
Shitzzz....
Umpat Reihan lalu beranjak dan meletakan hp yang dipegang ke atas nakas.
"bagaimana bisa dia melakukan ini padaku"
Reiham mengacak acak rambutnya penuh emosi sambil berjalan menuju kamar mandi yang berada didalam kamarnya.
Reihan keluar kamar mandi bersiap siap untuk menemui clara. Dengan kemeja berwarna biru muda, terlihat begitu serasi dengan wajahnya yang tampan dan kulitnya yang putih tubuh tegap tinggi terlihat begitu gagah membuat bnyak wanita yang berharap menjadi kekasihnya.
Dengan mobil berwarna putih yang terparkir didepan rumah Reihan bergegas menemui clara di bandara.
30 menit waktu yang ditempuh Reihan ke bandara. setibanya dibandara ia memarkirkan mobilnya dan bergegas mencari clara.
Di bandara mata Reihan berkeliaran kesana kemari mencari wanita yang dicari.
saat membalikan tubuh ia melihat sosok wanita yang dicari menghampirinya.
"Rei...!" teriak clara lalu berlari menghampiri Reihan memeluk dan melingkarkan tangan di leher Reihan.
Tanpa rasa bersalah clara masih bersikap manja pada Reihan. " Terima kasih sayang kamu sudah mau datang...!" ucapnya sambil menenggelamkan wajahnya dalam dada bidang Reihan.
Bibirnya bergetar tatapannya nanar menahan api amarah yang hampir meledak, rasa kesal begitu menggebu ingin rasanya Reihan menarik tubuh clara melepas pelukannya tapi rasa cintanya yang begitu dalam seakan memupus segalanya.
__ADS_1
Reihan hanya terdiam dan mematung begitu berat bila ia harus melepaskan clara pergi mengejar impiannya.
"*I*nikah alasan kau selalu menolak menikah denganku?"
batin Reihan.
" Berapa lama kau disana?" tanya Reihan lalu melepaskan pelukan clara.
mereka saling menatap... terlihat sorot mata Reihan penuh amarah.
" Mungkin 2 sampai 3 tahun... entahlah !" Ucap Clara santai dengan senyum simpul dibibirnya.
" Apa kau benar-benar ingin meninggalkanku ?" tanya Reihan penuh penekanan.
"Rei.... aku ingin mengejar impianku ".
ucap clara pelan.
" Lalu bagaimana dengan Cinta kita? aku ingin kita menikah sayang..." ucap Reihan lembut sambil membelai pipi clara dan mengecup bibirnya.
" Menikah...?" ucap Clara dengan senyum tipis dibibirnya. " Saat ini belum terpikir dalam benakku untuk menikah Rei.. aku masih ingin bebas menggapai mimpi-mimpiku." clara meletakan tangannya dibahu Reihan dan berjalan perlahan mengitarinya.
" Apa impianmu lebih berarti dari pada aku?" tanya Reihan. " Aku sangat mencintaimu clara". ucap Reihan lalu tanpa aba-aba bibirnya menempel dibibir clara.
__ADS_1
tanpa menghiraukan situasi dan kondisi merekapun berciuman dan saling ******* satu sama lain.
Suara menggema menyerukan para penumpang pesawat yang menuju negara singapur untuk bersiap siap.
clara melepaskan ciumannya. mengambil koper yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri.
" Rei... aku juga sangat mencintaimu." bisik clara manja ditelinga Reihan.
Reihan tersenyum dan memeluk clara sebagai tanda perpisahan.
" Hubungi aku setibanya disana !" seru Reihan
clara memanggut tanda mengiyakan. clara berjalan perlahan sambil tersenyum, melambaikan tangannya sampai tak terlihat lagi oleh mata Reihan.
*******
Tiiinnn.... tiiinn...
suara klakson mobil pak bram sampai didepan garasi.
mbok ijah mendengar suara tuannya langsung bergegas membukakan pintu garasi.
pak bram keluar dari dalam mobil diikuti cahaya. mbok ijah terperanga melihat ada seorang gadis cantik yang keluar dari dalam mobil pak bram.
__ADS_1
" Mbok, ini cahaya, putri sahabatku, mulai sekarang dia akan tinggal disini" kata pak bram.