RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
Memenuhi janji


__ADS_3

Sekar keluar dari toko bunga berjalan menghampiri sosok pria tampan bertubuh tegap dan berotot mengenakan kemeja putih dan berkacamata hitam yang sedang berdiri menyandar dipintu mobil menunggu sang mamah.


" Maaf sayang lama !" ucap Sekar pada pria yang mendengus kesal karena terlalu lama menunggu.


" Ayo sayang kita pulang !" Sekar membuka pintu mobil dan masuk kedalamnya.


Melihat sang Mamah sudah duduk manis didalam mobil Reno lalu masuk kedalam mobil dan menghidupkan mesin.


Tak jauh dari mobil Sekar yang masih terparkir didepan toko datang mobil hitam yang hendak parkir di area kosong tepat disamping mobil Sekar.


Bertepatan mobil yang Reno kemudikan keluar dari parkiran, menyembul keluar Cahaya dan Reihan dari dalam mobil yang baru saja terparkir.


" Mas, aku pasti sangat merindukan tempat ini !" ucap cahaya menatap papan tama yang terpampang diatas toko tersebut.


" Nanti, kita kesini lagi sayang!" ucap lembut Reihan yang melingkarkan tangan dipinggang ramping cahaya.


" Benar ya mas, janji !"


" iya" Reihan menggandeng cahaya masuk kedalam toko.


Saat baru beberapa melangkah cahaya dikejutkan dengan kehadiran gadis Remaja yang tiba-tiba berlari memeluk tubuhnya.

__ADS_1


" Kak Cahaya !" Mendapat pelukan dadakan itu membuat Cahaya sontak terkejut terlebih saat pandangannya melihat kearah belakang gadis remaja itu berdiri sosok pria yang sangat ia kenal. rasa kecemasan menyelimuti hati dan pikirannya saat ia menoleh dan melihat pria disampingnya menatap pria yang berdiri dihadapannya dengan rahang mengeras dan sorot mata elangnya.


" Kakak, Kak Cahaya kan?" Tanya citra ragu-ragu takut salah orang karena penampilan cahaya yang sedikit berubah lebih cantik, lebih anggun dan lebih feminin berbeda dengan cahaya yang dulu lebih suka dengan celana jins dan kaos oblong terlebih lagi orang yang dipeluknya masih diam mematung.


" Kak !" Citra mengguncang tubuh cahaya, sampai tersentak dari pikirannya yang tegang itu lalu menatap citra yang masih melingkarkan tangannya dipinggang cahaya.


" iya sayang ini kak cahaya?" melemparkan senyum manisnya.


" kak cahaya kemana saja, sudah lama tidak main ke rumah?" Cahaya hanya menjawab pertanyaan citra dengan senyuman.


" Apa kak cahaya sedang bertengkar ya sama kak bayu?" DEGGG.... pertanyaan dari bibir citra kali ini membuat cahaya merasa tegang dengan reaksi apa yang akan diberikan Pria disampingnya ketika mendengar nama bayu.


" Mas !" Dengan suara sangat lembut cahaya memanggil pria yang berdiri disampingnya dan melemparkan senyum semanis mungkin.


Reihan menoleh kearah suara wanita yang masih dengan erat mengaitkan jemarinya dan menatap lekat manik mata cahaya yang seakan memohon.


" Tenang saja, aku akan berusaha menepati janjiku !" ucap Reihan berbisik mencairkan ketegangan yang cahaya rasakan.


" Kakak ini siapa, wajahnya tampan tapi sayang dia dingin kaya es di kutub utara?" ucap Citra menunjuk dengan sorot matanya.


" Ini..." ucap cahaya terpotong. " Apa benar aku sedingin itu?" Reihan sedikit menunduk mensejajarkan wajahnya dengan gadis yang tingginya 140 cm dengan sikap dinginnya. gadis itu menatap tajam mata Reihan membuat keduanya bersitatap tanpa bicara apa-apa. hal itu tentu saja membuat situasi menjadi tegang terutama cahaya, ia takut Reihan tersinggung dengan ucapan citra.Cahaya sungguh dibuat kaget karena yang terjadi malah diluar dugaan Reihan tersenyum lalu mengacak - acak rambut citra.

__ADS_1


sementara yang empu rambut mendengus kesal karena rambutnya jadi berantakan.


" Kakak ini gak sopan ya main acak-acak rambut orang padahal kita gak saling kenal !"


Citra merapihkan rambutnya yang berantakan dengan jari-jarinya.


" emmmm... kalau begitu kita berkenalan bagaimana?" Reihan tersenyum dan mengulurkan tangannya " REIHAN" Dengan senyum menghiasi wajahnya Reihan menyebutkan namanya.


" Citra amelia putri"! Citra menyebutkan namanya menyambut uluran tangan Reihan.


Melihat Reihan tersenyum dan sikapnya yang ramah tentu saja membuat cahaya merasa senang. terlebih lagi ketika Cahaya memperkenalkan kedua sahabatnya bayu dan intan kepadanya.


" Terima kasih ya mas!" bisik cahaya.


Reihan tersenyum menatap lekat sang isteri.


**************


Hai semua... Maaf ya kalau banyak kata dan alur ceritanya yang berantakan dan masih jauh dari kata bagus.


mohon dukungan Vote, like dan komennya ya agar thor bisa belajar lebih baik lagi !🙏😊

__ADS_1


__ADS_2