RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
Makan Malam


__ADS_3

waktu menunjukan pukul 19 : 30.


seorang gadis dengan gaun gold yang menghiasi ditubuhnya terlihat sangat cocok dengan kulitnya yang putih dan mulus menambah kesan anggun dan cantik.


" non cahaya terlihat sangat cantik" mbok ijah tersenyum bahagia melihat cahaya yang sangat cocok mengenakan gaun tersebut


" ah si mbok bisa saja" cahaya tersenyum malu


" mbok serius non... si mbok yakin tuan Reihan pasti terkesima melihat kecantikan non cahaya"


cahaya tersenyum mendengar ucapan mbok ijah namun terhenti ketika mendengar suara deheman dari balik pintu.


" Ehemmm.." Reihan berdiri dibelakang cahaya dan seketika membuat cahaya terkejut lalu menoleh kearah sumber suara.


Reihan tertegun melihat cahaya yang berdiri dihadapannya. matanya berbinar memandangi wajah cahaya terlihat sangat cantik bak bidadari yang turun dari kayangan di tambah lagi dengan gaun indah nan mewah menyelimuti tubuhnya menambah pesona kecantikannya.


" tuan...tuan..!" suara itu memecah lamunan Reihan yang memandang lekat cahaya.


" akh... iya mbok".

__ADS_1


" maaf tuan saya permisi..." mbok ijah keluar dari kamar cahaya meninggalkan dua pasang mata yang saling berpandangan.


Reihan perlahan melangkahkan kakinya mendekat ke cahaya dengan pandangan tetap mengarah padanya


" kau sangat cantik" bisik Reihan ditelinga cahaya.


Rona wajah cahaya seketika memerah bak kepiting rebus, ia tersipu malu mendapat pujian dari Reihan dan degup jantungnya seperti mau melompat.


" kau juga terlihat sangat tampan" . ucap cahaya malu malu merasa kagum atas ketampanan pria yang berdiri dihadapannya dengan setelan jas yang senada dengan gaun yang ia gunakan.


" ayo berangkat "! ajak Reihan mengulurkan tangannya pada cahaya yang kemudian disambut dengan cahaya.


Reihan dan cahaya bergandengan tangan menuruni anak tangga. mereka terlihat sangat serasi, widia yang berada diruang tamu terkejut melihat keduanya yang berjalan berdampingan. tatapanya tajam terlihat jelas aura ketidak sukaannya terhadap cahaya.


" mah... pah... Rei ingin mengajak cahaya makan malam." ucap reihan santai.


" gaya banget mau makan diluar, udah makan malam dirumah saja mbok ijah udah masak makanan banyak buat apa makan diluar" ucap widia dengan kesal.


" ya sudah Rei kita makan di rumah aja!" ucap cahaya sendu.

__ADS_1


" Udah sana berangkat, nanti keburu malam, tidak usah dengerin mamah kamu." ucap bramantyo yang baru saja keluar dari ruang kerjanya.


widia merasa kesal, lalu memandang sinis suaminya dan pergi meninggalkan mereka semua.


" Rei jaga baik baik calon menantu papah, awas saja kalau kamu membuatnya menangis lagi papah tidak segan segan menghukummu." ancam bramantyo


" iya pah" jawab Reihan.


mereka berdua berpamitan lalu pergi menggunakan mobil mewah milik Reihan yang terparkir didepan rumah. Rei membukakan pintu mobil untuk cahaya, kemuadian ia pub masuk kedalam mobil dan mengendarainya dengan kecepatan sedang menuju sebuah restoran yang sudah ia booking sebelumnya.


setelah 30 menit perjalanan mereka akhirnya sampai di sebuah restoran mewah nan elit. Mereka turun dari mobil lalu masuk ke restoran tersebut.


setelah masuk kedalam restoran para pelayan menyambutnya dengan sopan mengantarkan mereka kemeja yang sudah disiapkan.


Reihan menarik kursi mempersilahkan cahaya duduk, dengan senang dan degupan jantung yang tak beraturan cahaya duduk sambil melihat sekeliling. setelah cahaya duduk Reihanpun duduk dikursi menghadap cahaya. mereka saling adu pandang terlihat rona bahagia terpancar dari wajah cahaya. tak berapa lama beberapa pelayan datang menghidangkan makanan.


" Bagaimana, apa kau suka tempat ini?" tanya Reihan dengan tatapan mata yang begitu hangat.


cahaya tersenyum dan mengangguk menjawab pertanyaan Reihan.

__ADS_1


" makanannya apa kamu suka atau mau pesan yang lain lagi? "


" tidak usah!" jawab cahaya


__ADS_2