RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
Supir Taksi


__ADS_3

" Ya iya kan sebagai pegawai yang baik aku itu harus dapat izin dulu dari pak bos. kalau gak bisa-bisa gajiku dipotong nanti!" ucap Cahaya.


" Hwaaaa...haaaa...!" Reno tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Cahaya yang menurutnya sangat lucu dan menggemaskan.


" Udah ah kalau bicara sama mas Reno gak akan ada habisnya. aku bisa telat pulang nanti!" Tutur Cahaya.


" Kenapa memang kalau telat, apa dia akan marah lagi sama kamu?" tanya Reno menyelidik.


" Mas kalau dia marah, tandanya dia itu khawatir dan sayang sama isteri!" jawab Cahaya santai tapi membuat Sekar terkejut dengan kata Isteri.


" Isteri, maksudnya?" tanya sekar bingung.


" Sebenarnya Cahaya itu sudah menikah mah!" jawab Cahaya.


" Apa, kamu sudah menikah?" Sekar sedikit terkejut.


"Iya mah !" jawab Cahaya.


" Ya udah mah nanti Reno ceritain tapi sekarang Reno mau antarkan dulu adik Reno yang satu ini" Ucap Reno.


" Hemmmm....!" jawab mamahnya.


" Mas kalau mas mengantarkanku pulang lalu yang menemani mamah siapa? udah mas aku pulang sendiri aja ya!"


"Gak apa-apa sayang, nanti juga ada bi susan yang menemani mamah. Udah sana Ren antarkan Cahaya pulang !" tutur Sekar.


" tapi mahh....!" Ucap Cahaya terhenti ketika mendengan knop pintu diputar.


" Sudah sana kalian pergi. udah ada bi susan yang menemani mamah!" ucap Sekar


" Ya udah Cahaya pamit, Assalamu'alaikum!" pamit Cahaya lalu meraih tangan Sekar dan mencium punggung tangannya.


" Wa'alaikum salam, hati-hati ya sayang!" pesan Sekar pada kedua anaknya.


" Iya mah, bi nitip mamah ya!" kata Reno sambil berjalan keluar.


___________________________


Reihan kembali geram dengan sikap Cahaya yang tidak juga mengangkat telponnya.

__ADS_1


Dia duduk di sofa sambil kembali menelpon Cahaya namun lagi-lagi Cahaya tidak mengangkatnya.


Di dalam mobil Cahaya baru membuka tasnya dan meraih ponselnya ternyata dia baru sadar kalau ponselnya disilent, dan saat melihat banyaknya panggilan telpon dari Reihan Cahaya menundukkan kepalanya lesu.


" Kamu kenapa dek?" tanya Reno yang melihat raut wajah cahaya yang lesu.


" Gak ada Apa-apa kok mas!" jawab Cahaya berdalih.


" Kamu itu gak bisa bohong sama mas mu ini , apa kamu lupa kalau kita itu saudara kembar?"


" Masa sih mas, kita kembar kok gak mirip ya? He..he...!"


" Ya kamu kan perempuan sedangkan mas laki-laki wajar kalau rada gak mirip!" Reno sesekali memperhatikan wajah Cahaya. " Udah gak usah mengalihkan pembicaraan, kamu itu kenapa muka ditekuk begitu?"


" Aku cuma lupa tadi ponselku sempat disilent dan ternyata mas Reihan sudah berkali-kali menelponku. pasti dia sangat marah!"


" Aku jadi penasaran semarah apa adik iparku itu, kalau dia berani membuatmu menangis awas saja mas tidak akan tinggal diam.


" Yaudah Cahaya mau menghubungi Mas Reihan dulu ya!"


Tuuutttt.... tuutttt...


CAHAYA πŸ“ž"Assalamu'alaikum mas, " ucap Cahaya pelan.


REIHAN πŸ“ž" Wa'alaikum salam. kamu dimana sayang ,kenapa tidak menjawab telpon mas?"


CAHAYA πŸ“ž" Maaf ya mas, tadi aku lupa ponselku ternyata disilent didalam tas jadi gak tau kalau mas Rei tadi menelpon!" Ucap Cahaya selembut mungkin berharap Reihan tidak marah padanya.


