah 7bulan aktivitasnya pun mulai terbatasi. di rumahnya ia ditemani mbok jum setiap pagi ia berjalan pagi mencari udara segar bersama mbok jum.


Cahaya tidak lupa meminum susu ibu hamil dan semua kebutuhannya tidak lupa Reno siapkan setiap kali datang mengunjunginya.


Sekar merasa geram dengan perbuatan widia terhadap putrinya. dengan semua aset yang dimilikinya sekar membuat perusahaan Reihan diambang ke hancuran. Widia merasa tidak percaya kalau dia hampir bangkrut sementara Bram syok dan jatuh sakit


Clara yang mengetahui Reihan telah bangkrut memutuskan untuk pergi kembali ke luar negeri. widia merasa kecewa dengan Clara yang mau dengan putranya disaat kaya saja setelah bangkrut ia tinggalkan begitu saja.


Sekar datang ke kediaman rumah Reihan dan bertemu dengan Bram.

__ADS_1


Bram yang kini menggunakan kursi roda merasa terkejut dengan kedatangan Sekar.


Sekar tersenyum kecut saat melihat widia yang tengah mendorong kursi roda Bram.


" Siapa kamu dan mau apa kamu datang ke rumah ini?" tanya widia tidak suka dengan kehadiran sekar.


" Siapa aku? kau tidak tau ya atau pura-pura tidak tau!" ucap sinis sekar.


" Apa maksudmu, tidak usah bertele-tele!" Widia semakin kesal.


" Baiklah aku akan memberitahu mu, rumah ini sekarang sudah menjadi milikku dan kau silahkan mengosongkan rumah ini!" Sekar berjalan perlahan mengamati setiap sudut rumah itu.


" Omong kosong, silahkan pergi dari rumah ini dan jangan muncul lagi disini!" widia emosi.


" Beraninya kau!" Widia ingin menghampiri sekar dan menarik rambutnya namun tangan bram lebih dulu mencekalnya.


" Sudah cukup!" Bentak bram emosi.


Sekar dan widia terdiam. bram menatap Sekar lekat dia merasa tidak percaya bisa bertemu dengan sekar kembali namun bukan itu yang ia harapkan bertemu dalam keadaan sepelik itu.


perusahaan yang ia rintis susah payah akhirnya hancur dan jatuh ketangan seseorang yang selama ini ingin ia jumpai.


" Aku tidak menyangka kau kembali ditengah kehancuran perusahaan yang sudah ku rintis susah payah!" Ucap bram kecewa.

__ADS_1


" Jangan salahkan aku jika aku datang kehadapanmu dalam situasi seperti ini!" ucap Sekar lantang.


" Apa maksud dari ucapan kalian?" Widia bertanya menyelidik.


" Karena wanita ini kau membuat menantumu menderita. laki-laki macam apa kau ini?" Geram sekar menunjuk widia.


" kalian, ada hubungan apa sebenarnya hah..?" Widia semakin emosi.


" Haa... haa... isterimu ternyata sangat penasaran dengan hubungan kita!" sekar menyeringai


" Sudah cukup, apa sebenarnya tujuanmu melakukan ini, jika karena aku pernah berbuat salah padamu aku minta maaf !" lirih bram


" Kau tanya apa tujuanku?" Sekar tersenyum getir. " Aku hanya ingin membungkam kesombongan seorang wanita yang sebenarnya dia bukanlah siapa-siapa tapi sudah berani menghina orang lain!" Tutur sekar.


" Aku.... aku minta maaf!" Bram menunduk merasa malu.


" Kenapa kau meminta maaf kepadanya pah? Dia yang seharusnya meminta maaf kepada kita!" Bentak Widia yang merasa tidak terima.


" Cukup mah!" Bram membentak widia.


" Kenapa kau malah marah padaku, siapa sebenarnya wanita ini?" Widia murka.


Bram diam, mulutnya terasa sulit untuk mengatakan siapa wanita yang ada dihadapannya.

__ADS_1


Suara mobil terdengar Reihan masuk kedalam rumah dan betapa terkejutnya ia saat melihat sosok seorang wanita paruh baya yang bertemu dengannya di butik saat bersama Clara.


__ADS_2