RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
PERTEMUAN DENGAN BAYU


__ADS_3

Setelah Reihan pergi Widia dan Clara menghampiri Cahaya yang sedang membersihkan pecahan gelas.


" Eh, gadis kampung kalau kerja itu yang benar segitu aja gak becus !" maki Clara.


" Sudahlah sayang tidak usah pedulikan dia, lebih baik kamu siap-siap biar mamah yang antar kamu pulang, bagaimana?"


" Mamah mau antar Clara pulang? wahh.. Clara senang banget mah. terima kasih ya mah !" Clara memeluk widia dihadapan Cahaya.


Widia dan Clara pergi kekamar masing- masinh untuk bersiap-siap. Cahaya selesai membersihkan pecahan gelas dilantai langsung kembali kekamarnya.


Didalam kamar Cahaya menjatuhkan tubuhnya diatas kasur ia kembali teringat sikap Reihan yang begitu mesra dengan Clara bahkan rasa sakitnya bertambah tatkala sang mertua mengatakan suaminya sangat serasi bagaikan pasangan suami isteri dengan wanita lain didepan matanya.


CAHAYA💔


" Ayah apa yang harus aku lakukan ?


Aku sudah lelah ayah, bawalah aku bersamamu ayah. aku sudah tidak sanggup lagi ayah melihat suamiku bermesraan didepan mata kepalaku sendiri. Ayah.....!" Tangis Cahaya pecah.


Drettt....dreettttt....


Cahaya menoleh keatas nakas melihat hp. nya berdering. ia bangun dan turun dari tempat tidur mengambil benda pipih berwarna hitam tersebut. digesernya tombol berwarna hijau.


CAHAYA📱


" Hallo...!" dengan suara serak karena terlalu banyak menangis.


BAYU📱


" Hallo Ca, ini aku bayu !"


CAHAYA📱


" Bayu !


BAYU📱


" Ca, bisa ketemuan gak?"


CAHAYA📱


" Ketemuan, memangnya kamu..?"


BAYU📱


" Aku sekarang ada dikota ca, bagaimana bisa kita ketemuan?."


CAHAYA📱

__ADS_1


" Kapan?"


BAYU📱


" Kalau sekarang bagaimana, bisa?"


CAHAYA📱


" Baiklah, kita ketemuan dimana?"


BAYU📱


" Bagaimana kalau di cafe 99?"


CAHAYA📱


" Cafe 99, baiklah kebetulan cafe itu tidak jauh dari tempat tinggalku."


BAYU📱


" Bagus kalau begitu"


CAHAYA📱


" 1 jam lagi kita bertemu disana"


" Oke"


Cahaya langsung bersiap-siap untuk pergi ke cafe menemui sahabat baiknya.


" Mbok !" Cahaya menghampiri mbok ijah yang sedang memasak didapur. setelah selesai bersiap-siap Cahaya memutuskan untuk menemui Mbok ijah terlebih dahulu sebelum berangkat ke cafe.


" iya non"


" Mbok aku pamit ya mbok mau keluar sebentar?"


" Mau kemana non, apa non Cahaya sudah bilang sama tuan Reihan ?"


" Belum mbok, tadi aku sudah menelponnya mbok tapi gak diangkat, mungkin sibuk kali mbok."


"kalau si mbok boleh tahu, non cahaya mau pergi kemana?"


"Cuma mau bertemu dengan teman lama kok mbok, ya sekalian ngilangin suntuk mbok !" Cahaya melepas senyum.


" ya sudah kalau begitu, Non hati-hati dijalan !"


" iya mbok !" Cahaya pergi dengan menggunakan jasa online.

__ADS_1


Di kantor ☆


Setibanya di kantor semua pegawai memberikan hormat kepada Reihan. mereka tahu Reihan adalah satu-satunya penerus dari perusahaan Adiaksa Grup.


Reihan memasuki ruangan Direktur utama yang tak lain ruangan papahnya sendiri Bramantyo. Reihan masuk bersama Tio supir sekaligus asisten pribadinya.


Bramantyo mengadakan rapat dewan direksi untuk memperkenalkan putranya yang nanti akan menjabat sebagai pengganti dirinya kelak.


setelah rapat selesai Reihan membantu Bram menangani beberapa proyek besar dibantu dengan asisten tio sekaligus sekertaris pribadi Reihan


Bram sangat senang melihat Reihan yang begitu bersemangat bekerja.


________________


Di cafe


Cahaya tiba dicafe 99 saat ia memasuki cafe tersebut ia melihat seorang pria melambaikan tangannya dari meja pojok yang letaknya disamping kaca jendela.


" Ca !" panggil bayu


Cahaya setelah melihat keberadaan bayu ia langsung menghampiri Cahaya.


" Silahkan duduk Ca !"


" Terima kasih bay, maaf ya telat tadi ada sedikit macet " tutur Cahaya. lalu duduk dibangku depan bayu.


" Gak apa-apa, aku juga baru sampe kok !"


" Mau pesan apa Ca ?"


" Terserah kamu aja bay "


" bagaimana kalau jus jeruk sama banana cake ?"


" boleh !" jawab Cahaya sambil tersenyum


" Ca, kamu baik-baik aja kan?"


" iya aku baik-baik aja kok, memang kenapa bay?"


" Wajah kamu terlihat pucat Ca, Mata kamu.....?" ucapan Bayu terhenti saat memperhatikan kedua mata Cahaya yang sembab.


Cahaya yang merasa diperhatikan wajahnya terlihat gugup dan membuang wajahnya kearah jendela.


" Ca...!" panggil Bayu pelan


Cahaya menoleh dan sesekali menundukan wajahnya.

__ADS_1


" Kamu gak baik-baik aja, kamu berbohong kan Ca?"


__ADS_2