
Di sebuah ke kaisaran sedang terjadi pemberontakan yang di pimpin oleh seorang jenderal dan juga seorang selir.
Jenderal itu bernama "Ti Bao" ,dia biasa di panggil "jenderal Bao" sedangkan selir itu bernama "Yue Ni",atau sering dipanggil "selir Ni".
Di ke kaisaran itu sendiri terdapat 4 jenderal yaitu
"jenderal Bao"
"jenderal Jing"
"jenderal Jung"
"jenderal Chao"
setiap jenderal membawahi beberapa ribu pasukan, dan setiap jenderal memiliki 10 orang pasukan khusus.
Yang membedakan pasukan khusus dengan pasukan biasa adalah tingkat kekuatan dan juga keahliannya.
Hari itu di luar perbatasan ibu kota terlihat 12 orang sedang berusaha melarikan diri dari para pengejar ,
mereka terdiri dari seorang jenderal beserta pasukan khususnya dan seorang bocah berusia sekitar sepuluh tahunan.
__ADS_1
Bocah yang berada di dalam rombongan itu adalah "Lie Fu Han" dialah SANG PANGERAN.
sedangkan jenderal itu adalah jenderal Chao,
satu satunya jenderal yang masih setia kepada kaisar "Lie".dia diperintahkan oleh kaisar untuk membawa lari dan menyelamatkan sang pangeran,
Jenderal Chao bersama pasukan khususnya terus memacu kudanya dengan cepat ke arah timur untuk menghindari pasukan yang mengejar mereka.
saat itu sang pangeran duduk satu kuda dengan seorang pasukan khusus,sampai akhirnya mereka sudah jauh dari ibukota,lalu mereka di hentikan oleh seseorang.
"Berhenti" teriak orang yang menghadang rombongan sang pangeran.
Jenderal Jing lalu berkata kepada jenderal Chao yang menjadi pemimpin rombongan pangeran
"jenderal Chao hentikan pelarian ini dan serahkan pangeran"
"phuih,,kau pikir aku takut padamu penghianat" ucap jenderal Chao
mendengar jawaban dari jenderal Chao,jenderal Jing pun tertawa terbahak bahak lalu dia berucap
"kau akan menyesal jenderal Chao,tidak ikut bergabung dengan kami"
__ADS_1
kini giliran jenderal Chao yang tertawa terbahak bahak menanggapi ucapan jenderal Jing
"justru kau yang akan menyesal karena telah menghianati kaisar Lie" setelah berkata seperti itu jenderal Chao pun tersenyum sinis kepada jenderal Jing, walaupun sebenarnya dalam hati dia juga ragu bisa menghadapi jenderal Jing karena saat ini jenderal Jing tidak hanya bersama 10 pasukan khususnya tetapi pasukan khusus jenderal yang lain juga ikut dalam penyergapan itu.
jika hanya jenderal Jing bersama pasukan khususnya saja jenderal Chao pasti akan menang karena tingkat kekuatan jenderal Chao lebih tinggi daripada jenderal Jing,begitu juga dengan pasukan khusus jenderal Chao mereka sedikit lebih unggul dari pada pasukan khusus jenderal Jing,tetapi karena adanya pasukan khusus jenderal yang lain ikut dalam penyergapan itu ditambah pasukan biasa yang masih terus mengejar dari belakang,
mebuat jenderal Chao ragu misinya akan berhasil.
seorang pasukan khusus dari jenderal Chao akhirnya berkata kepada jenderal Chao
"jenderal,, bukan kah tadi jenderal menyampaikan kepada kami ingin membawa pangeran ketempat guru jenderal, kalau begitu bawalah pangeran dan biarkan kami yang mencoba menahan para penghianat itu"
"tidak,,jika aku yang pergi membawa pangeran kalian tidak akan bertahan lama dan pada akhirnya mereka akan dengan cepat mengejar ku,lebih baik salah satu diantara kalian yang membawa pangeran ketempat guruku di hutan Kabut,Mei shin karena dari tadi pangeran sudah bersamamu maka kau yang akan mengantar pangeran.
"baik jenderal " jawab Mei shin salah satu pasukan khusus jenderal Chao yang memang dari awal satu kuda dengan pangeran
lalu jenderal Chao mendekati Mei shin dan berkata
"saat kau sudah sampai di pinggiran hutan Kabut,telusuri pinggiran hutan itu dan temukan batu berwarna putih sebesar kereta kuda jika kau sudah menemukan batu itu maka tempelkan Token ini pada batu tersebut nanti batu itu akan terbuka dan ada gua di balik batu itu,masuklah ke gua itu dan telusuri sampai kau menemukan ujung dari gua tersebut dan kau akan bertemu dengan guru ku,pergilah saat kami sudah mulai bergerak"
setelah memberikan token kepada Mei shin jenderal Chao lalu menatap tajam jenderal Jing
__ADS_1