
Didalam mobil Cahaya merasa jantungnya berdegup dengan kencang disaat pandangan mereka saling bertemu. Reihan menarik dagu Cahaya kasar sampai Cahaya sulit untuk menelan salivanya.
CUP💋
Reihan mendaratkan bibirnya dengan kasar ke bibir Cahaya. Sontak hal itu membuat Cahaya terkejut sekaligus marah dengan sikap Reihan yang bersikap seenaknya. Dengan reflek Cahaya melayangkan tamparan keras ke pipi Reihan.
Reihan terdiam memegang pipinya yang sakit karena tampan tangan Cahaya.
" Apa yang kau lakukan padaku, hah...?" Teriak Cahaya diselat tangisnya.
" Apa sebenarnya mau mu, kau bersikap manis dan bermesra - mesraan bersama wanita lain didepan mataku dan kini kau tiba-tiba bersikap seenaknya menciumku semaumu, kau anggap apa aku hah ?" Airmata Cahaya mengalir dengan deras. rasa sesak didadanya kian bertambah.
Reihan hanya terdiam. " Aku tahu kau masih mencintainya mas jadi tolong jangan bersikap seperti ini kepadaku ?" ucap Cahaya penuh penekanan.
Reihan kembali menghidupkan mesin mobil dan melaju dengan kecepatan tinggi.
Dreeett..... Dreetttt...
Suara dering hp Reihan berbunyi. Reihan hanya melirik sekilas nama Clara memanggil yang tertera di layar. panggilan masuk berkali kali dari nama yang sama. Reihan membiarkan begitu saja benda pipih berwarna hitam itu terus berdering. tak lama mobil sudah terparkir dipekarangan rumah.
tanpa bicara Reihan keluar dari dalam mobil dan meninggalkan Cahaya begitu saja didalam mobil. Cahaya memandang lekat Reihan masuk ke dalam rumah sampai punggungnya tak nampak lagi terlihat.
__ADS_1
"Apa sebenarnya mau mu mas, kenapa kau bersikap seperti ini? aku sungguh tidak mengerti dengan sikapmu ini kau marah tanpa alasan kau bertidak sesuka hatimu tanpa kau pikirkan bagaimana perasaanku.
kau yang membiarkan aku jatuh cinta padamu tapi kini kau juga yang menyakitiku.
sungguh lelah mencintaimu mas!"
Batin Cahaya.
Reihan masuk ke dalam rumah langsung naik ke lantai atas. ia membuka pintu kamar dan menutupnya dengan kasar. ia mengeluarkan benda pipih dari sakunya dia tekan layar bertuliskan nama Tio.
Sambungan terhubung.
REIHAN📱
TIO 📱
" Tapi pak hari ini anda sudah ada janji dengan klien 2 jam lag !"
REIHAN📱
" Kalau begitu atur ulang jadwal pertemuan dengan kliennya!"
__ADS_1
Tio 📱
" Tapi pak....!"
Tuuttttt...tuutttt..tuttt...
Sambungan telpon terputus. Reihan mematikan telponnya sebelum tio menjawab apa-apa. ia lalu masuk kedalam kamar mandi membersihkan diri.
" Dasar Bos bersikap semaunya saja!" Gumam tio kesal dengan sikap bos nya yang bersikap seenaknya.
Cahaya keluar dari dalam mobil masuk ke dalam rumah. dengan gontai ia berjalan menaiki anak tangga sampai didepan pintu kamar ia berdiri sejenak dengan ragu ia masuk kedalam kamar tersebut.
Ceklekk....
Pintu kamar terbuka ia tak melihat siapa-siapa didalamnya. Cahaya berpikir kalau Reihan mungkin pergi ketaman belakang.
Cahaya sedikit lega lalu ia duduk di tepi tempat tidur dan meletakkan tas selempangnya di atas nakas. Cahaya menarik napas lega dan merebahkan tubuhnya di atas kasur. sekejap Cahaya telah tertidur dengan pulas mungkin karena ia terlalu lelah melewati hari yang penuh dengan air mata.
Reihan keluar dari kamar mandi dan didapatinya Cahaya yang sedang tertidur pulas diatas tempat tidur. Reihan berjalan mendekati tubuh mungil yang sedang berbaring dengan nyenyak. dipandangnya lekat wajah polos itu dan entah apa yang ada didalam benak Reihan sampai ia memutuskan untuk merebahkan tubuhnya disamping Cahaya. Dan tak lama Reihanpun terlelap.
MOHON BANTU VOTE, LIKE DAN KOMENNYA YA. 😊
__ADS_1
BANTU AGAR AUTHOR BISA BERSEMANGAT DALAM BERKARYA...