RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
DARAH


__ADS_3

Di dalam sebuah kamar yang cukup luas seorang pria sedang berbaring diatas tempat tidur yang sangat empuk dan nyaman masih dengan sepatu yang melekat di kakinya.


" akhhh.... haus sekali, tenggorokanku terasa kering" gumam reihan melihat jam pukul 02:00 lalu bangun dan hendak bergegas kedapur.


Reihan membuka pintu kamarnya dan keluar dari kamar. tapi pandangannya tiba tiba mengarah ke sebuah kamar yang berada disebelahnya. dia melihat pintu kamar cahaya yang terbuka dengan langkah perlahan reihan menghampiri kamar tersebut.


" Kemana gadis itu, kenapa pintunya dibiarkan terbuka apa dia sengaja ingin menggodaku?" decik reihan .


reihan memegang knop pintu ingin menutupnya tapi seketika matanya terbelalak melihat sesuatu dilantai "DARAH " sontak reihan masuk kedalam kamar matanya mencari cari, tapi tak menemukan siapapun lalu ia membuka pintu kamar mandi tapi cahaya tak ada didalam. ia berhenti sejenak melihat tetesan darah yang berceceran dilantai mengarah keluar.


cahaya dengan gontai berjalan ingin segera pergi meninggalkan rumah yang telah membuat hidupnya hancur.


setelah sampai diluar rumah tiba tiba ada tangan yang menarik tangan cahaya membuat langkahnya terhenti. saat menoleh ia melihat wajah seoranf pria yang sangat dia benci dengan cepat cahaya menghepaskan tangannya sari genggaman reihan pria yang kini berada dihadapannya.


Dengan sorot mata penuh kebencian cahaya menatap reihan begitu tajam ingin rasanya ia menghabisi pria yang berdiri dihadapannya itu.

__ADS_1


" Gadis bodoh, apa yang kau lakukan hahhhh....?" tanya reihan sedikit membentak


cahaya hanya diam sambil memandang reihan lalu kembali melangkahkan kakinya.


wajah cahaya terlihat sangat pucat langkahnyapun semakin lunglai melihat hal itu entah kenapa tumbuh rasa khawatir pada reihan.


Reihan menarik tangan cahaya menghentikan langkahnya namun ditepis olehnya.


" Apa peduli mu hah..." teriak cahaya penuh emosi dengan mata yang berkaca kaca.


" lukamu itu harus segera diobati" kata reihan yang kembali menarik tangan cahaya. tapi ketika cahaya ingin melepaskan tangannya reihan semakin mempererat genggamannya.


" lepaskan aku berengsek" hujat cahaya.


wajah cahaya semakin pucat kakinya tak kut lagi menopang tubuhnya, ia hampir saja terjatuh jika reihan tidak dengan cepat meraih tubuhnya. sehingga cahaya kini berada dalam pelukan reihan.

__ADS_1


tanpa basa basi reihan langsung menggendong tubuh mungil cahaya yang sangat lemah " lepaskan aku, kurang ajar kau berani menyentuhku lagi"! cahaya meronta dengan tangan yang lemah memukul dada bidang reihan.


Reihan setengah berlari menuju mobil tak dihiraukannya semua umpatan cahaya padanya.


Reihan membuka pintu mobil lalu meletakkan tubuh cahaya dengan hati hati.


Reihan bergegas mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit terdekat.


disepanjang perjalanan Reihan sesekali melihat kearah cahaya yang duduk disebelahnya. seketika ia terkejut karena cahaya terlihat sudah tidak sadarkan diri.


ia lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


setibanya di rumah sakit dengan bergegas ia berlari menggendong cahaya ke ruang UGD.


Dengan penuh kecemasan reihan mondar mandir didepan ruang UGD dimana cahaya sedang mendapati pertolongan. terukir raut penuh kecemasan diwajahnya, sesekali ia mengacak acak rambutnya dan pandangan tak henti tertuju pada pintu tersebut.

__ADS_1


Jangan lupa vote, like dan komennya ya sobat author😊


__ADS_2