REIHAN πŸ“ž" Lalu sekarang kamu di mana biar mas jemput?"


CAHAYA πŸ“ž" Gak usah mas, ini aku sudah dalam perjalanan pulang!"


REIHAN πŸ“ž" Naik apa?"


CAHAYA πŸ“ž"Emm.... Taksi!'


Reno melirik Cahaya saat mendengar kata Taksi.


CAHAYA πŸ“ž" Yaudah ya mas, sebentar lagi juga aku sampai!"

__ADS_1


REIHAN πŸ“ž"Iya mas tunggu, kamu hati-hati di jalan!"


CAHAYA πŸ“ž" iya mas, Assalamualaikum!"


REIHAN πŸ“ž" Wa'alaikum salam!"


Cahaya menutup telponnya dan menyandarkan tubuhnya dengan kasar di bangku mobil.


" Sejak kapan aku jadi supir taksi?" ucap Reno tanpa menoleh fokus dengan menyetir mobilnya.


" Hiiii.... Maaf mas!" Cahaya menggaruk lehernya yang tak gatal.


" Untung saja kamu itu adikku kalau bukan sudah aku suruh turun dari mobil ku!" ucap Reno dengan mengacak-acak rambut Cahaya.


Mobil yang dikendarai Reno dan Cahaya akhirnya sampai didepan apartemen. Cahaya turun dari mobil dan melambaikan tangan pada Reno yang kembali melajukan mobilnya pergi meninggalkan apartemen tersebut. Setelah Mobil yang dikendarai Reno sudah tidak terlihat lagi Cahaya langsung bergegas masuk kedalam apartemen tersebut.


Didalam kamar apartemennya Reihan sudah tidak sabar menunggu kepulangan Cahaya. ia duduk lalu berdiri kembali duduk lalu berdiri lagi berjalan mendekati pintu lalu kembali berjalan menuju sofa berkali kali Reihan mondar mandir tidak jelas sampai akhirnya terdengar suara ketukan pintu dari luar.


Tokkkk....tokkk...tokk....


Mendengar suara ketukan pintu Reihan langsung segera berjalan menghampiri pintu tersebut menyambutnya dengan riang gembira dan saat pintu itu sudah terbuka betapa terkejutnya Reihan melihat wanita yang tengah berdiri dihadapannya dengan wajah tersenyum dan seketika mata Reihan membulat.


" Ka..kau...!" Ucap Reihan dengan gugup.


β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†β—‹β—‹β—‹β—‹β—‹β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†


**ASSALAMU'ALAIKUM....


😊😊😊 HAI SEMUANYA.....βœ‹βœ‹βœ‹πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜Š


πŸ™**MAAF DAN TERIMA KASIH BANYAK YA UNTUK PARA READERS YANG UDAH SETIA DENGAN " RAHASIA DALAM PERNIKAHAN" MAAF KALAU AUTHOR SUKA TELAT UP NYA.


TERIMA KASIH UNTUK YANG SUDAH NGASIH πŸ‘LIKE, VOTE DAN KOMENNYA TETAP AUTHOR TUNGGU YA..πŸ˜†


SEMOGA DIMASA PANDEMIK INI KITA SEMUA SELALU BERADA DALAM LINDUNGAN ALLAH SWT. SELALU DI BERI NIKMAT KESEHATAN AGAR KITA SEMUA ( AUTHORS DAN READERS) TETAP BISA SEMANGAT DALAM BERKARYA DAN MENCIPTAKAN KARYA-KARYA YANG LEBIH BAIK LAGI DAN BISA MEMBERI MANFAAT KEBAIKAN. (AMIN...)


MOHON MAAF KALAU ADA KATA-KATA AUTHOR YANG SALAH BAIK DALAM PENGETIKAN MAUPUN DALAM BAHASA PENULISAN.πŸ™


TERIMA KASIH ATAS WAKTUNYA...

__ADS_1


πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰SALAM SEMANGATπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ˜‰πŸ˜‰****


__ADS_2