RAHASIA DALAM PERNIKAHAN

RAHASIA DALAM PERNIKAHAN
Jangan panggil pak


__ADS_3

Mobil hitam milik Reno tiba di pekarangan rumah. Cahaya dan Intan turun terlebih dahulu karena Reno memarkirkan mobilnya terlebih dahulu. Cahaya dan intan masuk kedalam rumah ditemui Sekar yang sedang duduk diruang TV.


" Assalamu'alaikum!" Cahaya memberi salam.


" Wa'alaikum salam!" ucap Sekar yang sedikit terkejut dengan kepulangan Cahaya di waktu yang masih jam kerja.


" Loh kok kamu udah pulang sayang, apa kamu sakit? wajahmu pucat sekali na!" Sekar terlihat khawatir.


" Gak apa-apa kok mah, Cahaya hanya kecapean aja jadi izin untuk istirahat sama mas Reno!" jawab Cahaya dengan seulas senyum.


" Mamah gak usah khawatir, adik Reno yang ngegemesin ini gak apa-apa kok mah, hanya saja mamah harus siap menerima kenyataan kalau Cahaya......!"Ucap Reno yang baru saja masuk. menatap manik mata mamahnnya dan Cahaya bergantian.


" Ada apa Reno jangan bikin mamah khawatir deh kamu... ada apa dengan Cahaya, Reno?" Sekar panik karena Reno menghentikan ucapannya.


" Mas!" Cahaya mengernyitkan alisnya


Reno menggaruk lehernya yang tak gatal dan tertawa kecil melihat raut wajah tegang mamahnya.


" Cahaya gak apa-apa kok mah, mamah harus siap menerima kenyataan kalau sebenarnya Cahaya itu...!" Reno terdiam lagi.


kali ini Sekar tidak hanya bicara tapi memukul bahu Reno. " apa..?"

__ADS_1


" Cahaya hamil mah!" ucap Reno pelan namun membuat Sekar cukup terkejut. " Benarkah sayang?" Sekar tersenyum bahagia tangannya membelai pucuk kepala Cahaya.


" Iya mah!" jawab Cahaya.


" Alhamdulillah, mamah mau jadi nenek sayang!" Sekar terlihat sangat bahagia.


" Oia, mah apa boleh Cahaya minta izin sama mamah untuk tinggal di kota **** Cahaya kangen rumah ayah!" Cahaya tertunduk sedih mengingat ayahnya.


Sekar memeluk tubuh putrinya dan mengelus rambutnya. " Sayang kamu kan sedang hamil kalau kamu pergi kesana nanti siapa yang akan menjagamu?"


" Disana ada mbok jum dan pak tejo mah yang akan menjaga Cahaya!"


Deggg.... Cahaya diam raut wajah berubah, Reno sadar pertanyaan mamahnya pasti sudah membuat Cahaya bingung untuk menjawab apa. " Mah, Cahaya terlihat sangat lelah, soal pergi ke kota *** nanti saja kita bahas lagi. Ca, sebaiknya kamu pergilah kekamarmu, istirahatlah. Intan kamu temani Cahaya nanti usai makan malam aku akan mengantarmu pulang.!" ucap Reno


" Baik pak!" Jawab intan.


" Satu lagi.. Selagi diluar kantor jangan panggil aku pak!" ujar Reno.


Intan terkejut dengan perkataan Reno.


" Ba..baik pa!" Reno memincingkan alisnya.

__ADS_1


" Mas!" Ucap Intan ragu.


" Istirahatlah!" perintah Reno.


Intan pun masuk kedalam kamar yang dimasuki Cahaya lebih dulu. Reno menghampiri Mamahnya yang sedang duduk diruang TV.


Reno mendudukkan dirinya di sofa dengan menghempas napas kasar.


Sekar langsung menatap putranya yang duduk disebelahnya dengan tatapan penuh tanya.


" Katakan sama mamah, apa alasan yang sebenarnya adikmu ingin pulang ke kota****?"


Tanya Sekar penasaran. " Mamah tau sebenarnya pernikahan adikmu itu bermasalahkan, kenapa kalian menutupinya dari mamah?" lanjut Sekar.


" Maaf mah, Reno juga bingung mah gak tau harus cerita dari mana?" Reno menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


#######################


**ASSALAMUALAIKUM... MAAF YA UNTUK PARA READERS YANG UDAH SETIA DENGAN CERITA " RAHASIA DALAM PERNIKAHAN" UNTUK BEBERAPA HARI AUTHOR GAK BISA UP DULU YA KARENA LAGI KURANG SEHAT.


JADI UNTUK YG SETIA DENGAN CERITA "RDM" SELANJUTNYA AUTOR UCAPKAN BANYAK-BANYAK TERIMA KASIH.😘**

__ADS_1


__ADS_2