RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
Dasar mesum


__ADS_3

" Kamu sangat cantik sayang" bisik Reihan lembut.


" tunggu dulu !" cahaya menatap Reihan curiga dan mengernyitkan dahi, melepaskan tangan reihan yang melingkar dipinggangnya.


" Jangan bilang kalau mas tadi liat aku sedang gan..."


Cup


Reihan menghentikan ucapan cahaya dengan ciuman singkat yang mendarat dibibirnya.


" Kalau aku melihatnya memangnya kenapa sayang, aku juga kan sudah sering melihat itu..!" Reihan menunjuk dengan matanya kearah dada cahaya.


" Dasar mesum"! cahaya mencubit perut Reihan.


" Aww... !" pekik Reihan berpura-pura sakit


tokk... tokk.. tokk...


" mas ada yang mengetuk pintu"


" Biar mas aja yang buka" Reihan jalan menghampiri pintu yang diketuk.


Ceklek...


" mbok jum, ada apa?" Tanya Reihan yang membuka pintu dan melihat mbok jum yang berdiri didepan pintu.


" Maaf tuan Reihan... makan malamnya sudah siap"


" ahhh.. iya mbok jum, terima kasih, sebentar lagi kami akan kesana"


" Baik tuan, kalau begitu saya juga sekalian mau pamit pulang" mbok jum dengan sopan pamit pulang karena ia memang bertugas sampai waktu jam makan malam saja.


" iya silahkan mbok jum, hati-hati dijalan" ucap Reihan


" terima kasih tuan" mbok jum berjalan keluar untuk kembali pulang kerumahnya.


Cahaya tersenyum bahagia mendengar kata-kata yang diucapkan Reihan kepada mbok jum. ia tidak menyangka suaminya yang dulu kasar dan suka mabuk-mabukan kini sangat sopan dan perhatian kepada asisten rumah tangga.

__ADS_1


Reihan masuk kekamarnya dan menghampiri cahaya yang sedang tersenyum manis semanis madu kepadanya.


" Kenapa kau senyum-senyum seperti itu, apa ada yang aneh sayang?" Reihan penasaran melihat sikap cahaya yang berubah menjadi manis.


" tidak ada apa-apa kok sayang, ayo kita makan sekarang nanti ke buru dingin!" ajak cahaya yang menarik tangan Reihan menuju ruang makan.


Reihan menarik kursi mempersilahkan cahaya duduk dan diapun menarik satu kursi lagi disamping cahaya untuknya.


mereka menikmati makan malam yang hangat dihiasi dengan canda-canda kecil.


**********************************************


Disebuah kamar yang tidak terlalu besar seorang pria sedang memainkan gitar sendirian.


tuutt.....tuuttt...tuutt....


suara hp diatas nakas berbunyi membuat bayu menghentikan jari-jarinya yang sedang memetik gitar.


[ Bayu ]


[ Intan ]


" Bay, jalan yuk bosen ni dirumah !"


[ Bayu ]


" kemana?"


[ Intan ]


" Bagaimana kalau kita ke cafe biasa?"


[ Bayu ]


" oke, kalau begitu sampai ketemu di cafe"


[ Intan ]

__ADS_1


" baiklah, kututup telponnya"


Bayu bersiap-siap untuk pergi ke cafe menemui intan, ia keluar dari kamar pergi keluar namun langkahnya terhenti saat bu Ratih memanggilnya.


" mau kemana anak ibu sudah ganteng begini?" puji sang ibu yang melihat bayu dengan kemeja berwarna navi yang sedikit di gulung tangannya dipadukan celana jins berwarna putih.


" ah ibu bisa aja !" bayu malu-malu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" bayu mau menemui intan bu di cafe" bayu menyalami ibunya pamit.


" ya sudah sana pergi, ingat hati-hati bawa motornya !" pesan ibunya.


" siap bu"! jawab bayu dengan tangan seakan memberi hormat.


baru melangkahkan kaki sampai di ujung pintu, tiba-tiba suara melengking memanggil dari dalam.


" Kak bayu tunggu!" teriak citra dari dalam.


citra adalah adik perempuan bayu yang duduk di kelas 12. ia anak yang pintar dan selalu mendapat peringkat di sekolahnya. bayu sangat menyayangi adiknya. meskipun terkadang mereka suka bertengkar hanya hal yang sepele.


" ada apa, kakak buru-buru" ucap bayu kesal.


" ih kakak gitu banget sih ngomongnya, jahat banget sama adik sendiri" ucap citra yang cemberut.


" iya ada apa?" bayu bertanya lagi sambil mengacak- acak rambut citra.


" kakak, mau keluar ya?" tanya citra senyum- senyum.


" gak kakak mau tidur" jawab bayu berbohong


" ih kakak" citra cemberut


" lagian kamunya aja udah tau kak bayu mau keluar pakai ditanya" bayu tertawa kecil.


" citra ikut ya?" rajuk citra.


" gak boleh, kamu tuh masih kecil mau ikut-ikut aja sama urusan orang dewasa" ledek bayu lalu naik keatas motor kesayangannya tidak lupa memakai helm dan menyalahkan mesin meluncurkan sepeda motornya.

__ADS_1


__ADS_2