RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
Sekar


__ADS_3

Mobil mewah berwarna putih terparkir didepan sebuah toko bunga yang bertuliskan nama Cahaya flower shop. Saat pintu mobil dibuka menyembul sosok seorang wanita yang sudah berumur namun masih terlihat sangat cantik dan begitu elegan. wanita itu berjalan menuju toko bunga yang ada dihadapannya namun langkahnya terhenti ketika seorang pria tampan berkulit putih mulus berbadan tegap dan berotot menyembul dari jendela mobil dan memanggilnya.


" Mah... !" panggil pria itu dengan wajah dinginnya


" Tunggu saja di mobil, mamah ingin menemui seseorang !" ucap wanita itu lalu berjalan kearah toko bunga yang bertuliskan cahaya flower shop. Saat langkahnya terhenti tepat didepan toko ia menatap lekat nama yang tertera di papan nama toko tersebut.


" Cahaya flower shop " gumamnya dalam hati.


wanita yang sudah berumur tapi masih terlihat cantik dan awet muda itu masuk ke dalam toko ia melihat kesekeliling isi toko tersebut. namun langkahnya tiba-tiba terhenti ketika ia melihat kesebuah foto yang menempel diatas dinding. ia mendekat kearah foto tersebut dia menatapnya lekat. jantungnya terasa berdegup kencang ketika ia mendengar suara derap langkah kaki seseorang yang mendekat kearahnya dan dengan cepat ia langsung menoleh.


" Mas darmaw....!" ucap wanita yang bernama Sekar itu terhenti saat sosok yang ada di hadapannya ternyata bukanlah orang yang ia cari.


" Maaf nyonya, apa ada yang bisa saya bantu?" tanya pak tejo dengan sopan.


" Akh.. iya maaf !" ucap sekar dengan senyum menghiasi wajahnya .


" Kalau boleh saya tahu dimana pemilik toko bunga ini, apa bisa saya menemuinya?" Tanya Sekar dengan suara lembut dan sangat ramah.


" Maaf nyonya jika pemilik toko bunga yang anda maksud pak Darmawan " ucap pak tejo menatap foto yang menempel didinding. "Sangat disayangkan anda tidak bisa menemuinya nyonya"


" Kenapa, memang dimana dia sekarang?"


" Beliau sudah meningal dunia nyonya". terang pak tejo.


Sekar hampir jatuh tersungkur ketika mendengar berita Darmawan suaminya ternyata telah meninggal dunia.


" Apa itu benar pak ?" tanya sekar terbata-bata dan tanpa sadar menitikkan air mata.


" Benar nyonya, pak darmawan meninggal karena kecelakaan sekitar 2 bulan yang lalu" tutur pak tejo.

__ADS_1


" Mas Darma...!" ucap sekar lirih


" Apa anda baik-baik saja nyonya, wajah anda terlihat pucat? tanya pak tejo yang melihat raut shock diwajah Sekar.


" Saya tidak apa-apa pak, saya baik-baik saja! " ucap sekar tersenyum menutupi rasa sedih dan bersalahnya.


" Sebaiknya kita duduk disana saja nyonya, mari silahkan !" pak tejo mempersilahkan sekar untuk duduk di bangku yang ada di toko bunga tersebut.


" Terima kasih pak" ucap sekar dengan sopan.


pak tejo hanya tersenyum dan keduanya duduk dibangku yang disekelilingnya terhias berbagai macam rangkaian bunga.


" Maaf pak, Lalu putrinya dimana dia sekarang, bagaimana keadaannya apa dia baik-baik saja?" tanya sekar terlihat manik mata penuh kerinduan.


" Maaf nyonya, kalau boleh tau anda ini siapanya pak Darmawan? maaf kalau saya lancang !" pak tejo menundukkan kepalanya .


" emmmm...... saya.......saya sahabat lama Darmawan. Dulu kami cukup dekat tapi karena saya pindah keluar negeri jadi sudah lama kami tidak pernah bertemu lagi!" Sekar berbohong. menahan tangisnya walaupun hatinya sangat terpukul atas berita meninggalnya darmawan suaminya.


" pak, maaf apa boleh saya bertemu dengan putri darmawan?" tanya Sekar ragu-ragu.


"Putri pak darmawan?" tanya pak tejo


" iya pak"


"Ia sudah menikah dan ikut suaminya tinggal di kota." terang pak tejo


" Sudah menikah?"


" iya nyonya , sebenarnya sudah seminggu ini putri pak darmawan dan suaminya datang kesini untuk mengunjungi makan ayahnya, mungkin hari ini mereka akan kembali ke kota.

__ADS_1


" Kalau boleh tau siapa suaminya pak?" Sekar penasaran dengan sosok pria yang sudah menjadi menantunya.


" Dia putra dari Tuan..." ucapan pak tejo terhenti ketika seseorang memanggilnya.


" Pak tejo !" panggil Citra yang tiba-tiba muncul bersama bayu dan intan.


" Assalamu'alaikum pak tejo " ucap intan dengan ceria.


" Wa'alaikum salam, nak citra apa kabar? "


" Baik pak, pak tejo sendiri bagaimana kabarnya?" citra balik bertanya.


" Alhamdulillah baik, nak citra kemana saja tidak pernah mampir lagi kesini?"


" ada kok pak, cuma kak bayu aja yang sibuk gak bisa ngajak citra kesini" jawab citra dengan wajah cemberut yang di buat-buat melirik ke arah bayu.


" oia, maaf nyonya kenalkan ini citra, bayu dan intan mereka adalah teman baik putri pak darmawan." pak tejo memperkenalkan satu persatu.


" Hai, Senang bertemu dengan kalian " sapa sekar tersenyum manis.


" senang juga berkenalan dengan tante cantik " jawab citra yang polos.


" bisa saja kamu gadis manis" puji sekar lalu tersenyum pada citra.


Tuuuttttttt...... tuuttttt.....tuuutttt....


Tiba-tiba suara ponsel dari dalam tas sekar berdering.


Maaf semuanya saya pamit dulu, terima kasih ya pak atas informasinya.

__ADS_1


" iya nyonya sama - sama."


Sekar pergi meninggalkan mereka semua setelah melihat layar ponselnya tertera nama RENO memanggil.


__ADS_2