RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
Bercerita


__ADS_3

" Katakan sama mamah, apa alasan yang sebenarnya adikmu ingin pulang ke kota****?"


Tanya Sekar penasaran. " Mamah tau sebenarnya pernikahan adikmu itu bermasalahkan, kenapa kalian menutupinya dari mamah?" lanjut Sekar.


" Maaf mah, Reno juga bingung mah gak tau harus cerita dari mana?" Reno menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Ceritakan sama mamah Reno, ada apa sebenarnya dengan adikmu?" Sekar menatap lekat Reno


" Baiklah mah Reno akan ceritakan semuanya sama mamah tapi mamah harus janji jaga kondisi kesehatan mamah ya, Reno gak mau hal ini akan menambah beban pikiran mamah!" ucap Reno


" iya Reno, mamah janji" Sekar membelai tangan Reno lembut.


Reno menceritakan semua tentang Cahaya kepada mamahnya, siapa suami Cahaya dan bagaimana mereka bisa sampai menikah. Sekar sempat terkejut mendengar semua kisah putrinya yang begitu menyedihkan. ia pun sampai menitikkan airmata karena merasa sangat kecewa kepada dirinya sendiri yang sudah membuat putrinya hidup begitu menderita. Reno berkali-kali mengelus bahu mamahnya berusaha untuk menenangkan hati mamahnya. setelah mamahnya tenang ia baru kembali bercerita tentang perlakuan Widia mertua Cahaya dan alasan kenapa Cahaya ingin pergi ke kota *****. semua Reno ceritakan termasuk adanya orang ke tiga yaitu Clara.


" Jadi Cahaya menikah dengan putra Bramantyo?" Sekar menyenderkan tubuhnya disofa.


" Mertuanya selama ini sudah menghina putriku, membuat cahayaku hidup begitu menderita dan suaminya sangat bodoh!" Sekar geram.


" Mah... ingat kesehatan mamah!" Reno menenangkan.

__ADS_1


" Kamu jangan khawatirkan mamah Reno, mamah baik-baik saja!" Jawab sekar.


" Reno, apa perusahaan kita bekerja sama dengan perusahaannya?" tanya sekar


" Ada mah"


" Bagus, besok mamah akan pergi kekantor dan kamu atur pertemuan mamah dengan menantu mamah itu, mamah ingin tahu seperti apa dia dan mamahnya yang sok itu." ucap sekar


" Tapi mamah kan harus istirahat mah!" Reno khawatir.


" Mamah udh bilang mamah baik-baik saja. mamah hanya ingin bertemu dengan menantu mamah itu saja!" Sekar menepuk bahu Reno. lalu bangkit dari duduknya dan pergi kekamarnya.


" Apa yang akan mamah lakukan setelah bertemu dengan Reihan?" Reno mengusap wajahnya kasar.


" Pak Reno !" panggil Intan


Reno terkejut dengan kemunculan intan yang tiba-tiba sudah ada dihadapannya.


" Maaf pak jika saya mengagetkan pak Reno!" ucap Intan sambil menunduk.

__ADS_1


" Tidak apa-apa, ada apa? dan jangan panggil saya pak jika diluar jam kerja!" ucap Reno


" Iya pak, ahhh..maaf mas !" jawab intan sedikit gugup.


" Ada apa, apa kau sudah mau pulang?" tanya Reno.


" Iya mas, saya mau pamit pulang!" Intan menunduk


" yaudah, tunggu sebentar aku akan mengantarmu pulang!" Reno bangkit dari duduknya dan pergi kekamar mandi.


Intan menunggu Reno tidak berapa lama Reno muncul.dengan wajah yang masih basah terkena air setelah tadi ia mencuci wajahnya.


" Ayo!" Reno berjalan dan intan mengekor dibelakangnya. mereka pun naik kedalam mobil dan didalam.mobil suasana terlihat begitu canggung. tidak ada yang berbicara satu sama lain dan tidak berapa lama mobilpun sudah berhenti di pekarangan kontrakan Intan.


Intan keluar dari mobil dan mengucapkan terima kasih melalui kaca mobil yang terbuka.


Reno hanya mengangguk dan tersenyum. mobil Reno pun kembali melaju dan Intan masuk kedalam kontrakannya.


Intan langsung pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri setelah itu dia tidur.

__ADS_1


__ADS_2